Analisis Hubungan Volume Prostat Dan Umur Terhadap Kejadian Batu Buli Pada Pasien BPH
Abstract
Abstrak: Benign Prostate Hyperplasia (BPH) didefinisikan sebagai proliferasi pada jaringan ikat, otot polos dan epitel kelenjar pada zona transisi prostat yang tidak terkendali dengan angka terjadinya meningkat seiring pertambahan usia. Peningkatan volume prostat menyebabkan penyempitan lumen uretra prostatika dan menghambat aliran, keadaan ini menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intravesikal. Pasien yang memiliki rentang usia lebih tua mempunyai peluang lebih besar terkena BPH akibat menurunkannya kemampuan buli-buli dalam mempertahankan aliran urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur dan volume prostat terhadap kejadian batu buli pada pasien BPH. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik retrospektif dengan pendekatan cross-sectional yang diambil dari rekam medis pasien. Didapatkan dari sampel penelitian pada umur 61-70 tahun memiliki jumlah terbanyak yaitu dengan jumlah 68 pasien (54,8 %). Didapatkan volume terbanyak pada 20-39 cc dengan jumlah 59 (47,6%) sampel. Didapatkan kejadian batu buli pada pasien BPH dengan jumlah 53 pasien (42,7%). Hasil penelitian ini didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara volume prostat terhadap kejadian batu buli pada pasien BPH dengan nilai signifikan yaitu 0,034. Sedangkan umur terhadap kejadian batu buli pada pasien BPH tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai signifikan yaitu 0,753.
Kata Kunci: Pengaruh umur, volume prostat, kejadian batu buli pada pasien BPH.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Halimi R, Pratama ARH. Outcome comparison of transurethral resection of the prostate in benign prostatic hyperplasia patients in Karawang General Referral Hospital. Indones J Cancer. 2019;13(3):69.
Riselena AA, Langitan A, Wahyuni RD. Benign prostatic hyperplasia (BPH). 2019;1.
Filzha A, Monoarfa A, et al. Gambaran benigna prostat hyperplasia di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado periode Januari 2014–2017. e-CliniC. 2017.
Umam IAC, Irawiraman, et al. Hubungan usia dengan kadar prostate specific antigen pada penderita benign prostatic hyperplasia di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. J Sains Kesehat. 2020;2(4):467–471.
Gustikasari A, Arafah EH. Pengaruh faktor usia terhadap terjadinya penyakit benign prostat hyperplasia di ruang rawat inap RSUD Lamaddukkeleng Sengkang. J Ilm Mappadising. 2020;2.
Maghfira J. Hubungan volume prostat dengan skor IPSS pada penderita benign prostatic hyperplasia (BPH) di RSU Haji Medan [skripsi]. Medan: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara; 2023.
Ng B, Dasan T, Patil S. Correlation of sonographic prostate volume with international prostate symptom score in South Indian men. Int J Res Med Sci. 2015;3(11):3126–3130. doi:10.18203/2320-6012.ijrms20151149.
Monoarfa A, Aschorijanto A, et al. Hubungan intravesical prostatic protrusion, international prostatic symptom score, dan uroflowmetry pada kasus benign prostatic hyperplasia. e-CliniC. 2017.
Amelia K, Idris N, Latief N, Zainuddin AA, Syahrir S, Muis M. Korelasi nilai intravesical prostatic protrusion dan post void residual urine menggunakan pemeriksaan ultrasonografi transabdominal dengan skor international prostate symptom pada pasien pembesaran prostat jinak. J Med Udayana. 2023;12(6).
Skolarikos A, Neisius A, Gambaro G. Urolithiasis. In: EAU Guidelines. 2023
Lim KB. Epidemiology of clinical benign prostatic hyperplasia. Asian J Urol. 2017;4(3):148–151. doi:10.1016/j.ajur.2017.06.004.
Zhang AY, Xu X. Prevalence, burden, and treatment of lower urinary tract symptoms in men aged 50 and older: a systematic review of the literature. SAGE Open Nurs. 2018;4:1–8.
Kim SB, Cho IC, Min SK. Prostate volume measurement by transrectal ultrasonography: comparison of height obtained by use of transaxial and midsagittal scanning. Korean J Urol. 2014;55:470–474.
Loeb S, Kettermann A, Carter HB, Ferrucci L, Metter EJ, Walsh PC. Prostate volume changes over time: results from the Baltimore Longitudinal Study of Aging. J Urol. 2009;182(4 Suppl):1458–1462.
Alfiansyah D, Permatasari AE, Jumaiyah W, et al. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hiperplasia prostat jinak di unit rawat jalan. J Keperawatan. 2022;14(S4).
Purnomo B. Dasar-dasar urologi. Edisi ke-2. 2003.
Purnomo B. Dasar-dasar urologi. Edisi ke-3. Jakarta.
Bulan EI, Hendra D, Biomed M. Tinjauan klinik anatomi pada pembesaran kelenjar prostat. 2016.
Hesty W, Rinata E. Buku ajar anatomi. Cetakan pertama. 2020.
Harjadi W. Anatomi pelvis. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; 2011.
Snell RS. Buku anatomi klinik untuk mahasiswa kedokteran. Edisi ke-6.
Dahril, Ismy J, Hasibuan I, Andreas. Bladder stone in children: literature review. Bali Med J. 2021.
Oka Wiryanatha AG, Rastu G, Mahartha A. Batu buli-buli pada anak. CDK. 2019.
Nurfitriani N, Oka AAG. Usia dan obesitas berhubungan dengan penyakit batu saluran kemih di RSUP Sanglah Denpasar periode Januari–Desember 2014. Intisari Sains Medis.
Kereh ESD, Monoarfa A, Wagiu A. Profile of kidney stone patients in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Central General Hospital period of January 2017–July 2018. J Med Rehabil. 2018.
Fauzi A, Manza M, Putra A. Nefrolitiasis. Majority. 2016;5(2):69.
Silalahi MK. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit batu saluran kemih pada poli urologi RSAU dr. Esnawan Antariksa. J Ilm Kesehat. 2020;12(2).
Farizal J, Kesehatan P, Bengkulu K. Hubungan kebiasaan lama duduk terhadap proses terbentuknya kristal urin pada penjahit di wilayah Kota Bengkulu. 2018;6.
Aydogdu O. Urinary stone disease and obesity: different pathologies sharing common biochemical mechanisms. World J Nephrol. 2012.
Sherwood L. Fisiologi manusia: dari sel ke sistem. Jakarta: EGC; 2013.
Zamzami Z. Penatalaksanaan terkini batu saluran kencing di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Indonesia. J Kesehat Melayu. 2018;1.
Rasyid N, Wirya G, Duarsa K, et al. Panduan penatalaksanaan klinis batu saluran kemih. 2018.
Setiati S. Ilmu penyakit dalam. Edisi VI. Jilid II. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam; 2015.
Amalia R. Faktor-faktor risiko terjadinya pembesaran prostat jinak (studi kasus di RS Dr. Kariadi, RSI Sultan Agung, RS Roemani Semarang). J Unimus. 2010.
Lim KB. Epidemiology of clinical benign prostatic hyperplasia. Asian J Urol. 2017;4(3):148–151. doi:10.1016/j.ajur.2017.06.004.
Agung D, Dewi Y, Saputra K, et al. Hubungan obesitas, merokok, dan konsumsi alkohol dengan kejadian benign prostatic hyperplasia (BPH) di poliklinik Rumah Sakit Ibnu Sina Bukittinggi. 2018.
Wang YB, Yang L, et al. Causal relationship between obesity, lifestyle factors and risk of benign prostatic hyperplasia: a univariable and multivariable Mendelian randomization study. 2022.
Alfiansyah D, Permatasari AE, Jumaiyah W, et al. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya benign prostatic hyperplasia di unit rawat jalan. J Keperawatan.
Sussman D, SK. Diagnosing and treating BPH-LUTS. AOA Health Watch. 2015.
Skinder DZ, ISJCJ. Benign prostatic hyperplasia: a clinical review. 2016.
Parnham A, Haq A. Benign prostatic hyperplasia. J Clin Urol. 2013;6(1):24–31. doi:10.1177/2051415812473243.
Gormley GJ, Stoner E, Bruskewitz CR. The effect of finasteride in men with benign prostatic hyperplasia. J Med.
Prasetyo ZA, Budaya TN, Daryanto B. Characteristics of benign prostatic hyperplasia (BPH) patients undergoing transurethral resection of the prostate (TURP). J Kedokt Brawijaya. 2021;31(4):220–223.
Doddy T, Soebadi M, et al. Pocketbook panduan penatalaksanaan klinis. 2021.
Huang W, Cao JJ, Cao M, et al. Risk factors for bladder calculi in patients with benign prostatic hyperplasia. Medicine (Baltimore). 2017;96(32).
Seo YM, Kim HJ. Impact of intravesical prostatic protrusion in the treatment of lower urinary tract symptoms/benign prostatic hyperplasia of moderate size by alpha receptor antagonist. Int Neurourol J. 2012;16(4):187–190.
Januari MZ. Hubungan usia lanjut dengan volume prostat penderita benign prostatic hyperplasia pada ultrasonografi di RS Pelamonia. 2018.
Fauzan RAZS. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian batu buli pada benign prostatic hyperplasia (BPH). 2017.
Loviani E. Hubungan antara benign prostatic hyperplasia (BPH) dengan kejadian batu kandung kemih di RSUD Ajibarang. 2019.
Diana V, Prasetyo H, et al. Analisis kualitatif pengetahuan dan faktor yang mempengaruhi terjadinya benign prostatic hyperplasia (BPH) di Ruang Alamanda 1 RSUD Sleman. 2020;12.
Jung JH, Park J, Kim WT, et al. The association of benign prostatic hyperplasia with lower urinary tract stones in adult men: a retrospective multicenter study. Asian J Urol. 2018;5(2):118–121.
Winda W, Eka YR, Lena R, Hendra S, Roselina P. Hubungan usia, keparahan benign prostatic hyperplasia (BPH) dan kejadian disfungsi ereksi.
Faza G, Sony S. Gambaran histopatologi hasil transurethral resection of prostate (TURP) pada pasien pembesaran prostat di RS Sumber Waras periode tahun 2014–2016. 2019.
Pramarta TK, Sumadewi KT, Bagus I, et al. Hubungan antara volume prostat dengan derajat international prostate symptom score (IPSS) pada pasien benign prostatic hyperplasia (BPH) dengan gejala saluran kemih bagian bawah di Poli Urologi RSUD Tabanan. Aesculapius Med J.
Nurfitriani, Agung AA. Usia dan obesitas berhubungan dengan penyakit batu saluran kemih di RSUP Sanglah Denpasar periode Januari–Desember 2014.
Yuliana. Handout male genitalia. Denpasar: Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana; 2016.
DOI: https://doi.org/10.30596/jph.v8i2.30226
DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/jph.v8i2.30226.g15631
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Pengelola: Gedung Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Lantai II, Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran UMSU Jalan Gedung Arca No. 53 Medan Sumatera Utara Indonesia, Kode Pos 20217.
Kontak (WA): 0812-6208-2844
E-mail: jurnalpanduhusada@umsu.ac.id


