Perbandingan Kesiapan Belajar Mandiri Pada Setiap Angkatan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Fahrul Fadhli Panjaitan, Desi Isnayanti

Abstract


Abstrak: Problem based learning (PBL) menuntut mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kesiapan belajar mandiri-nya. Kesiapan belajar mandiri setiap mahasiswa berbeda-beda, dipengaruhi oleh faktor internal (jenis kelamin, usia, manajemen diri, cara belajar dan motivasi belajar instrinsik) dan faktor eksternal (lingkungan belajar, waktu belajar dan motivasi belajar ektrinsik). Melalui pendekatan PBL diharapkan pembentukan kesiapan belajar mandiri mahasiswa akan semakin meningkat pada setiap tahunnya. Maka dari itu peneliti ingin melakukan penelitian perbandingan kesiapan belajar mandiri pada setiap angkatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, untuk mengetahui apakah semakin meningkat tingkatan mahasiswa memiliki kesiapan belajar mandiri yang baik pula. Tujuan: Mengetahui perbandingan kesiapan belajar mandiri pada setiap angkatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dengan uji anova. Hasil: uji ANOVA didapatkan hasil p adalah 0,396 (p>0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna kesiapan belajar setiap angkatan. Kesimpulan: Perbedaan tingkat pendidikan (angkatan) tidak mempengaruhi nilai kesiapan belajar mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Kata Kunci: kesiapan belajar mandiri, self-directed learning readiness, problem-based learning.

DOI:

https://doi.org/10.30596/amj.v3i2.3471


Full Text:

PDF

References


Inastyarikusuma T. Perbedaan Skor Self-Directed Learning Readiness (SDLR) antara Tahun Pertama dan Tahun Ketiga Mahasiswa Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. 2014.

Kassab SE, Al-shafei A, Salem AH OS. Relationships between the quality of blended learning experiene, self regulated learning, and academic achievement of medical students: a path analysis. Dovepress. 2015;6: 27-34.

Fitri AD. Penerapan Problem-Based Learning (PBL) dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jambi Medical Journal. 2014;4(1):95-100.

Verdika S.M.R, Suhoyo Y, Kedokteran MF, et al. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada untuk Melaksanakan Pembelajaran yang Konstruktif, Mandiri, Kolaboratif dan Kontekstual dalam Problem-Based Learning. J Pendidik Kedokteran dan Profesi Kesehatan Indonesia. 2009;4(1):32-45.

Nyambe H, Harsono, Rahayu GR. Faktor-faktor yang mempengaruhi self directed learning readiness pada mahasiswa tahun pertama, kedua dan ketiga di fakultas kedokteran universitas Hasanuddin dalam PBL. J Pendidikan Kedokteran Indonesia. 2016;5(2):67-77.

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Panduan Akademik.2015

Dahlan MS. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan, ed.6. Epidemiologi indonesia; 2014. p.71

Azizah LF. Hubungan antara self-efficacy dengan self-directed learning pada mahasiswa program studi psikologi fakultas dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya; 2012.

Monkaresi H, Abbasi A, Razyani R. Factors Affecting the Self-directed Learning Readiness. Eur Onilne J Nat Soc Sci. 2015;4(4):865-874.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.