Konstruksi Pemberitaan Kasus Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan di Tribunnews.com

Wahyu Kristian Natalia, Ahmad Khairul Nuzuli

Abstract


In February 2021, the public was shocked by the case of an affair involving Nissa Sabyan and Ayus Sabyan. One of the media that gave the most in this case was Tribunnews.com. This study aims to see how Tribunnews.com's news construction is in the case of Nissa Sabyan and Ayus Sabyan's infidelity. Gender sensitive journalism and the framing process in reporting are the basis of this research. The research model uses framing analysis by Robert N. Entman. The results of the study show that Tribunnews.com strengthens the labeling of pelakor to Nissa Sabyan. The labeling of actors positions women as the most guilty parties in infidelity cases. This shows that Tribunnews.com has discriminated against gender in reporting.


Keywords


construction, framing analysis, infidelity, pelakor

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Adiyanto, W. (2020). ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS HARUN MASIKU PADA MAJALAH TEMPO. Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 55–78. https://doi.org/https://doi.org/10.33633/ja.v3i1.3467

Anggoro, A. D. (2014). MEDIA, POLITIK dan KEKUASAAN (Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang pemberitaan hasil pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 di TV One dan Metro TV ). Jurnal Aristo, 2(2), 25–52. http://journal.umpo.ac.id/index.php/aristo/article/viewFile/16/275

Artarina, M. (2019). FEMININITAS DAN WANITA PELAKOR (ANALISIS WACANA KRITIS PADA AKUN INSTAGRAM @MULANJAMEELAQUEEN. Jurnal Sastra - Studi Ilmiah Sastra, 9(2), 101–018. http://45.118.112.109/ojspasim/index.php/sastra/article/view/114/97

Bachri, B. (2010). Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif. Triangulasi Dalam Penelitian Kualitatif, 10(1), 46–62. http://yusuf.staff.ub.ac.id/files/2012/11/meyakinkan-validitas-data-melalui-triangulasi-pada-penelitian-kualitatif.pdf

Berg dan Lune. (2012). Qualitative Research Methods for the Social Sciences. Pearson Education, Inc.

Bungin, B. (2019). Sosiologi Komunikasi. Prenada Media Group.

Eriyanto. (2011). Analisis Isi: Pengantar Metodologi untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Kencana Prenada Media.

Gaio, A. M. S. (2015). ANALISIS FRAMING ROBERT ENTMAN PADA PEMBERITAAN KONFLIK KPK VS POLRI DI VIVANEWS.CO.ID DAN DETIKNEWS.COM. JISIP : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 4(3), 451–455. https://doi.org/https://doi.org/10.33366/jisip.v4i3.126

Jose, A. W. (2018). STUDI KUALITATIF PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG ISTILAH PELAKOR YANG MEMUAT DISKRIMINASI GENDER [UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR]. http://repository.upnjatim.ac.id/401/1/cover.pdf

Komunikasi UII. (2020). Forum AES: Sejarah dan Catatan Jurnalisme Sensitif Gender. Communication.Uii.Ac.Id. https://communication.uii.ac.id/forum-aes-sejarah-dan-catatan-jurnalisme-sensitif-gender/

Lestari, F. (2015, September). Seks, Gender, dan Konstruksi Sosial. Jurnal Perempuan. https://www.jurnalperempuan.org/wacana-feminis/seks-gender-dan-konstruksi-sosial

McQuail Denis. (2011). Teori Komunikasi Massa. Penerbit Salemba Humanika.

Nugroho, C. (2014). KONSTRUKSI BERITA KONTROVERSI RANCANGAN UNDANG-UNDANG KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA (ANALISIS FRAMING PAN DAN KOSICKI TERHADAP BERITA SURAT KABAR HARIAN KOMPAS DAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI JANUARI 2011 – MARET 2011). Lontar Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(3), 27–43. https://doi.org/https://doi.org/10.30656/lontar.v2i3.339

Nurdin, M. H. (2020). REPRESENTASI IDEOLOGI DALAM TEKS BERITA KRIMINAL TRIBUN TIMUR: ANALISIS WACANA KRITIS. Eprint Univeristas Multimedia Nusantara, 1–20. http://eprints.unm.ac.id/18427/1/ARTIKEL MUH. HARJUM NURDIN.pdf

Nurjannah. (2021). Konstruksi Pemberitaan Kepala Daerah di Kota Makassar Terkait COVID-19. Jurnal Warta ISKI, 4(1), 17–26. https://doi.org/https://doi.org/10.25008/wartaiski.v4i1.100

Nuzuli, A. K. (2021). Pelatihan Media Sensitif Gender bagi Penggiat Media Bersama DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Komunikasi Profesional, 5(3), 294–304. https://doi.org/https://doi.org/10.25139/jkp.v5i3.3815

Prawitasari, Q. (2013). BERITA PERSELINGKUHAN DALAM MEDIA (Analisis Framing Pan dan Kosicki pada Rubrik “Nah Ini Dia” di Surat Kabar Pos Kota periode April 2013) [Telkom Univeristy Bandung]. In Telkom Univeristy Bandung. https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/pustaka/18612/berita-perselingkuhan-dalam-media-analisis-framing-pan-dan-kosicki-pada-rubrik-nah-ini-dia-di-surat-kabar-pos-kota-periode-april-2013-.html

Santi, S. (2007). JURNALISME BERPERSPEKTIF GENDER. Jurnal Komunikologi, 4(2), 99–103. https://komunikologi.esaunggul.ac.id/index.php/KM/article/viewFile/40/40

Suprobo, T. (2016). ANALISIS FRAMING MEDIA ONLINE DALAM PEMBERITAAN PROFIL DAN KEBIJAKAN MENTERI SUSI PUDJIASTUTI (Studi Pada Situs Berita Detik.com, Kompas.com dan Antaranews.com periode Oktober - Desember 2014). Cakrawala, Jurnal Penelitian Sosial, 5(1), 119–138. https://ejournal.uksw.edu/cakrawala/article/view/499

Syas, M. (2001). Studi ideologi media melalui pemberitaan tentang kinerja pemerintah (analisis dinamika framing media massa dalam wacana politik di Indonesia) [Univeristas Indonesia]. http://lib.ui.ac.id/file?file=pdf/abstrak-72001.pdf

Yusuf, I. A. (2004). Peningkatan Kepakaan Gender dalam Jurnalisme. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(3), 351–376. https://jurnal.ugm.ac.id/jsp/article/view/11065/8306




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Finteraksi.v6i2.9365

Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Indexed By:





 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi

The Communication Studies, Faculty of Social and Political Science ( C Building), University of Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan 20238

Contact Person : Akhyar Anshori 0822 7700 0285 (WA),

e-mail : jurnalinteraksi@umsu.ac.id   Web: http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/interaksi

Publisher: Umsu Press http://umsupress.umsu.ac.id



 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi in Collaboration With:

           

 

 

Lisensi Creative Commons
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.