Ideal Moral Penetapan Awal Bulan Kamariah

Ahmad Fadholi

Abstract


Abstrak

Fazlur Rahman sangat berkepentingan untuk membangunkan kembali kesadaran umat Islam akan tanggungjawab sejarahnya dengan fondasi moral yang kokoh. Fondasi ini, hanya mungkin  bisa diciptakan jika al-Qur’an sebagai sumber ajaran moral yang sempurna dipahami secara utuh dan padu. Untuk mendukung tujuan tersebut, maka perlu bangunan metodologi yang benar dan akurat. Harus memahaminya dengan komprehensif, bukan parsial.

Perbedaan penentuan awal bulan Ramadan dan Syawal atau awal bulan lainnya seperti sudah menjadi pemandangan umum umat Islam di Indonesia. Perbedaan ini bisa menjadi rahmat namun bisa malah menjadi laknat jika muslim yang berbeda merayakan tidak mau saling menghormati dan malah jadi jurang pemisah ukhuwah. Meskipun sudah sering berbeda namun alangkah baiknya jika perbedaan ini bisa disamakan demi kepentingan bersama. Untuk menyamakan cara penentuan ini, penulis memilih model pembaharuan pemikiran Islam Fazlur Rahman dari aspek metodologinya yakni metode penafsiran double movement atau gerakan gandanya adalah respon terhadap model penafsiran  dan  pemahaman  al-Qur’an yang bersifat ‛atomistik‛ serta pemahaman dan pendekatan yang sepotong-potong  terhadap  al-Qur’an  yang  biasa  digunakan para mufassir abad pertengahan, bahkan juga para mufassir tradisional era kontemporer sekarang ini.

Kata Kunci: ideal moral, awal bulan, hisab-rukyah


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

A’la, Abd, Dari Neomodernisme ke Islam Liberal: Jejak Fazlur Rahman dalam wacana Islam Indonesia, Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina, 2003

Adnan Amal, Taufik, Islam dan Tantangan Modernitas: Studi Atas Pemikiran Hukum Fazlurrahman, Bandung: Mizan, 1996

Amiruddin, M. Hasbi, Konsep Negara Islam Menurut Fazlur Rahman, Yogyakarta: UII Press, 2000.

Badan Hisab Rukyah Depag RI, Almanak Hisab Rukyat, Jakarta: Proyek Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, 1981.

Djamaluddin, T, Imkan Rukyat: Parameter Penampakan Sabit Hilal Dan Agam Kriterianya(Menuju Penyatuan Kalender Islam di Indonesia)

Husain Muslim bin al Hajjaj, Abu, Shahih Muslim, Jilid I,Beirut: Dar al Fikr, t.t.

Khafid “Garis Tanggal International: Antara Penanggalan Miladiah dan Hijriah”, Makalah dalam Musyawarah Nasional Penyatuan Kalender Hijriah pada tanggal 17-19 Desember 2005.

Loewis Ma’luf, al-Munjid,. cet. 25, Beirut: Dar al-Masyriq, 1975.

Ma’luf, al-Munjid, Beirut: al-Matba’ah al-Katulikiyyah, 1952.

Masroeri, A. Ghozali, Rukyatul Hilal, Pengertian dan Aplikasinya, Disampaikan dalam Musyawarah Kerja dan Evaluasi Hisab Rukyat Tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Badan Hisab Rukyat Departemen Agama RI di Ciawi Bogor tanggal 27-29 Februari 2008.

Moosa , Ebrahim, “Introduction”, dalam Fazlur Rahman, Revival and Reform In Islam, Oxford: Oneworld Publications, 2000.

Muhammad ibn Isma’il al Bukhari, Shahih Bukhari, Juz III, Beirut : Dar al Fikr ,t.t.

Muhyiddin, Puasa Rasulullah Saw Perspektif Astronomis, dalam Seminar Nasional Penyatuan Kalender Hijriah, diselengarakan oleh Departemen Agama RI pada tanggal 17-19 Desember 2005 di Wisma Haji, Jakarta.

Munawir, M. Warson, Kamus Al Munawir, Surabaya:Pustaka Progresif, 1996.

Rahman, Fazlur Islam, Bandung: Pustaka, 2000.

----------------, Gelombang Perubahan dalam Islam: Studi Tentang Fundamentalisme Islam, Jakarta: Rajawali Grafindo Persada

----------------, Islamic Methodology in History, Delhi: Adam Publisher and Distributors, 1994.

Sani, Abdul, Lintas Sejarah Pemikiran Perkembangan Modern Dalam Islam, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 1998

Supena, Ilyas, Desain Ilmu-ilmu Keislaman (dalam pemikiran hermeneutika Fazlur Rahman) Semarang: Walisongo Press, 2008.

Syafii Maarif, Ahmad, kata pengantar dalam Fazlur Rahman, Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual, Bandung: Pustaka, 2000.

Syaukani, asy, Nailul Authar, Juz IV, t.t

Taufiq Adnan Amal, “Fazlur Rahman dan Usaha-Usaha Neomodernisme Islam Dewasa Ini”, dalam Fazlur Rahman, Metode dan Alternatif Neomodernisme Islam, cet. I, Taufik Adnan Amal (peny), Mizan: Bandung, 1987.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.