Mengkaji Konsep Kalender Islam Internasional Gagasan Mohammad Ilyas

Siti Tatmainul Qulub

Abstract


Abstrak

Bagi umat Islam, kebutuhan akan sebuah kalender yang universal merupakan hal yang mendesak karena banyak kegiatan ibadah umat Islam terkait dengan waktu. Namun hingga saat ini Kalender Islam yang satu dan berlaku universal belum terwujud. Saat ini umat Islam di dunia masih menggunakan kalender lokal atau regional yang berlaku di wilayah atau negara masing-masing.Salah seorang peneliti yang konsen terhadap masalah Kalender Islam adalah Mohammad Ilyas. Ia adalah seorang astronom Muslim dari Malaysia yang memperkenalkan konsep Garis Tanggal Qamariyah Internasional (International Lunar Date Line). Di samping konsep yang digagas oleh Moh. Ilyas, sebenarnya masih ada beberapa konsep Kalender Islam Internasional yang telah digagas oleh ilmuwan lain. Namun hingga saat ini Kalender Islam yang berlaku Universal masih belum terwujud. Tulisan ini mengkaji tentang konsep Kalender Islam Internasional yang digagas Moh. Ilyas dan pengaruhnya terhadap penyelesaian perbedaan kalender Islam. Dari hasil kajian, ditemukan bahwa konsep Garis Tanggal Qamariyah Internasional yang ditawarkan Moh. Ilyas menyisakan masalah tentang mathla’ (karena garis tanggal selalu berubah-ubah tergantung konfigurasi Bulan dan Matahari), dan agak sulit diterapkan karena umat Islam menggunakan double standart yakni Kalender Masehi dan Hijriyah. Konsep kalender Moh. Ilyas memang belum bisa menyelesaikan masalah perbedaan Kalender Hijriyah, namun ia memberikan pengaruh terhadap terbentuknya kriteria visibilitas hilal dan model kalender Islam, yaitu kalender zonal dan kalender universal sebagai upaya penyatuan kalender Islam.

Kata kunci: Moh. Ilyas, Kalender Islam Internasional, Perbedaan 


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Ash-Shiddieqy, Hasbi, 1971, Perbedaan Mathla Tidak Mengharuskan Kita Berlainan Hari Pada Memulai Puasa, Yogyakarta: Lajnah Ta’lif wan Nashr Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Azhari, Susiknan, 2007, Hisab & Rukyat Wacana untuk Membangun Kebersamaan di Tengah Perbedaan, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, Cet. I

_______, 2008, Ensiklopedi Hisab Rukyat, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, Cet. II

_______, 2012, Penyatuan Kalender Islam, Satukan Semangat Membangun Kebersamaan Umat, Kumpulan Papers Lokakarya Internasional Fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang, Penyatuan Kalender Hijriyah (Sebuah Upaya Pencarian Kriteria Hilal yang Obyektif Ilmiah)

Anwar, Syamsul, 2008, Hari Raya & Problematika Hisab-Rukyat, Yogyakarta, Suara Muhammadiyah

_______, Makalah “Kalender Hijriah Global, Penyatuan Jatuhnya Hari Arafah”

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka

http://museumastronomi.com/penggagas-kalender-islam-internasional/

http://media.isnet.org/isnet/Djamal/almanak.html

http://media.isnet.org/iptek/Etc/HilalTampak.html

http://www.icoproject.org/pdf/2001_UHD.pdf

Ilyas, Mohammad, 1984, A Modern Guid to Astronomical Calculations of Islamic Calendar, Times & Qibla, Kuala Lumpur, Berita Publishing Sdn. Bhd.

_______, dan M. Khalid-Taib,1989,Pengantarbangsaan Kalendar Islam, MalaysiaUniversiti Sains Malaysia, Cet. I.

_______, 1995, New Moon’s Visibility and International Islamic Calendar for The American Region 1407 H – 1421 H, Malaysia, IICP

_______,1997a,Astronomi of Islamic Calendar, Kuala Lumpur, Pustaka Hayathi, Cet. I

_______, 1997b, Sistem Kalendar Islam dari Perspektif Astronomi, Kuala Lumpur, Dewan Bahasa dan Pustaka

_______, 2000, The Quest for a Unified Islamic Calendar, Penang, International Islamic Calendar Programme

Mohamad, Musa (ed.).1988,Towards Implementation of A unified Islamic Calendar, cet. I, Penang-Malaysia, International Islamic Calendar Programme

Sudibyo, Muh. Ma’rufin, 2012, Data Observasi Hilaal 2007-2009 di Indonesia, Yogyakarta, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak Rukyatul Hilal Indonesia

Syakir, Ahmad Muhammad,1993,Menentukan Hari Raya dan Awal Puasa, terj. K.H. Mahrous Ali, Cet. I, Surabaya, Pustaka Progressif

Taimiyah, Ibnu, t.th., Al-Fatawa, Madinah, Dar al-Ihya’ al-Lughah, juz XXV

Saksono, Tono, 2007, Mengkompromikan Rukyat & Hisab, Jakarta: P.T. AmythasPublicita

Xin, Leong Wen, 2001, Lunar Visibility and the Islamic Calendar, Singapore, Departement of Mathematics National University of Singapore


Refbacks

  • There are currently no refbacks.