Analisa Penambahan Trafo Sisip Sisi Distribusi 20 Kv Mengurangi Beban Overload Dan Jutah Tegangan Pada Trafo Bl 11 Rayon Tanah Jawa Dengan Simulasi Etab 12.6.0

partaonan harahap, Muhammad Adam, Agus Prabowo

Abstract


Abstrak — Pemasangan trafo sisip merupakan salah satu parameter untuk menetuan keandalan sistem tenaga listrik. Sebagai perusahaan yang menjajankan bisnis dibidang kelistrikan. PT. PLN (Persero) Rayon Tanah Jawa berupaya untuk mengurangi trafo yang mengalami beban lebih. Beban lebih pada trafo akan menyebabkan kerusakan trafo. Dengan demikian, diperlukan upaya untuk pemasangan trafo sisip untuk meminimalisir terjadinya beban lebih. Berkurangan tegangan jatuh dari pangkal ke ujung merupaka suatu dampak positif pemasangan trafo sisip dikarenakan panjang jaringan menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase beban dan jatuh tegangan pada saat trafo sebelum adanya penyisipan dengan sesudah adanya penyisipan. Data yang perlu dipertimbangkan untuk melakukan penyisipan trafo adalah pengukuran beban trafo dan pengukuran tegangan pangkal dengan ujung. Dari hasil perhitungan di peroleh bahwa nilai beban trafo berukurang dari yang 95,99% menjadi 64,54% sedang kan untuk jatuh tegangan pada ujung jaringan dari 190,5 Volt menjadi 206,8 Volt.

Kata kunci: Transformator Sisip, Beban Lebih, Jatuh Tegangan

Abstract Installation of insert transformers is one of the parameters to determine the reliability of electric power systems. As a company that promises business in the field of electricity. PT. PLN (Persero) Rayon Tanah Jawa strives to reduce the transformer that is experiencing more burden. Overload on the transformer will cause damage to the transformer. Therefore, efforts are needed to install a fixed transformer to minimize the occurrence of overload. Reduced voltage falling from base to end is a positive impact on the installation of a transformer because the length of the network decreases. This research aims to determine the percentage of load and voltage drop during the transformer before insertion with after insertion. Data that needs to be considered for conducting transformer insertion is the measurement of transformer load and base voltage measurement with the tip. From the calculation results obtained that the transformer load value measured from 95.99% to 64.54% while the voltage drop at the end of the network from 190.5 Volt to 206.8 Volt.

Keywords: Insert Transformer, Overload, Falling Voltage


Keywords


Insert Transformer, Overload, Falling Voltage

DOI:

https://doi.org/10.30596/rele.v1i2.3002


Full Text:

PDF

References


Fadli,Najmul, “Analisa Pemasangan Transformator Sisipan Pada Saluran Transformator Distribusi Penyulang Pangutan”,Universitas Mataram, NTB

Hakimah,Yusro dan Lisma, “Perencanaan Pemasangan Gardu Sisip P117 di PT PLN (persero) Area Bangka”,Universitas Tridinati Palembang,2013

PT PLN (persero) ”Pembidangan prajabatab smk/slta Teknisi Distribusi A1.4.2.50.3. buku. edisi 1”. 2015

PT PLN (persero) , ” Standar Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Tegangan Rendah ”, PT.PLN (persero),jalan tranujaya Blok M-I/135 Jakarta Selatan,2010

PT PLN (persero),” kriterisa Desain Enjirig Kontruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik”, PT.PLN (persero),jalan tranujaya Blok M-I/135 Jakarta Selatan,2010

PT.PLN (Persero),”Standar Kontruksi Gardu Distribusi Dan Gardu Hubung Tenaga Listrik”,PT.PLN(Persero),Jalan Trunajoyo Blok M-1/kebayoran lama,Jakarta Selatan,2010

PT PLN (PERSERO)EDARAN DIREKSI PT PLN (PERSERO) NOMOR “SE DIR No 0017 E DIR 2014 Metode pemeliharaan trafo berbasis manajemen aset”.201

Rangkuti,taufik,”Studi Penempatan Transformator Distribusi”,Medan,2015

Sarimun,”wahyudi,Buku Saku Pelayanan Teknik”,jln Kamboja I No 133 Depok II Tegah kota,Jakarta,2014

Suryadi,Erbert,” Perbaikan Jatuh Tegangan Pada Jaringan Distribusi Sekunder Dengan Penambahan Transformator Baru”,Politeknik Negeri Medan,2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.