Pengaruh Literasi Media Digital Terhadap Identifikasi Informasi Palsu Tentang Vaksin Covid-19

Galuh Aulia Ramadhanti, Henny Sri Mulyani, Kunto Adi Wibowo, Dadang Rahmat Hidayat, Pandan Yudhapramesti

Abstract


Literasi media digital merupakan kemampuan individu dalam menganalisis informasi yang berada di media digital. Kemampuan literasi media ini sangat penting bagi manusia khususnya mahasiswa untuk dapat mengidentifikasi informasi palsu yang mengecohkan, khususnya informasi tentang dunia kesehatan. Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut, serta dimensi apa yang sangat berpengaruh kuat dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 pada mahasiswa magister Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Besar pengaruh literasi media digital terhdapa identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 sebesar 16,1%. Angka tersebut menunjukkan bahwa literasi digital masih cukup kurang. Pengaruh besar literasi media digital didapat dari dimensi critical consuming dengan hasil rata-rata 3,92 yang dalam kategori sangat tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi media digital yang berpengaruh sangat besar adalah kemampuan dari dimensi critical consuming dengan menganalisis dan mengkritisi informasi yang didapat dari media digital.

Kata Kunci: Media, literasi media digital, identifikasi informasi palsu.


Keywords


Media; literasi media digital; identifikasi informasi palsu

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Alhamdu. (2016). Analisis Statistik Dengan SPSS. NoerFikri.

Austin, E. W., Borah, P., & Domgaard, S. (2021). COVID-19 disinformation and political engagement among communities of color: The role of media literacy. Harvard Kennedy School Misinformation Review. https://doi.org/10.37016/mr-2020-58

Chen, D.-T. victor, Wu, J., & Wang, Y.-M. (2011). Unpacking New Media Literacy. Journal of Systemics, Cybernetics and Informatics, 9(2), 84–88.

Collins-Dexter, B. (2020). Canaries in the coal mine: COVID-19 misinformation and black communities. Harvard Kennedy School Schorenstein Center. https://doi.org/https://doi.org/10.37016/TASC-2020-01

Inan, T., & Temur, T. (2012). Examining media literacy levels of prospective teachers. International Electronic Journal of Elementary Education, 4(2), 269–285.

Jones-Jang, S. M., Mortensen, T., & Liu, J. (2021). Does Media Literacy Help Identification of Fake News? Information Literacy Helps, but Other Literacies Don’t. American Behavioral Scientist, 65(2), 371–388. https://doi.org/10.1177/0002764219869406

Koltay, T. (2011). The media and the literacies: Media literacy, information literacy, digital literacy. Media, Culture and Society, 33(2), 211–221. https://doi.org/10.1177/0163443710393382

Lazer, D. M. J., Baum, M. A., Benkler, Y., Berinsky, A. J., Greenhill, K. M., Menczer, F., Metzger, M. J., Nyhan, B., Pennycook, G., Rothschild, D., Schudson, M., Sloman, S. A., Sunstein, C. R., Thorson, E. A., Watts, D. J., & Zittrain, J. L. (2018). The science of fake news. Science, 359(6380), 1094–1096. https://doi.org/10.1126/science.aao2998

Lee, L., Chen, D. T., Li, J. Y., & Lin, T. Bin. (2015). Understanding new media literacy: The development of a measuring instrument. Computers and Education, 85, 84–93. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2015.02.006

Lee, N. M. (2018). Fake news, phishing, and fraud: a call for research on digital media literacy education beyond the classroom. Communication Education, 67(4), 460–466. https://doi.org/10.1080/03634523.2018.1503313

Lewandowsky, S., Ecker, U. K. H., Seifert, C. M., Schwarz, N., & Cook, J. (2012). Misinformation and Its Correction: Continued Influence and Successful Debiasing. Psychological Science in the Public Interest, Supplement, 13(3), 106–131. https://doi.org/10.1177/1529100612451018

Lin, T. Bin, Li, J. Y., Deng, F., & Lee, L. (2013). Understanding New Media Literacy: An Explorative Theoritical Framework. 160–170.

Lobo, J., & Dhuri, K. R. (2021). Positive Impact of Covid-19 Pandemic in Enhancing Digital Literacy Skills Among Library Professionals: A Study.

Marco-Franco, J. E., Pita-Barros, P., Vivas-Orts, D., González-De-Julián, S., & Vivas-Consuelo, D. (2021). COVID-19, fake news, and vaccines: Should regulation be implemented? International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(2), 1–11. https://doi.org/10.3390/ijerph18020744

Pulido, C. M., Ruiz-Eugenio, L., Redondo-Sama, G., & Villarejo-Carballido, B. (2020). A new application of social impact in social media for overcoming fake news in health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(7). https://doi.org/10.3390/ijerph17072430

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syam, H. M., & Nurrahmi, F. (2020). “I Don’t Know If It Is Fake or Real News” How Little Indonesian University Students Understand Social Media Literacy. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 36(2), 92–105. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2020-3602-06




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Finteraksi.v6i2.8690

Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Indexed By:





 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi

The Communication Studies, Faculty of Social and Political Science ( C Building), University of Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan 20238

Contact Person : Akhyar Anshori 0822 7700 0285 (WA),

e-mail : jurnalinteraksi@umsu.ac.id   Web: http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/interaksi

Publisher: Umsu Press http://umsupress.umsu.ac.id



 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi in Collaboration With:

           

 

 

Lisensi Creative Commons
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.