Faktor Risiko Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2: Literatur Review

Mila Trisna Sari

Abstract


Peningkatan penderita DM tipe 2 terus meningkat terutama di negara berkembang terjadi karena faktor genetik, faktor demografi dan faktor perubahan gaya hidup. Pengabaian terhadap faktor risiko terjadinya DM tipe 2 menimbulkan peningkatan DM tipe 2.  Tujuan pengkajian ini untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian penyakit DM tipe 2. Mengetahui faktor risiko apa saja yang meningkatkan kasus DM amat penting karena dengan mengetahui faktor risikonya akan lebih mudah dalam melakukan pencegahannya. Desain penelitian ini adalah Literatur Review. Penulis memilih artikel penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan case control yang terbit dari tahun 2017 sampai 2021. Penulis menggunakan database yang dijadikan sebagai sumber sumber pencarian yang terkait dalampenelitian yaitu Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya DM tipe 2 terbagi atas 2. Pertama faktor risiko yang tidak dapat bisa diubah yakni umur, jenis kelamin dan riwayat keluarga. Kedua yaitu faktor yang bisa diubah yakni obesitas, aktivitas fisik, pola konsumsi, stres, dan kebiasaan merokok.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Infodatin Diabetes. Jakarta Selatan: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

World Health Organization. 2016. Global Report on Diabetes. Geneva: World Health Organization.

Fransisca, K., 2012. Awas Pankreas Rusak Penyebab Diabetes. Jakarta: Penerbit Cerdas Sehat.

International Diabetes Federation. 2015. IDF Diabetes Atlas Seventh Edition 2015. Brussels:

Kemenkes RI, 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI.

Suyono S., 2006 Diabetes Melitus di Indonesia: Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. IV ed. Jakarta: Pusat penerbitan Ilmu Penyakit dalam FK UI: Pp 138-140.

Yosmar, R., Almasdy, D., dan Rahma, F., 2018. Survei Risiko Penyakit Diabetes Melitus Pada Masyarakat Di Kota Padang. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. Vol. 5(2); Pp 134-141.

Ritonga, N. dan Siregar, A.R., 2019. Analisis Determinan Faktor Risiko Dibetes melitus tipe II Di Puskesmas Batunadua Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia. Vol. 4(2). Pp: 140-145.

Kabosu, S.A.R., Adu, A.A., dan Hinga, T.A.I., 2019. Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe Dua di RS Bhayangkara Kota Kupang.Jtimorese Journal of Publich Helath. Vol 1(1) Pp:11-23.

Mahfudzoh, S.B., Yunus, M., dan Ratih, P. S., 2019. Hubungan Antara Faktor Risiko Diabetes Melitus Yang Dapat Diubah Dengan Kejadian DM Tipe 2 Di Puskesmas Janti Kota Malang. Sport Scince Health. Vol. 1(1). Pp.: 59-71.

Kusnadi, G., Murbawani, A.E., dan Fitranti, Y. D., 2017. Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Petani Dan Buruh. Journal of Nutrition College. Vol. 6(2). Pp: 138-148.

Nasution, F., Andilala dan Siregar, A.A., 2021. Faktor risiko Kejadian Diabetes Melitus. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol.9(2): Pp. 94-102.

Wardiah dan Emilia, E., 2018. Faktor Risiko Diabetes Mellitus Pada Wanita Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa, Aceh. Jurnal Kesehatan Global. Vol. 1(3) pp: 119-126.

Andini, A., dan Awalia, S. E., 2018. Studi Prevalensi Risiko Diabetes Melitus Pada Remaja Usia 15-20 Tahun Di Kabupaten Sidoarjo. Medical Helath Scince Journal. Vol. 2(1) Pp: 19-22.

Kistianita, N.A., Yunus,M., dan Gayatri, W.R., 2017. Anaisis Faktor Risiko Doabetes Melitus Tipe 2 Pada Usia Produktif Dengan Pendekatan WHO Stepwisw Step 1 (CORE/ INTI) Di Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Preventia: The Indonesian Journal of Publich Health. Vol. 3(1). Pp: 1-14.

Desi, Rini, E.N.W., dan Halim, Rd., 2018. Determinan Diabetes Melitus Tipe 2di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi. Jurnal Kesmas Jambi. Vol. 2(1). Pp: 50-58

PERKENI. 2015. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI.

Departemen Kesehatan RI. 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Melitus. http://binfar.kemkes. go.id/?wpdmact=process&did=MTc2Lm-hvdGxpbms.

Kemenkes RI. 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019.

Suryani D, Siregar PP. ORIGINAL ARTICLE RELIGIOSITY AND OBEDIENCE HEALTH PROTOCOLS COVID-19 : A POSITIVE CORRELATION IN MEDAN-NORTH SUMATERA. 2021;6(3):195–204.

Siregar PP, Sutan R, Mourisa C. COVID-19 dan Penggunaan Masker Muka: Antara Manfaat dan Resiko Pinta. J Implementa Husada. 2020;1(3):221–31.




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Fjih.v2i2.9775

Refbacks

  • There are currently no refbacks.