Efektivitas Strategi Adaptasi Terhadap Tingkat Risiko Perubahan Iklim Pada Petani Padi Di Kabupaten Aceh Utara

Irham Maulana, Utari Azrani, Tsamarah Nur Rahmah, Faisal Basyir

Abstract


Perubahan iklim menjadi ancaman nyata bagi sektor agribisnis, terutama pada usahatani padi sawah tadah hujan yang rentan terhadap variabilitas cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko perubahan iklim serta mengkaji efektivitas strategi adaptasi petani padi dalam menekan tingkat risiko tersebut di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Baktiya dan Lhoksukon dengan melibatkan 100 responden yang ditentukan melalui metode purposive sampling dan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis pemodelan risiko yang mengintegrasikan komponen bahaya dan kerentanan, serta didukung oleh analisis deskriptif untuk mengevaluasi strategi adaptasi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani (98%) berada pada kategori risiko rendah dengan rerata indeks risiko sebesar 0,32. Rendahnya tingkat risiko tersebut tidak mencerminkan rendahnya bahaya iklim, melainkan dipengaruhi oleh tingginya kapasitas adaptasi petani dalam menekan tingkat kerentanan. Strategi adaptasi yang terbukti efektif meliputi penyesuaian kalender tanam, penggunaan varietas benih adaptif, optimalisasi sistem irigasi, serta diversifikasi sumber nafkah. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan strategi adaptasi berbasis lokal dalam meningkatkan resiliensi usahatani padi terhadap dampak perubahan iklim.


Keywords


Aceh Utara, Perubahan Iklim, Strategi Adaptasi, Tingkat Risiko.

Full Text:

PDF

References


Asfaw, S., Pallante, G., & Palma, A. (2019). Distributional impacts of climate-smart agriculture on smallholder farmers. World Development, 118, 43–60. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2019.02.013

Atlin, G. N., Cairns, J. E., & Das, B. (2017). Rapid breeding and varietal replacement are critical to adaptation of cropping systems in the developing world to climate change. Global Food Security, 12, 31–37. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2017.01.008

Badan Pusat Statistik. (2021). Kecamatan Lhoksukon dan Baktiya dalam angka 2021. BPS Kabupaten Aceh Utara.

Bappenas. (2021). Buku 1: Daftar lokasi dan aksi ketahanan iklim. Kementerian PPN/Bappenas RI.

Fahad, S., Bajwa, A. A., Nazir, U., Anjum, S. A., Farooq, A., Zohaib, A., Sadia, S., Nasim, W., Adkins, S., Saud, S., Ihsan, M. Z., Alharby, H., Wu, C., Wang, D., & Huang, J. (2017). Crop production under drought and heat stress: Plant responses and management options. Frontiers in Plant Science, 8, Article 1147. https://doi.org/10.3389/fpls.2017.01147

IPCC. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation and vulnerability: Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009325844

Malau, L. R. E., Rambe, K. R., Ulya, N. A., & Purba, A. G. (2023). Dampak perubahan iklim terhadap produksi tanaman pangan di Indonesia. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 34–46.

Murniati, K., & Mutolib, A. (2020). The impact of climate change on the household food security of upland rice farmers in Sidomulyo, Lampung Province, Indonesia. Biodiversitas, 21(8), 3487–3493. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210818

Nuraisah, G., & Kusumo, R. A. B. (2019). Dampak perubahan iklim terhadap usahatani padi. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 5(1), 60–71.

Priyanto, M. W., Toiba, H., & Hartono, R. (2021). Strategi adaptasi perubahan iklim pada sektor pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(4), 1169–1178.

Rasmikayati, E., Saefudin, B. R., Rochdiani, D., & Natawidjaja, R. S. (2020). Dinamika respon mitigasi petani padi di Jawa Barat dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta kaitannya dengan pendapatan usaha tani. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 8(3), 247–260. https://doi.org/10.14710/jwl.8.3.247-260

Ruminta. (2011). Kajian kerentanan dan risiko perubahan iklim pada sektor pertanian. Universitas Padjadjaran.

Ruminta, R., Handoko, H., & Nurmala, T. (2018). Indikasi perubahan iklim dan dampaknya terhadap produksi padi di Indonesia. Jurnal Agro, 5(1).

Saefudin, B. R., Sendjaja, T. P., Rochdiani, D., Natawidjaja, R. S., & Rasmikayati, E. (2021). Analisis tingkat bahaya, kerentanan dan risiko perubahan iklim. Mimbar Agribisnis, 7(1), 660–675.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNDRR. (2022). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022: Our world at risk: Transforming governance for a resilient future. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.

Waldman, K. B., Blekking, J. P., Attari, S. Z., & Elliott, S. R. (2017). Maize seed choice and perceptions of climate variability among smallholder farmers. Global Environmental Change, 47, 51–63. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2017.09.007

Wossen, T., Berger, T., Haile, M. G., & Troost, C. (2017). Impacts of climate variability and food price volatility on household welfare. Food Policy, 71, 21–32. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2017.06.007

Zhang, X., Liu, X., Zhang, M., Dahlgren, R. A., & Eitzel, M. (2017). Agricultural water use and irrigation efficiency. Agricultural Water Management, 178, 319–330. https://doi.org/10.1016/j.agwat.2016.10.012




DOI: https://doi.org/10.30596/jasc.v10i1.29845

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kampus Utama
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jasc@umsu.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats