Implementasi Assertive Training untuk Meningkatkan Kecerdasaan Emosional Mahasiswa pada Mata Kuliah Psikologi Pendidikan

Deliati Deliati, Tetty Muharmi

Abstract


Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU. PTK dilaksanakan dalam   tiga siklus pembelajaran melalui pendekatan kualitatif-kuantitatif untuk mendapatkan data penelitian. Data kuantitatif diperoleh melalui pemberian tes, sedangkan data kualitatif didasarkan pada hasil observasi kecerdasan emosional mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pembelajaran. Data penelitian dianalisis melalui kajian-kajian reflektif pada setiap siklusnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada siklus I telah terjadi peningkatan kecerdasaan emosional mahasiswa. Siklus II, kecerdasan emosional proses belajar mengajar berjalan lebih baik. Kecerdasaan emosional mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran mengalami peningkatan dengan skor persentasi 72,97% dan 82.77%,dengan tingkat kelulusan 38,10% Penguasaan mahasiswa terhadap materi juga mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 66,40%. Pelaksanaan siklus III ini bertolak dari permasalahan pada tahap tindakan II. Hasil rata-rata nilai kemampuan mahasiswa terhadap penguasaan materi yang diperoleh pada tindakan III adalah 86,14% dengan tingkat kelulusan 88,10% Nilai rata-rata kecerdasn emosionl mahasiwa dalam PBM adalah 80,35%. Sementara, kecerdasaan emosional dosen dalam pembelajaran juga mengalami perbaikan dengan baik, dengan persentasi 88,81%. Berdasarkan hasil analisis Data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Assertive Training berbantu Meningkatkan kecerdasaan emosional Mahasiswa secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, khususnya pada Mata Kuliah Psikologi Pendidikan.


Keywords


Assertive Training, Psikologi Pendidikan, kecerdasaan emosional

DOI:

https://doi.org/10.30596/bibliocouns.v2i1.2323


Full Text:

PDF

References


Muhibbinsyah, 2010, Psikologi Pendidikan, Bandung, Rosdakarya.

Goleman, Daniel (alih bahasa oleh T. hermaya), 2003. Emotional Intelligensi, Kecerdasaan mengapa EI lebih penting daripada IQ, Jakarta, Gramedia Pustka.

Nursalim Mochmmad,2013, Strategi Dan Intervensi Konseling, Jakarta, Akademia Permat.

Segal, Jeane, 2000, Melejitkan Kepekaan Emosional, Bandung: Mizan Media Utama

Agus Sujanto, 2001, Psikologi Umum, Jakarta, Bumi Aksara.

Willis, S. 2004, Konseling Individual teori dan Praktek, Bandung, Alfabeta.

Gunarsah, S. D. 2007, Konseling dan Psikoterapi, Jakarta, Gunung Mulia.

Nelson, R dan Jones, 2006, Human Relationship Skill, New York, Routledge.

Corey, G. 2009, Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi, Bandung, Refika Aditama. Day, X S. 2008, Theory and Design in Counseling and Psychotherapy, New York, Lahaska Press.

Stein, Steven. 2004, Ledakan IQ 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses, Bandung.

Arikunto Suharsimi, 2006, Prosedur Penelitian, Jakarta, Rineka Cipta.

Farida, 2009, Asertivitas, Idea Press, Yogjakarta.

Budiyono, 2009, Statistika Untuk Penelitian, Surakarta, UNS Press.

Daryanto, 2011, Evaluasi Pendidikan, Jakarta, Rineka Cipta.

Djamariah, 2012, Psikologi Belajar, Edisi II, Jakarta, Rineka Cipta.

Kunandar, 2007, Guru Profesional, Edisi Revisi, Jakarta, Rajawali Pers.

Miles, M. B. & Huberman, A. M, 2007, Analisis Data Kualitatif. Diterjemahkan oleh Rohidi. Jakarta: UI-Press.

Suprihatiningrung, J. 2013, Strategi Pembelajaran; Belajar, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tarigan, H.G. 2008, Menulis: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, Angkasa Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.