Prevalensi Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di RSU Muhammadiyah Sumatera Utara Tahun 2017

Muhammad Azhari Rangkuti

Abstract


Abstrak: Latar Belakang: Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pasal 28H ayat 1 dan 34, dikeluarkanlah kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (National Health Care Organization). Kebijakan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Pada tahun 2017, Indonesia menduduki peringkat ke-2 populasi diabetes melitus tipe2.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengguna Jaminan Kesehatan Nasional pada Diabetes Mellitus tipe2. Metode :Penelitian deskriptif menggunakan metode Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah rekam medis di RSUD Muhammadiyah Sumatera Utara tahun 2017 sebanyak 77 sampel. Hasil: Dari penelitian terhadap 585 sampel didapatkan 77 sampel yang memenuhi kriteria penelitian. Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional menurut kelompok jenis kelamin terbanyak adalah perempuan / perempuan: 53 orang (68,83%) dan paling sedikit adalah laki-laki / laki-laki: 25 orang (31,17%). Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional menurut kelompok umur terbanyak adalah kelompok umur terakhir (56-65 tahun): 29 orang (37,66%), dan paling sedikit adalah remaja terakhir (17-25 tahun): 1 orang (1,30%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, pengguna Jaminan Kesehatan Nasional untuk penderita diabetes melitus tipe 2 didominasi oleh perempuan dan usia tua (56-65 tahun).

Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, jaminan kesehatan nasional, umur, jenis kelamin


Full Text:

PDF

References


Amira AY, Sudiro, Wigati PA. Evaluasi Pelaksanaan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional dari Aspek Struktur dan Interaksi Sosialisasi Pada Bulan Januari-Maret 2014 di Puskesmas Ngesrep Semarang. J Kesehat Masy. 2015;3. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm.

Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.; 2011. http:/bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/20e67493084e6d2e600888b1dd9f94f4.pdf.

Fatimah RN. Diabetes Melitus tipe 2. j Major. 2015;4:93-101. juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/download/615/619.

Soewondo P. Harapan Baru Penyandang Diabetes Mellitus pada Era Jaminan Kesehatan Nasional 2014. eJKI. 2014;2. http://media.neliti.com/media/publication/59715-ID-harapan-baru-penyandang-diabetes-melitus.pdf.

Presiden Republik Indonesia. Kumpulan Peraturan Jaminan Kesehatan. www.depkes.go.id/resources/download/jkn/himpunan-peraturan-jaminan-kesehatan.pdf.

Idris F. Pengintegrasian Program Preventif Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 PT Askes (persero) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). J Indon Med Assoc. 2014;64. eprints.unsri.ac.id/5313/1/Pengintegrasian_Program_Preventif.pdf.

International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas - Western Pasific.; 2017. diabetesatlas.org/component/attachment/?task=download&id=268.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar.; 2013. www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf.

Rumengan DSS, Umboh JML, Kandou GD. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. JIKMU. 2015;5. http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmarticle/view/7180.

Kurniawan D, Abadi MY, Nurhayani. Faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pemanfaatan JKN di puskesmas Tamalanrea Jaya. 2016. digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/ZGNhOGFiYjA5MTViN2U4YTRjNGFkMmFiY2ZiNDczMmViMTM3MTJIOA==.pdf.

Girma F, Jira C, Girma B. Health services utilization and associated factors in Jimma zone, South West Ethiopia. Ethiop J Heal Sci. 2011;21:85-94. https://www.ajol.info/index.php/ejhs/article/download/74273/64920.

Liuw FF, Kandou GD, Malonda NSH. Hubungan antara jenis kelamin dan diabetes mellitus tipe 2 dengan kualitas hidup pada penduduk di Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. 2017. ejournalhealth.com/index.php/medkes/article/download/323/315.

Allorerung DL, Sekeon sekplin AS, Joseph WBS. Hubungan antara umur, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di puskesmas Ranotana Weru Kota Manado tahun 2016. 2016. medkesfkm.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2016/11/JURNAL-Desy-L.-Allorerung.pdf.

Reswan H, Alioes Y, Rita RS. Gambaran glukosa darah pada lansia di panti sosial tresna werdha sabai nan aluih sicincin. J Kesehat Andalas. 2017;6. jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/download/756/612.

Londo JP, Tucunan AAT, Maramis FRR. Hubungan antara karakteristik peserta BPJS Kesehatan dengan pelayanan puskesmas di wilayah kerja puskesmas Tahuna Barat. 2017. ejournalhealth.com/index.php/kesmas/article/viewFile/403/396.

Akhmad AD, Satibi, Puspandari DA. Analisis persepsi dan faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap penerapan sistem pembiayaan JKN pada fasilitas kesehatan penunjang di D. I. Yogyakarta. J Manaj dan Pelayanan Farm. 2015;5:267-274. journal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/29456/17600.

Kurniawaty E, Yanita B. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe II. Majority. 2016;5:27-31. juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/download/1073/912.

Djokomoeljanto R. Endokrinologi pada usia lanjut. In: Buku Ajar Budhi-Darmojo: Geriatri. 5th ed. Jakarta: Bpfkui; 2015:440-444.

PERKENI. Konsensus Pengolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia.; 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Famj.v4i1.5409