Ilmu Falak dan Perannya dalam Beberapa Cabang Fikih

Arwin Juli Rakhmadi

Abstract


Ilmu Falak sebagai cabang ilmu pengetahuan tua senantiasa dikaji manusia sepanjang zaman. Di zaman silam ilmu ini dikenal dengan banyak penamaan seperti hay'ah, nujum, ahkam an-nujum, tanjim, dan lain-lain. Di era Islam ilmu ini berkembang dengan berbagai elaborasi dan akselerasi ilmiah hingga melahirkan temuan-temuan terkini nan teruji serta berguna dalam menentukan waktu-waktu ibadah. Puncak kecemerlangan Ilmu Falak dalam Islam mulai terjadi pada era Abbasiyyah, tepatnya pemerintahan Ja'far al Mansur. Kala itu, Ilmu Falak berada pada posisi istimewa, Ilmu Falak saat itu tidak hanya dipelajari dan dilihat dalam perspektif keperluan praktis ibadah saja, namun lebih dari itu, ilmu ini lebih dikembangkan sebagai pondasi dasar terhadap perkembangan sains modern seperti observasi benda-benda angkasa, pelayaran, pertanian, kemiliteran, pemetaan, dan lain-lain.

Dalam khazanah fikih Islam, nuansa Ilmu Falak tidak bisa lepas dalam pembahasan waktu-waktu shalat, arah kiblat dan penentuan puasa dan hari raya dengan segala perdebatannya. Penentuan waktu-waktu ibadah dengan bantuan Ilmu Falak di era modern tidak dipungkiri lagi fungsi dan manfaatnya. Banyak persoalan teknis ibadah yang tidak bisa diselesaikan dengan fikih an sich, melainkan dibutuhkan sumbangsih Ilmu Falak. 


Keywords


Falak, fiqih

DOI:

https://doi.org/10.30596/intiqad.v8i2.29


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

 Abdurrahman bin Khaldun, Muqaddimah Ibnu Khaldun, Editor: Hamid Ahmad at Thahir, Dar al Fajr li at turats, cet. I, 1425 H/2004 M

 Abdul Amir al Mukmin, At Turats al Falaky 'Inda al 'Arab wal Muslimin wa Atsaruhu fi 'Ilmi[l] Falak al Hadits, Terbitan Universitas Aleppo-Syria, 1413 H/ 1991 M

 Ahmad Muhammad Syakir, Awa’il syuhur al ‘arabiyah, hal yajuzu syar’an itsbatuha bi al-hisab al-falaki, Maktabah Ibn Taimiyah-Kairo, cet.II, 1407 H

 Abdurrahman al Jaziri, Kitab al Fiqh ‘ala al Madzahib al Arba’ah, j.I, Mu’assasah al-Mukhtar-Kairo, cet. I, 2001 M

 Baha'uddin Abdurrahman al Maqdisi, Al 'Uddah Syarh al 'Umdah fi Fiqh Imami[s] Sunnah Ahmad bin Hanbal, Editor: Ahmad bin Ali, Dar al Hadits-Kairo, 1424 H/2003

 Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid wa Nihayah al Muqtasid, j. I, Editor: Ahmad Abu al Majd, Darul Aqidah-Kairo, cet. I, 1425 H/2004 M

 Ibnu Qudamah, Al Mughny, Editor: Dr.Abdullah Muhsin at Turki & Dr.Abdul Fattah al Halw, j. II, Dar 'Alam al Kutub-Riyadh, cet. V, 1426 H/2005 M

 Muhammad bin Ali as Syaukani, Naylul Awthar, Editor: Dr.Muhammad Muhammad Tamir, j. I, Dar Ibnul Haitsam-Kairo, tt.

 Muhammad Ahmad Sulaiman, Nahwu Shiyaghah Mabady' at Taqwim al Islamy al 'Alamy, Makalah Seminar Internasional Tentang Kalender Islam di Jakarta Indonesia tahun 2007 M

 Muhammad Ahmad Sulaiman, Sibahah Fadha'iyyah fi Afaq 'Ilm[il] Falak, Maktabah al 'Ujairy-Kuwait, 1420 H/1999 M

 Rasyid Ridha, Tafsir al-Manar, Dar al-Fikr-Beirut, j.XI, cet.II, t.t.

 Susiknan Azhari, Awal Waktu Shalat Perspektif Syar'i dan Sains (Artikel dimuat dalam majalah Suara Muhammadiyah, No. 2, Th. Ke-92, 16-31 Januari 2007).

 Sayyid Sabiq, Fiqh as Sunnah, j. I, Dar al Fath-Kairo, cet. II, 1419 H/1999 M

 Susiknan Azhari, Ensiklopedi Hisab Rukyat, Penerbit: Pustaka Pelajar Yogyakarta, 2005

 Syihabuddin al-Qalyubi, Hasyiyatani al Qalyubi wa ‘Umairah, Mathba’ah Karya Insan-Indonesia, j.II, t.t.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Intiqad Jurnal Agama dan Pendidikan Islam is abstracting & indexing in the following databases:

        

Creative Commons License
Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidian Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN 2598-0033 (Online) || ISSN: 1979-9950 (Print)

 

View My Stats