Hubungan Akne Vulgaris Dengan Gejala Ansietas Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Arisa Atika Meliala, Riri Arisanti Syafrin Lubis

Abstract


Akne vulgaris (AV) adalah penyakit kulit akibat inflamasi kronis folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo, papul, pustul, nodus, dan kista. Akne sering ditemukan pada wajah, berdampak besar pada penampilan visual seseorang, sehingga dapat mempengaruhi fungsi emosional, sosial,  psikologis serta kualitas hidup penderitanya. Beberapa penelitian  menunjukkan bahwa AV memiliki dampak negatif  pada kepercayaan diri pasien. Kepercayaan diri yang rendah berhubungan dengan kecemasan dan depresi. Mengetahui hubungan AV dengan gejala ansietas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jenis penelitian yang dilaksanakan bersifat cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, dan didapatkan nilai p-valuae = 0,020.Terdapat hubungan AV dengan gejala ansietas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.


Keywords


Akne vulgaris, ansietas, mahasiswa

DOI:

https://doi.org/10.30596/jph.v1i2.4604


Full Text:

PDF

References


Adhi D, Aida SSD, Aryani S, et al. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin.; 2018.

Moradi Tuchayi S, Makrantonaki E, Ganceviciene R, Dessinioti C, Feldman SR, Zouboulis CC. Acne vulgaris. Nat Rev Dis Prim 2015; 1:15029.

Husein-Elahmed H. Management of acne vulgaris with hormonal therapies in adult female patients. Dermatol Ther 2015; 28(3):166-72.

Duman H, Topal IO, Kocaturk E, Duman MA. Evaluation of anxiety, depression, and quality of life in patients with acne vulgaris, and quality of life in their families. Dermatologica Sin 2016;34(1):6-9.

Sampelan MG, Pangamanan D, Kundre RM. Hubungan Timbulnya Acne Vulgaris Dengan Tingkat Kecemasan Pada Remaja di SMP N 1 Likupang Timur. e-Journal Keperawatan (e-Kp) 2017;2:3-4.

Gallitano SM, Berson DS. How Acne Bumps Cause the Blues: The Influence of Acne Vulgaris on Self-Esteem. Int J Women’s Dermatology. 2018;4(1):12-17.

Locke AB, Kirst N, Shultz CG. Diagnosis and management of generalized anxiety disorder and panic disorder in adults. Am Fam Physician2015; ;91(9):617-24.

Katona, C., Cooper, C., Robertson, M., 2012. At a Glance Psikiatri edisi keempat. Jakarta : Erlangga.

Manarisip. C. M (2015). Hubungan Stress dengan Kejadian Acne Vulgaris pada mahasiswa semester V Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi manado.

Harahap, M. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Edisi I. Jakarta:Hipokrates,

pp 35-45.

Rahmawati, Dewi. 2012. Hubungan Perawatan Kulit Wajah Dengan Timbulnya Acne Vulgaris. Skripsi. FK UNDIP. Semarang.

Yuindartanto, A,. 2009. Acne Vulgaris. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Suh DH et al. ‘A multicenterepidemiological study of akne vulgaris in Korea.’ Int J Dermatol. 2011;50(6):673-681.

Stuart, Gail W.2007. Buku Saku Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Kartono, Kartini. 2006. Buku Teori Kepribadian. Bandung: CV Mandar Maju

Latifah, S & Kurniawaty, E., 2015. Stres dengan Akne Vugaris. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung 2015;4:9.

Andri, Kusumawardhani, Aryani,S. 2010. Perasaan SelfConsciousness danRendahnya Harga diri dan Hubungannya dengan Kualitas Hidup Pasien Akne Vulgaris. Maj Kedokt Indon 60(6): 263-267.

Harnold. (2013) hubungan akne vulgaris dengan sindrom depresi.Skripsi. Universitas Syah Kuala.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.