PERBANDINGAN FAKTOR PERILAKU SUKU BATAK DAN MELAYU TERHADAP ANGKA KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. TENGKU MANSYUR TANJUNGBALAI

Emni Purwoningsih, Melfi Purnama

Abstract


Latar belakang. Diabetes melitus berkaitan dengan faktor risiko pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik dan kualitas tidur buruk yang berhubungan dengan gaya hidup berbeda-beda pada setiap sukunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan faktor perilaku suku Batak dan suku Melayu terhadap angka kejadian diabetes melitus tipe 2. Metode. Penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilakukan dengan kuesioner kepada 100 sampel. Hasil. Berdasarkan uji Mann-Whitney pada keteraturan makan diperoleh p=0,06, kebiasaan makan p=0,531, aktivitas fisik p=0,641 dan kualitas tidur p=0,587. Dari hasil tersebut nilai p value > 0,05 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan bermakna terhadap variabel-variabel yang diuji. Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan faktor perilaku suku Batak dan suku Melayu terhadap angka kejadian Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai.

Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Faktor risiko, Suku Batak dan Melayu, Keteraturan makan, Kebiasaan makan, Aktivitas fisik dan Kualitas tidur.



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat:

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Telepon : 061 - 7350163

Email : ibnusinabiomedika@gmail.comĀ