PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO HIPERHIDROSIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Riri Arisanty Syafrin Lubis

Abstract


Latar belakang: Hiperhidrosis merupakan suatu kondisi keringat berlebihan. Hiperhidrosis diklasifikasikan menjadi primer dan sekunder berdasarkan penyebabnya. Prevalensi hiperhidrosis di seluruh dunia mencapai 0.6 – 1%. Hiperhidrosis fokal primer menyerang lebih dari 6 juta populasi muda di seluruh dunia. Pada studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa prevalensi untuk hiperhidrosis sekitar 2.8%. Prevalensi hiperhidrosis di Israel pada usia dewasa muda sebanyak 1%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko hiperhidrosis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 100 orang. Hasil : Prevalensi hiperhidrosis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berjumlah 29 orang (29%). Jenis hiperhidrosis yang paling banyak didapatkan yaitu hiperhidrosis gustatory yang berjumlah 10 orang (34,5%) dan yang paling sedikit yaitu generalisata sebanyak 1 orang (3,4%). Responden yang mengalami hiperhidrosis primer lebih banyak dibanding dengan hiperhidrosis sekunder (96,55%). Faktor risiko yang paling banyak menyebabkan hiperhidrosis yaitu makanan pedas yang berjumlah 24 orang (82,75%) dan yang paling sedikit yaitu cokelat berjumlah 2 orang (6,89%). Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan prevalensi hiperhidrosis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sekitar 29%. Faktor risiko yang paling banyak meyebabkan hiperhidrosis yaitu makanan pedas sekitar 82,75%


Keywords


gustatory,hyperhidrosis, risk factor of hyperhidrosis

DOI:

https://doi.org/10.30596/isb.v3i1.2840


Full Text:

PDF

References


Vorkamp T, et al. Hyperhidrosis: Evolving concepts and a comprehensive. The Surgeon, Journal of the Royal Colleges, 2010; 287-92

Macía I, Moya J, Ramos R, Rivas F, Ureña A, Rosado G, Escobar I, Toñanez J, Saumench J. Primary hyperhidrosis. Current status of surgical treatment. Cirugía Española (English Edition). 2010 Jan 1;88(3):146-51

Skroza N, et al.Correlation between Dermatology Life Quality Index and Minor Test and Differences in Their Levels over Time in Patients with Axillary Hyperhidrosis Treated with Botulinum Toxin Type A. Acta Dermatovenerol Croat, 2011; 19(1): 16-9.

Thomasz J. Stefaniak, et al.Kliniki Chirurgii Ogolnej, Transplantacyjnej Endokrynologicznej W Gdansku Kierownik:prof.dr hab. Z. Slendzinski. PolskiPrzeglad Chirurgiczny.2013; 85 (9). 527–43.

Shibasaki M, Thad E,Wilson and Craig G. Crandall. ApplPhysiol100:1692-1701, 2006.

Callejas MA, Grimalt R, Cladellas E. Hyperhidrosis Update. Actas Dermosifiliogr.2010; 101(2):110-8.

James W, ElstonD,Berger T. Diseases of the Skin Appendages. In: Andrew's Diseases of the Skin. 11th. edition : Elsevier, Ch.33, 2011;741-82.

Gross KM, Schote AB, Schneider KK, Schulz A, Meyer J. Elevated social stress levels and depressive symptoms in primary hyperhidrosis. PloS one. 2014 Mar 19;9(3):e92412.

Lakraj AAD, Moghimi N, Jabbari, B.Hyperhidrosis: Anatomy, Pathophysiology and Treatment with Emphasis on the Role of Botulinum Toxins. Toxins, April 23, 2013;5. 821-40.

Fealey, RA and Hebert, AA. Disorders of the Eccrine Sweat Glands and Sweating. [book auth.] L Goldsmith, et al., et al. Fitzpatrick’s dermatology in general medicine. 8th.: McGraw-Hill, 2012, Ch.83, pp. 1530-44.

Liu Y, Bahar R, Kalia S, Huang RY, Phillips A, Su M, Yang S, Zhang X, Zhou P, Zhou Y. Hyperhidrosis prevalence and demographical characteristics in dermatology outpatients in Shanghai and Vancouver. PloS one. 2016 Apr 22;11(4):e0153719

Walling HW. Clinical differentiation of primary from secondary hyperhidrosis. Journal of the American Academy of Dermatology. 2011 Apr 30;64(4):690-5.

Moraites E, Vaughn OA, Hill S. Incidence and prevalence of hyperhidrosis. Dermatologic clinics. 2014 Oct 1;32(4):457-65.

Dutta D, et al.Marcus-Gun Jaw Winking Syndrome and Gustatory Sweating in Long Standing Poorly Controlled Diabetes : A Case Report.International Journal of Clinical Medicine. Jan 2012.;3.40-42


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: