UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN LEMBAYUNG (Vigna unguiculata) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS DIABETES MELLITUS DENGAN INDUKSI ALOKSAN

Tia Afelita, Indah Permata Sari, Rizki Chairani Zulkarnain, Nurul Hasanah, Mardiyah Lubita, Humairah Medina Liza Lubis

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak dan lembayung terhadap kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi aloksan. Daun lembayung ini diketahui mengandung flavonoid yang mempunyai efek hipoglikemik.Penelitian ini bersifat eksperimental dan pre dan post group design. Hewan uji yang digunakan 20 ekor tikus putih jantan galur wistar dengan berat badan ±200 gram. Tikus putih dibagi dalam 4 kelompok masing-masing 5 ekor, yaitu, kelompok II sebagai kelompok positif (aloksan), kelompok III dan IV masing-masing diberikan ekstrak daun lembayung 3,6 mg/kgbb dan 7,2 mg/kgbb secara oral. Pengukuran kadar glukosa darah puasa tikus putih dilakukan pada hari pertama (sebelum pemberian aloksan), setelah pemberian aloksan, serta setelah pemberian perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dengan nilai p = 0,000. Hasil analisis uji Pos Hoc menunjukkan kelompok perlakuan pemberian ekstran daun lembayung memiliki perbedaan bermakna dengan kelompok kontrol. Hasil analisis uji T-Tes kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan kadar glukosa darah yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan.

 

Abstrak

Lembayung leaf extract contains flavonoids compound known as hypoglycemic agents. This research aimed to know the effect of lembayung leaf extract on the blood glucose in hyperglycemic white rad induced by alloxan.This was an experimental research with pre-end post-test design. The subjects were twenty wistar mal write rats selected by a simple random technique. They were divided into 4 groups, normal control group (Aquades group), positive control group (alloxan), and two group of lembayung leaf extract based on dose 3,6 mg/kgbb and 7,2 mg/kgbb. Blood glucose were measured in the first day as GDP1, after alloxan induced as GDP2, and the last, after treatment. The data were analyzed by Anova test followed by Post Hoc Test using SPSS.This research showed that there was significant difference between four groups p = 0,000 by Anova. All lembayung leaf extract group has significant difference with control group by Post Hoc Test. All treatment group has significant difference between pre- and post-test by T-Test

Keywords : lembayung leaf extract, blood glucose, flavonoid

 



Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association. 2012. Diagnosa and Classication of Dibetes Mellitus. Diabetes Care, Volume 35, Suplemen 1, January 2012.

Sudoyo, A.W., B. Setiyohadi, I. Alwi, K.M. dan S. Setiadi 2007. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keempat Jilid Ketiga. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Daliamartha, S. 2005. Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Diabetes Mellitus. Penebar Swadaya. Bogor.

Yuriska, A. 2009. Efek Aloksan Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang.

Katzung, B.G. 2007. Pancreatic Hormones and Antidiabetic Drugs. In: Basic and Clinical Pharmacology 10th Ed Chapter 41 : 683 – 705.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat:

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Telepon : 061 - 7350163

Email : ibnusinabiomedika@gmail.com