Analisa dan Pemetaan Nilai C-Organik, Bahan Organik, dan Tekstur Tanah di Lahan Tumbuh Talas Beneng (Xanthosoma undipes) Berdasarkan Ketinggian

Hanif Maulana, Nuniek Hermita, Andi Apriany Fatmawaty, Dewi Firnia

Abstract


Talas Beneng memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan nilai ekonomi, khususnya di wilayah Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah yang mendukung optimalisasi produksi Talas Beneng di tiga desa: Desa Talaga Warna, Desa Juhut, dan Desa Kaduengang, sehingga dapat memberikan panduan berbasis ilmiah bagi petani dalam meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dimana sampel tanah dianalisis di laboratorium untuk mengetahui parameter tekstur, kadar C-organik, dan bahan organik tanah. Tekstur tanah dianalisis menggunakan metode pipet, kadar C-organik menggunakan metode Walkley and Black, dan bahan organik dihitung dengan mengalikan hasil C-organik dengan faktor konversi 1,724. Data hasil analisis kemudian dipetakan menggunakan software ArcGIS untuk menggambarkan distribusi karakteristik tanah di masing-masing desa. Perbedaan ketinggian di masing-masing wilayah mempunyai pengaruh dari nilai analisis yang didapat. Desa Talaga Warna yang memiliki ketinggian rendah mempunyai nilai C-organik paling rendah yakni 0,69% juga nilai bahan organik paling rendah yakni 1,19%, kemudian hasil analisis meningkat seiring dengan bertambahnya ketinggian tempat. Desa Talaga Warna dan Desa Juhut memiliki tekstur tanah lempung berpasir, sementara Desa Kaduengang memiliki tekstur tanah pasir berlempung. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis tanah disertai pemetaan di setiap wilayah untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan dan produksi talas beneng, serta memberikan panduan bagi petani dalam upaya meningkatkan produktivitas berdasarkan kondisi tanah setempat.


Keywords


ArcGis, kesuburan tanah, ketinggian tempat, talas beneng

Full Text:

PDF

References


Akhbar, M. S., & Arianingsih, I. (2016). Cadangan Karbon Tanah pada Berbagai Tingkat Kerapatan Tajuk Hutan Lindung Kebun Kopi Desa Nupabomba Kecamatan Tantovea Kabupaten Donggala. Warta Rimba, 4(1), 125–131.

Baihaqi, M. F., Rayes, M. L., & Agustina, C. (2022). Study of Soil Characteristics on Dryland Productivity of the Supiturung Micro Watershed, Kediri Regency. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 9(1), 69–81. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.1.8

Delsiyanti, Widjajanto, D., & Rajamuddin, U. (2016). Sifat Fisik Tanah pada Beberapa Penggunaan Lahan di Desa Olobojo Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis, 4(3), 227–234.

Fiantis, D. (2018). Morfologi dan Klasifikasi Tanah. Sumatera Barat, Indonesia: Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484.

Hermita, N., Ningsih, E. P., & Fatmawaty, A. A. (2017). Analisis Proksimat dan Asam Oksalat pada Pelepah Daun Talas Beneng Liar di Kawasan Gunung Karang, Banten. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 2(2), 95–104.

Isra, N., Lias, S. A., & Ahmad, A. (2019). Karakteristik Ukuran Butir dan Mineral Liat Tanah Pada Kejadian Longsor (Studi Kasus: SUB DAS Jeneberang). Jurnal Ecosolum, 8(2), 62–73.

Istiawan, N. D., & Kastono, D. (2019). Pengaruh Ketinggian Tempat Tumbuh terhadap Hasil dan Kualitas Minyak Cengkih (Syzygium aromaticum ( L .) Merr . & Perry .) di Kecamatan Samigaluh , Kulon Progo. Vegetalika, 8(1), 27–41.

Jambak, M., Baskoro, D. P. T., & Wahjunie, E. D. (2017). Karakteristik Sifat Fisik Tanah Pada Sistem Pengolahan Tanah Konservasi (Studi Kasus: Kebun Percobaan Cikabayan). Buletin Tanah dan Lahan, 1(1), 44–50.

Kamisah, K., & Kartika, T. (2024). Analisis Penentuan C-Organik pada Sampel Tanah Secara Spektrofotometer UV-Vis. Indobiosains, 6(2), 74–80. https://doi.org/10.31851/indobiosains.v6i2.16308

Kamsurya, Y. M., & Botanril, S. (2022). Peran Bahan Organik dalam Mempertahankan dan Perbaikan Kesuburan Tanah Perantanian; Review. Jurnal Agrohut, 13(1), 25–34.

Kartina, A., Nuniek, H., & Fatmawaty, A. A. (2016). Perbandingan Sifat Kimia dan Kesuburan Fisik Tanah pada Kondisi Tempat Tumbuh Alami dan Budidaya Talas Beneng (Xanthosoma undipes K.Koch) di Kawasan Gunung Karang Kampung Juhut Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Jurnal Agroekotek, 8(1), 64–69.

Marko, D., Ginting, J., & Ginting, J. (2015). Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Terhadap Pemberian Abu Vulkanik Sinabung Dan Pupuk Kandang Ayam. Jurnal Agroekoteknologi, 4(1), 1937–1944.

Massaccesi, L., Feudis, M. De, Leccese, A., & Agnelli, A. (2020). Altitude and Vegetation A ff ect Soil Organic Carbon , Basal Respiration and Microbial Biomass in Apennine Forest Soils. Forest, 11(710), 1–20.

Muliatiningsih, M., Romansyah, E., & Wiryono, B. (2019). Potensi Penggunaan Biomassa Tumbuhan Liar di Lahan Kering Sebagai Sumber Bahan Organik untuk Meningkatkan Produktivitas Tanah. Agribisnis Perikanan, 12(1), 105–111. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.

Murni, S. D., Agustian, A., & Harianti, M. (2023). Dinamika Karbon dan Aktivitas Β-Glukosidase di Topsoil dan Subsoil Lahan Pertanian Monokultur Nagari Alahan Panjang Sumatera Barat. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 10(2), 393–400. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2023.010.2.22

Naufal, R., Sholikah, D. H., Sigit Wicaksono, K., & Soemarno, S. (2024). Analisis Erodibilitas Tanah dan Hubungannya dengan Produktivitas Tanaman Kopi di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1),125–134. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.14

Nopsagiarti, T., Okalia, D., & Marlina, G. (2020). Analisis C-Organik , Nitrogen dan C/N Tanah pada Lahan Agrowisata Beken Jaya. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 5(1), 11–18.

Pujawan, M., Afandi, A., Novpriansyah, H., & Manik, K. E. S. (2016). Kemantapan Agregat Tanah pada Lahan Produksi Rendah dan Tinggi di PT Great Giant Pineapple. Jurnal Agrotek Tropika, 4(1), 111–115. https://doi.org/10.23960/jat.v4i1.1915

Purnamasari, I., Sanjaya, R. I., Rachman, F., Priyono, B. S. E., & Wijayanto, Y. (2024). Kajian Distribusi C Organik dan Kadar Air Tahan di Ketinggian Berbeda pada Akhir Musim Penghujan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 135–142. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.15

Putra, R. Y. A., Sarno, S., Wiharso, D., & Niswati, A. (2017). Pengaruh Pengolahan Tanah dan Aplikasi Herbisida Terhadap Kandungan Asam Humat pada Tanah Ultisol Gedung Meneng Bandar Lampung. Jurnal Agrotek Tropika, 5(1), 51–56. https://doi.org/10.23960/jat.v5i1.1847

Sahara, N., Wardah, & Rahmawati. (2019). Populasi Fungi dan Bakteri Tanah di Hutan Pegunungan dan Dataran Rendah di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Jurnal ForestSains, 16(2), 85–93.

Santari, P. T., Amin, M., & Mulyawan, R. (2021). Perbaikan Sifat Tanah pada Lahan Berpasir dengan Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk Hayati. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-9 Tahun 2021, 854–862.

Sari, R., Maryam, & Yusmah, R. A. (2023). Penentuan C-Organik pada Tanah untuk Meningkatan Produktivitas Tanaman dan Keberlanjutan Umur Tanaman dengan Metoda Spektrofotometri UV VIS. Jurnal Teknologi Pertanian, 12(1), 11–19.

Sipahutar, A. H., Marbun, P., & Fauzi. (2014). Kajian C-Organik , N dan P Humitropepts pada Ketinggian Tempat yang Berbeda di Kecamatan Lintong Nihuta. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(4), 1332–1338.

Siregar, B. (2017). Analisa Kadar C-Organik Dan Perbandingan C/N Tanah di Lahan Tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Jurnal Warta Edisi, 53(1), 1–14.

Tarigan, E. S. B., Guchi, H., & Marbun, P. (2015). Evaluasi Status Bahan Organik dan Sifat Fisik Tanah (Bulk Density, Tekstur, Suhu Tanah) pada Lahan Tanaman Kopi (Coffea Sp.) di Beberapa Kecamatan Kabupaten Dairi. Jurnal Online Agroekoteknologi, 3(1), 246–255.

Tewonto, R. A. M., Naharuddin, Sudhartono, & Rosyid, A. (2020). Potensi Tegakan Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild.) dalam Mengendalikan Limpasan Permukaan dan Erosi. Jurnal Warta Rimba, 8(3), 240–245.

Yursak, Z., Hidayah, I., Saryoko, A., Kurniawati, S., Ripasonah, O., & Susilawati, P. N. (2021). Morphological characterization and development potential of beneng variety (Xanthosoma undipes K . Koch ) Pandeglang -. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/715/1/012022




DOI: https://doi.org/10.30596/agrium.v27i2.21261

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian indexing: 

 

 

Flag Counter

 

Office:
Gedung Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
(Kampus Utama UMSU)
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,
Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara - 20238


Email:
agrium@umsu.ac.id