MELEJITKAN DAYA LITERASI MELALUI PEMBELAJARAN PANTUN

Deliati S.Ag. S. Pd. M.Ag

Abstract


Perlu disadari bahwa kadar kecendikiaan dapat diukur dari tingkat literasi seseorang, yang daya lejitnya dimulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Meningkatkan mutu pendidikan tidak merupakan tugas bersama dan harus didukung oleh media, serta metode, salah satunya dengan melejitkan daya literasi melalui pembelajaran pantun. Hal ini juga disesuaikan dengan dicanangkannya pendidikan untuk masa depan yang berkelanjutan (education for sustainable development). Tujuannya adalah “to empower people with the perspectives, knowledge, and skills for helping them live in peaceful sustainable societies”. Bahwasannya ini menginspirasi untuk mengintegrasikan materi pembelajaran dalam kurikulum dengan kehidupan sehari-hari dalam bentuk pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sustainable way of life. Ditambah dewasa ini berkembang tuntutan untuk perubahan kurikulum pendidikan yang mengedepankan perlunya membangun karakter bangsa. Hal ini didasarkan pada fakta dan persepsi masyarakat tentang menurunnya kualitas sikap dan moral anak-anak atau generasi muda. Oleh karena itu, upaya dengan melejitkan daya literasi berharap memberikan pembelajaran yang bermuatan karakter kepada peserta didik dalam pembelajaran maupun di lingkungan luar sekolah. Salah satunya melalui pembelajaran pantun. Tujuan penulisan ini untuk mengedepankan dengan melejitkan daya literasi melalui analisis tinjauan pustaka  mengenai peran pembelajaran pantun bagi karakter peserta didik.


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.