Urgensi Keseimbangan Pendidikan Budi Pekerti Di Rumah dan Sekolah

Elfrianto .

Abstract


Melihat fenomena yang terjadi pada peserta didik di Indonesia hari ini, rasanya dunia pendidikan di negeri ini sudah keluar dari rel yang dicita-citakan para pendiri negeri dulu. Dunia pendidikan Indonesia saat ini menghasilkan manusia-manusia dengan pola pikir kapitalis, liberalis dan dengan kadar moralitas yang sangat rendah. Seperti ada missing link. Sistem pendidikan masa kini paling tidak mengurangi unsur moralitas, akhlak, etika, budi pekerti atau nama lain yang sinonim dengan itu, yang seharusnya menjadi ruh yang paling utama dari dunia pendidikan.

Tapi pada sisi lain, pendidikan budi pekerti di sekolah tidak cukup untuk memberikan pembelajaran tentang etika dan budi pekerti hanya dalam tempo beberapa jam saja sehari. Orang tualah yang seharusnya menjadi first teacher dalam membentuk kepribadian, pola pikir, pola sikap dan pola hidup anak. Tapi yang banyak terjadi adalah orang tua malah menyerahkan pendidikan moral/akhlak anak-anaknya kepada pihak sekolah dengan mentah-mentah.

 

Kata Kunci : Urgensi, Budi Pekerti


DOI:

https://doi.org/10.30596/edutech.v1i01.266


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Alamat Redaksi EduTech:

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan.

Telp/Hp : 081265748641 Kode Pos 20238

 

 EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial is abstracting & indexing in the following databases: