STUDI PARAMETRIK DEFORMASI TORSI LANTAI BANGUNAN ASIMETRIS SEBIDANG DIPENGARUHI OLEH GEMPA PULSE DAN TANPA PULSE

Ade Faisal, Ph.D

Abstract


Salah satu hal yang harus dimengerti dalam perencanaan bangunan tahan gempa adalah konfigurasi bangunan dan pengaruhnya terhadap beban gempa. Walaupun denah bangunan yang reguler dan simetri telah diketahui mempunyai perilaku yang baik akibat beban gempa, tetapi pada kenyataannya masih banyak bangunan yang tidak reguler (irreguler) dan tidak simetri tetap dibangun dengan alasan arsitektural. Bangunan yang irreguler menyebabkan distribusi massa, kekakuan dan kekuatannya asimetris sehingga menimbulkan eksentrisitas terhadap pusat massa. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi terhadap bangunan asimetris yang diberikan beban gempa yang disertai pulse. Tujuan penelitian ini untuk melihat besarnya simpangan dan rotasi lantai yang terjadi pada bangunan yang asimetris terhadap kekakuan. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil adanya perbedaan hasil simpangan yang terjadi akibat gempa disertai pulse dan tanpa pulse. Perbedaannya mencapai 8% hingga 20%. Rotasi yang terjadi pada bagian bangunan yang memiliki inersia yang lebih besar (sisi kaku) lebih kecil dari pada bagian bangunan yang memiliki inersia yang lebih kecil (sisi fleksibel). Adanya perbedaan eksentrisitas kekakuan pada sistem bangunan juga mempengaruhi rotasi lantai inelastis.

Keywords


Eksentrisitas Kekakuan, Gempa Pulse, Rotasi Lantai


Full Text:

PDF

References


Anagnostopoulos, S. A., Alexopoulou, C., dan Stathopoulos, K. G. (2010). An answer to an important controversy and the need for caution when using simple models to predict inelastic earthquake response of buildings with torsion. Earthquake Engineering and Structural Dynamics , 521–540.

Anonim. (2005). International Code Council, Inc. Illinois: Building Officials and Code Administrators International, Inc.

Badan Standarisasi Nasional. (2002). Standar Perencanaan

Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung (SNI-1726-2002). Jakarta: BSN.

Badan Standarisasi Nasional. (2012). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung (SNI 03-1726-2012). Jakarta: BSN.

Badan Standarisasi Nasional. (2002). Tata Cara

Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung (SNI-2847-2002). Jakarta: BSN.

Beyer, K., dan Bommer, J. J. (2007). Selection and Scaling of Real Accelerograms for Bi-Directional Loading: A Review of Current Practice and Code Provisions. Journal of Earthquake Engineering, 11 , 13-45.

Budiono, B., dan Supriatna, L. (2011). Studi Komparasi Desain Bangunan Tahan Gempa: dengan Menggunakan SNI 03-1726-2002 dan RSNI 03-1726-201x. Bandung: Penerbit ITB.

De Stefano, M., dan Pintucchi, B. (2008). A Review Of Research On Seismic Behaviour Of Irregular Building Structures Since 2002. Bull Earthquake Eng 6 , 285-308.

De Stefano, M., Marino, E. M., dan Rossi, P. P. (2006).

Effect of Overstrength on the Seismic Behaviour of Multi-storey. Bull Earthquake Eng 4 , 23–42. Haselton, C. B., Liel, A. B., Lange, S. T., dan Deierlein, G. G. (2008). Beam-Column Element Model Calibrated for Predicting Flexural Response Leading to Global Collapse of RC Frame Buildings. Berkeley: Pacific Earthquake Engineering Research Center.

Imran, I., dan Hendrik, F. (2010). Perencanaan Struktur

Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa. Bandung: Penerbit ITB.

Kalkan, E., dan Kunnath, K. (2006). Effects of Fling Step and Forward Directivity on Seismic Response of Buildings. Earthquake Spectra, Volume 22, No. 2 , 367–390.

Katsanos, E. I., Sextos, A. G., dan Manolis, G. D. (2010). Selection of earthquake ground motion records: A state-of-the-art review. Soil Dynamics and Earthquake Engineering 30 , 157–169.

Marusic, D., dan Fajfar, P. (2005). On the Inelastic Seismic Response of Asymmetric Buildings Under Bi-axial Excitation. Earthquake Engineering and Structural Dynamic , 943–963.

Pawirodikromo, W. (2012). Seismologi Teknik dan

Rekayasa Kegempaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Roy, R., dan Chakroborty, S. (2013). Seismic Demand of

Plan-asymmetric Structures: A Revisit. Earthquake Engineering & Engineering Vibration 12 , 99-117. Sommer, A., dan Bachmann, H. (2005). Seismic Behavior of Asymmetric RC Wall Buildings: Principles and New Deformation-based design method. Earthquake Engineering and Structural Dynamics , 101–124.

Stathopoulos, K. G., dan Anagnostopoulos, S. A. (2005). Inelastic Torsion Of Multistorey Buildings Under Earthquake Excitations. Earthquake Engineering and Structural Dynamics , 1449–1465.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.