2017

KESIAPAN UMKM KABUPATEN DELI SERDANG DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

Salah satu pilar utama MEA adalah aliran bebas barang, yaitu pada 2015 perdagangan barang di kawasan Asean dilakukan secara bebas tanpa mengalami hambatan, baik tarif maupun nontarif. MEA menerapkan skema Common Effective Preferential Tariff (CEPT) yang sebelumnya sudah diterapkan saat Asean Free Trade Area (AFTA), yaitu penurunan tarif dilakukan secara bertahap untuk jenis barang tertentu yang dilakukan dalam rentang waktu yang telah disepakati bersama. Penelitian ini akan dilakukan di Kabupaten Deli Serdang dengan alasan bahwa Kabupaten Deli Serdang merupakan wilayah di Sumatera Utara yang memiliki daerah yang luas, selain itu terdapat permasalahan yang sering menghambat pengembangan UMKM di Kabupaten Deli Serdang adalah lemahnya faktor institusional dan individual, yang mencakup: kemampuan menemukan peluang usaha, budaya kewirausahaan, kepemimpinan kewirausahaan, ketersediaan pasar, tingkat pendidikan, ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi, dan kemampuan berinovasi. 

Table of Contents

Articles

KESIAPAN UMKM KABUPATEN DELI SERDANG DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) PDF
Julita Julita, S.E., M.Si