TatalaksanaThalassemia dengan kehamilan

Nora Maulina

Abstract


Thalassemia merupakan golongan penyakit anemia hemolitik yang diturunkan secara autosom resesif, disebabkan mutasi gen tunggal, akibat adanya gangguanpembentukan rantai globin alfa atau beta. Di Indonesia, thalassemia merupakan kelainan genetik yang paling banyak ditemukan. Terapi tranfusi reguler dibutuhkan untuk mempertahankan hemoglobin.

Prevalensi thalassemia padakehamilan,Sheiner  E, dkk 2004. Melakukan  penelitian  pada tahun 1988-2002 di Soroka University Medical Center, Israel : dari 159.195 kelahiran, didapatkan 261 (0.2%)  ibu hamil dengan beta-thalassemia minor

Walaupun perempuan yang menderita thalasemia yang tergantung transfusi mengalami penurunan fertilitas, kehamilan tetap dapat terjadi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasien talasemia hamil yang di tatalaksana dengan baik tidak mengalami komplikasi seperti pertumbuhan janin terganggu, abortus dan kehamilan prematur, sehingga tatalaksana thalassemia yang optimal selama kehamilan sangat penting dilakukan.

            Seorang perempuan, usia 38 tahun, agama Islam, suku aceh, pekerjaan ibu rumah tangga. Penderita datang dengan keluhan pucat sejak 1 minggu SMRS, pasien telah hamil dengan usia kehamilan 6 – 8 minggu, dengan kehamilan ketiga. Sejak pasien berumur 6 tahun,pasiensudah di diagnosa dengan thalasemia

 


DOI:

https://doi.org/10.30596/isb.v2i2.2385


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Vulla R Modell B, Georganda B. What is Thalasemia ? 2nd ed. The ThalassemiaInternational Federation ; 1995: 4.

Wheatherall, Dj. The Thalasemia. British Medical Journal , vol.314. 1997: pp. 1675-1678.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: Pencegahan Thalassemia ; 2010 :4.

Hooffbrand AV, Pettit JE. Essential Haematology 3nd ed. Blackwell Science Ltd. 1995 : 94-120.

Weather Dj, Clegg JB. The Thalasemia Syndrome 4nd ed. Blackwell Scientific. England : Oxford University ; 2001: 100-110.

Sumoastro S, Maloveny A: Talasemia Pada Kehamilan. In WL. Purwita, Alwi Idrus, Setiati Siti, Mansjoer Arif, Ranitya Rian, Editors : Penyakit- Penyakit Pada Kehamilan Peran Seorang Internis. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI; 2008 :203-220.

WHO : Haemoglobin Concentrations for The Diagnosis of Anemia and Asessment Severity. Geneva : WHO ; 2011

Bakta I Made : Pendekatan Terhadap Pasien Anemia. In Sudoyo. AW, Setiyohadi Bambang, Alwi Idrus, Simadibrata K Marcellus, Setiati Siti, Editors : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi IV. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI; 2006 :1110.

Atmakusuma Djumhana, Setyaningsih Iswari : Dasar – Dasar Talasemia : Salah Satu Jenis Hemoglobinopati. In Sudoyo. AW, Setiyohadi Bambang, Alwi Idrus, Simadibrata K Marcellus, Setiati Siti, Editors : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi IV. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI; 2006 : 1380.

Atmakusuma Djumhana : Thalassemia : Manifestasi Klinis, Pendekatan Diagnosis, dan Thalassemia Intermedia.In Sudoyo. AW, Setiyohadi Bambang, Alwi Idrus, Simadibrata K Marcellus, Setiati Siti, Editors : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi IV. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI; 2006 : 1388.

Sumantri R, Supandiman I, Fadjari TH, Fianza PI, Oehadian A : Talasemia: Buku Onkologi Medik. Bandung : Sub Bagian Hematologi Onkologi Medik dan Pusat Informasi Ilmiah Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK UNPAD; 2003 : 16.

Lam YH, Ghosh A, Tang MH, Lee CP, Sin SY (1997) Second-trimester hydrops fetalis in pregnancies affected by homozygous alpha-thalassaemia-1.Prenat Diagn 17: 267-269.

Cheerva AC, Coppes MJ (2013) Alpha Thalassemia Treatment & Management. Medscape

Nassar AH, Usta IM, Rechdan JB, Koussa S, Inati A, et al. (2006) Pregnancy in patients with beta-thalassemia intermedia: outcome of mothers and newborns. Am J Hematol 81: 499-502.

Sheiner E, Levy A, Yerushalmi R, Katz M (2004) Beta-thalassemia minor during pregnancy. Obstet Gynecol 103: 1273-1277.

Karimi M, Johari S, Cohan N (2010) Attitude toward prenatal diagnosis for beta thalassemia major and medical abortion in Southern Iran. Hemoglobin 34: 49-54.

Bhattacharya M, Roychowdhary J (2007) Study of Pregnancy Outcome in E-Beta thalassemia mothers. Online J Health Allied Scs 7: 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: