Analisis Perbandingan Tahanan Pentanahan Pada Elektroda Batang Dan Plat Untuk Perbaikan Nilai Resistansi Pembumian

Hefri Yuliadi, Surya Hardi, Rohana Rohana

Abstract


Abstrak— Tersedianya sistem pentanahan haruslah memiliki nilai tahanan pentanahan yang sekecil-kecilnya. Untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan dengan nilai tertentu dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : bentuk sistem pentanahan, jenis tanah, suhu tanah, kelembaban tanah, diameter elektroda, kandungan elektrolit tanah dan lain-lain, Elektroda pentanahan dapat berupa batang yang ditanam tegak lurus atau ditanam sejajar permukaan tanah, dan berupa lempeng atau plat, yang kesemuanya ini dirancang untuk memperkecil tahanan pentanahan dari hasil pengukuran dan perhitungan didapat nilai tahanan pentanahan pada hasil pengukuran diatas, menunjukkan kedalaman elektrode pentanahan adalah sedalam 1.5 m, pada kedalaman ini nilai tahanan pentanahan adalah 0.98 Ω Pada Elektroda Batang sedangkan pada elektroda Plat sebesar 1,6 Ω. Dan perhitungan tahanan pentanahan dengan mempergunakan Rumus Dwight, pada elektroda batang nilai rata-rata sebesar 0.9 Ω  dan Plat,  nilai rata-rata sebesar 0.5 Ω . Terdapat perbedaan antara hasil perhitungan dan pengukuran hal ini dikarenakan perbedaan persepsi jenis elektroda yang digunakan. Hal Sudah < 1 Ω memenuhi syarat PUIL, 2000, untuk jenis tanah basah dan lembab.

Kata kunci :  Resistansi, Elektroda Batang, Plat, Standart PUIL 2000

AbstractThe availability of a grounding system must have the smallest grounding resistance value. To obtain a grounding resistance value with a certain value is influenced by several factors such as: the shape of the grounding system, soil type, soil temperature, soil moisture, electrode diameter, soil electrolyte content and others. the ground surface, and in the form of plates or plates, all of which are designed to reduce grounding resistance. From the results of measurements and calculations, the value of grounding resistance is obtained from the measurement results above, indicating the depth of the grounding electrode is 1.5 m deep, at this depth the value of grounding resistance is 0.98 Ω. The rod electrode, while the plate electrode is 1.6 Ω. and the calculation of the ground resistance using Dwight's formula, the average value of the rod electrode is 0.9 Ω and the plate, the average value is 0.5 Ω. There is a difference between the results of calculations and measurements this is due to differences in the perception of the type of electrode used. It is < 1 Ω meets the requirements of PUIL, 2000, for wet and moist soil types.

Keywords :     Resistance, Rod Electrode, Plate, PUIL Standard 2000 

Keywords


Resistance, Rod Electrode, Plate, PUIL Standard 2000

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


IEEE. (2007). IEEE Recommended Practice for Grounding of Industrial and Commercial Power Systems - Redline. In IEEE Std 142-2007 (Revision of IEEE Std 142-1991) - Redline (Vol. 1991).

Jamaaluddin, Anshory, I., & Agus, E. suprayitno. (2015). Penentuan Kedalaman Elektroda pada Tanah Pasir dan Kerikil Kering Untuk Memperoleh Nilai Tahanan Pentanahan yang Baik ( Depth Determination of Electrode at Sand and Gravel Dry for Get The Good Of Earth Resistance ). Jurnal JTE-U, 1(1), 1–9.

Martin, Y., Despa, D., & Afriani, L. (2018). Pengaruh Pencampuran Gypsum Sebagai Zat Aditif Untuk Penurunan Nilai Resistansi Grounding Pada Elektroda Batang Tunggal. Seminar Nasional Teknik Elektro 2018, ISBN 978-6, 98–102.

Mukmin, M., Kali, A., & Mukhlis, B. (2014). Perbandingan Nilai Tahanan Pentanahan Pada Area Reklamasi Pantai ( Citraland ). Mektrik, 1(1), 29–39.

Pentahan, J. (2021). SistemPentanahan. 1–6.

PUIL, 2000. (2000). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000). DirJen Ketenagalistrikan, 2000(Puil), 1–133.

Saini, M., Yunus, A. M. S., & Pangkung, A. (2016).

Pengembangan Sistem Penangkal Petir dan Pentanahan Elektroda Rod dan Plat. INTEK: Jurnal Penelitian, 3(2), 66.

https://doi.org/10.31963/intek.v3i2.53Seniari, N. M., Azzyati, F., & Citarsa, I. B. F. (2019).

Analisis Perbandingan Nilai Impedansi Pentanahan Berdasarkan Panjang Elektroda Grounding. Dielektrik, 6(1), 45–54.




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Frele.v4i1.7828

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro  is abstracting & indexing in the following databases: 

 
 

 
 

Creative Commons License
RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

View My Stats RELE