Penghambat Aktifitas Proliferasi Sel dan Perubahan Histopatologi Epitelial Jaringan Paru dengan Pemberian Ekstrak Buah Pare ( Momordica charantia )

Muhammad Zulfikar Karim Chan, Isnaini Ulfa, Muhammad Farouq Hilmi Harahap, Tania Mulia Utami, Rizkitha Martono Putri, Humairah Medina Liza Lubis

Abstract


Penghambat Aktifitas Proliferasi Sel dan Perubahan Histopatologi Epitelial Jaringan Paru dengan Pemberian Ekstrak Buah Pare ( Momordica Charantia )

                                                  

Abstrak: Indonesia  merupakan  negara  tropis  yang  mempunyai  dua  iklim,  yaitu musim panas dan musim hujan. Hal ini menyebabkan perkembangan nyamuk di Indonesia  semakin  meningkat,  terutama  selama  musim  pancaroba. Hal ini dimanfaatkan oleh produsen obat nyamuk terutama obat nyamuk bakar oleh karena daya beli masyarakat yang kurang. Padahal obat nyamuk jenis ini sangat berbahaya bagi kesehatan paru. Banyak tanaman herbal yang sudah diteliti untuk kesehatan manusia, salah satunya adalah tanaman pare yang memiliki kandungan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pemberian  ekstrak buah pare (Momordica charantia) terhadap aktifitas proliferasi sel dan perubahan histopatologi epitelial jaringan paru tikus Wistar yang diinduksi obat nyamuk bakar. Penelitian ini terdiri dari dua perlakuan yaitu kelompok kontrol dan kelompok yang dipapar asap obat nyamuk selama 6 jam perhari. Nekropsi untuk pengambilan sampel dilakukan setelah 1 bulan perlakuan pada tikus dan dibuat sediaan histopatologi. Analisis berupa nekrosis, perdarahan, peradangan dan kongesti yang dilakukan dengan pengamatan histopatologi jaringan dibawah mikroskop dengan pembesaran 100x dan 400x pada empat lapangan pandang. Data hasil penelitian ditabulasi, diskoring,dan dianalisis dengan menggunakan uji non parametrik Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara skor nekrosis, perdarahan, peradangan dan kongesti antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbaikan pada gambaran histopatologi parenkim paru.

Kata kunci: aktifitas proliferasi sel, ekstrak buah pare,, epithelial jaringan paru, histopatologi, obat nyamuk bakar.

 

The Effect of Giving Pare Extract (momordica charantia) to Cell Proliferation Activity and Epistastial Histopathological Changes of Wistar Lung Tissue

 

Abstract: Indonesia is a tropical country that has two climates, namely summer and rainy season. This causes the development of mosquitoes in Indonesia is increasing, especially during the transition season. It is utilized by mosquito repellent manufacturers, especially mosquito coils, because of the poor people's purchasing power. Though this type of mosquito repellent is very dangerous for lung health. Many herbs that have been studied for human health, one of them is a pare that has antioxidant content. This study aimed to determine the effect of giving pare extract (Momordica charantia) to cell proliferation activity and epistastial histopathological changes of Wistar lung tissue. This study consisted of two treatments, namely control group and the group that exposed the smoke of mosquito coil exposed for 6 hours per day. Necropsy for sampling was performed after 1 month of treatment in mice. Sample organ taken in the right and left lung for histopathology making process. Analysis of necrosis, bleeding, inflammation and congestion is done by histopathological observation of tissue under a microscope with 400x and 1000x magnification with four field of view. The research data was tabulated, diskored, and analyzed using non parametric Kruskal-Wallis test. The results showed that there were significant differences between necrosis score, bleeding, inflammation and congestion between treatment group and control group. It can be concluded that there are improvements in the histopathology of the pulmonary parenchyma.

Keyword: cell proliferative activity, histopathology, pulmonary tissue epithelial, smoke of mosquito coil.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Amelia. 2015. Hubungan Lama Penggunaan Obat Anti Nyamuk Bakar dengan Kadar Kolinesterase Darah pada Masyarakat Kelurahan Jati Rumah Gadang Padang. Fakultas Kedokteran Andalas, Padang.

Intisari. 2007. Bahan Aktif Obat Nyamuk. http://depkes.go.id. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.

Ismail D. 2016. Harapan Baru untuk Penderita Kanker Paru http://harianjoglosemar.com/berita/harapan-baru-untuk-penderitakankerparu49728.html. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.

Iswara, A., 2009. Pengaruh Pemberian Antioksidan Vitamin C Dan E

Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Putih Terpapar Allethrin , Skripsi, Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Price S.A. Wilson L.M. 2006. Patofisiologi Proses-Proses Penyakit. Vol 2. Edisi Jakarta: EGC.

Rizeki M.F. Fatmawati H. dan Wulandari P. 2012. Efek Pemberian Ekstrak Buah Pare (Momordica charantia) Terhadap Kadar NF-kB (Nuclear Factor Kappa Beta) Pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diberi Diet Aterogenik. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa. Universitas Jember.

Prasetyo B, Praseno, Astuti I. Pengaruh rebusan herba meniran ( Phyllanthus niruri L.) terhadap kadar alanin amino transferase mencit putih (mus musculus) yang diinduksi karbon tatraklorida. Artikel penelitian, Yogyakarta, 2002.

Antioksidan: jenis, sumber, mekanisme kerja, dan peran terhadap kesehatan. 2005. Available from URL: http://rudyct.tripod.com.

Winarsi H. Isoflavon. Berbagai sumber, sifat, dan manfaat pada penyakit degeneratif, ed.1. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2005.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

Sekretariat:

Gedung Kampus 1 UMSU Lantai II,Laboratorium Farmakologi dan Terapi FK UMSU-Jalan Gedung Arca No. 53 Medan-Sumatera Utara , Kode Pos 20217 Kontak: 0812-6208-2844, E-mail: buletinfarmatera@gmail.com

Indexed by: