KOMUNIKASI ADAPTASI MAHASISWA INDEKOS

Muhammad Thariq, Akhyar Anshori

Abstract


Mahasiswa/i yang merantau karena ingin melanjutkan studi  di suatu perguruan tinggi tidak dapat mengelak dengan kehidupan model indekos, yakni model kehidupan dengan ciri-ciri menetap sementara di sebuah kamar atau rumah yang dihuni banyak orang. Kemudian mahasiswa membayar jasa tempat tinggal itu  secara bulanan maupun tahunan sesuai tarif yang dipatok tuan rumah. Gaya hidup indekos membuat mahasiswa menjadi jauh dari orangtua dan keluarga inti. Justru mereka menjadi lebih dekat dengan lingkungan baru yang disebut tuan rumah, karena mereka tidak dapat menghindar dari pertemuan dengan budaya yang berbeda di kampus maupun masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi mahasiswa yang indekos terbangun dengan terlebih dahulu menyesuaikan diri dengan budaya di kampus dan lingkungan indekos, orang-orang baru serta situasi baru di lingkungan indekos mereka. Situasi ini memunculkan rasa sensitif, cemas,  frustasi dan permusuhan karena  kenyataan hidup di lingkungan kampus dan keadaan di tempat indekos terasa asing menjadi lebih mudah terlihat, seperti komunikasi yang berantakan, terkesan kasar, jarang menghargai tua dan muda, tidak terlalu pusing memikirkan basa-basi dalam perbincangan, mau menang sendiri, sok hebat serta perempuan dan laki-laki suka pakai celana dari bahan jeans.  Rasa cemas, frustasi dan bahkan permusuhan dari masa di mana daya tarik dan kebaruan sering berubah mereka alami sesuai kadar penyesuaian masing-masing.

 

Kata kunci : Komunikasi, Indekos

DOI:

https://doi.org/10.30596/ji.v1i2.1201




Alamat Redaksi :
Jurnal Interaksi , Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU Gedung C
Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Sumatera Utara 20238
No. HP : 0822 7700 0285 - 0815 3414 4140
Email : jurnalinteraksi@umsu.ac.id
http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/interaksi