Efektivitas Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Persyarikatan Muhammadiyah Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang
Abstract
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat lokal masih menghadapi permasalahan kompleks, antara lain cakupan layanan yang baru mencapai 17% dari target, kasus keracunan massal (164 siswa pada September 2025), temuan makanan berbau busuk dan berulat, ketimpangan akses antar sekolah, rendahnya kompetensi tenaga pelaksana di bidang gizi dan sanitasi pangan, serta dominasi rutinitas administratif yang mengurangi fokus petugas lapangan terhadap kebutuhan nyata anak sebagai penerima manfaat. Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Persyarikatan Muhammadiyah Pamulihan, Kabupaten Sumedang, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teori Street-Level Bureaucrats (SLB) Michael Lipsky (2010). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo12. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas yang bervariasi pada empat dimensi SLB: Rationing Service: Limitation of Access and Demand bersifat moderately positif berkat kriteria dan distribusi yang tertib, sedangkan Inequality in Administration, Controlling Clients and the Work Situation, serta Client Processing Mentality bersifat moderately negative akibat ketimpangan kapasitas, beban administratif berlebih, dan perlakuan siswa sebagai objek administratif semata. Secara keseluruhan, implementasi MBG cukup efektif namun masih rapuh. Penelitian merekomendasikan penguatan kompetensi petugas lapangan, penerapan pendekatan pelayanan yang lebih humanis, serta pengembangan sistem monitoring terintegrasi berbasis teknologi untuk mengoptimalkan keberlanjutan program.
Kata Kunci: Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Implementasi Kebijakan, Efektifitas Implementasi
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Agustini, U. (2025). Efektivitas dan Tantangan Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Intervensi Pendidikan di Indonesia. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 362–368. https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p362-368
Amril, A., & Sazali, H. (2025). Formulasi Regulasi dan Kebijakan Komunikasi dalam Pelaksanaan Program Pembangunan: Studi pada Program Makan Bergizi Gratis. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 6(3), 1670–1679. https://doi.org/10.63447/jimik.v6i3.1566
Basit, M., & Ramadani, H. (2025). Analisis Implementasi Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Perkembangan Ekonomi. Journal of Economics Development Research, 1(2), 49–54. https://doi.org/10.71094/joeder.v1i2.105
Cresswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denzin, N. K. (2017). The Research Act: A Theoritical Introduction to Sociological Methods. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315134543
Febryanti, I., Indiati, I., Pane, M. A., & Astuti, P. (2025). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)(STUDI KASUS PADA SDN 3 KEPANJEN KABUPATEN MALANG. Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(1), 067–079. https://doi.org/10.14710/dialogue.v7i1.26628
Lipsky, M. (2010). Street-Level Bureaucracy: Dilemmas of the Individual in Public Services. Sage Journal, 1, 145–146. https://doi.org/10.2307/1960475
Nugroho, A. P. (2020). Potensi Diskresi Street Level Bureaucrat di Puskesmas dalam Implementasi Universal ealth Coverage: Studi Kasus Puskesmas Krembangan Selatan, Surabaya. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 03(03), 138–145. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jkki.36377
Rachmawati. (2025). Heboh Makanan Bergizi Gratis Berbau dan Basi di SMAN Jatinangor, Apa yang Terjadi? Kompas.Com. https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2025/03/02/083800988/hebohmakanan-bergizi-gratis-berbau-dan-basi-di-sman-jatinangor-apa
Rahmah, H. A., Anggraini, A., Nilasari, Y. P., & Salsabilla, E. P. (2025). Analisis Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis Di Sekolah Dasar Indonesia Tahun 2025. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2), 2855–2866. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/380
Setpres, B. (2025). Presiden Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi untuk Masa Depan Bangsa. https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-program-makan-bergizi-gratisadalah-investasi-untuk-masa-depan-bangsa/
Tummers, L., & Bekkers, V. (2014). Policy Implementation, Street-level Bureaucracy, and the Importance of Discretion. Public Management Review, 16(4), 527–547. https://doi.org/10.1080/14719037.2013.841978
Wijaya, P. S. (2025). SPPG Menjadi Dapur Harapan untuk Masa Depan Anak Bangsa. Sumedangkab.Go.Id. https://sumedangkab.go.id/berita/detail/sppg-menjadi-dapur-harapan-untuk-masa-depan-anakbangsa?utm_
Yelvianti, T. (2025). Efektivitas Program Makan Gizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo terhadap Kualitas Gizi dan Pendidikan para Siswa di Indonesia. Jurnal Sehat Mandiri, 20. https://doi.org/https://doi.org/10.33761/jsm.v20i2.2030
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2017). The SAGE Handbook of Qualitative Research (5th ed.). SAGE Publications.
Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches W. Lawrence Neuman Seventh Edition (7th ed.).
Schwandt, T. A. (1994). Constructivist, interpretivist approaches to human inquiry. Handbook of Qualitative Research, January 1994, 118–137.
DOI: https://doi.org/10.30596/japk.v5i2.27547
Jurnal Ilmu Adminstrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Editor's Address:
C BuildingDepartement of Public Administration Science
Faculty of Social Science and Political Science
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan 20238
email : japk@umsu.ac.id




