Pematahan Dormansi dan Periode Simpan Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens) Genotipe C307 dan C145x174
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Emilda, E., Mursid, S. N., & Sitanggang, N. D. H. (2023). Respon Perkecambahan Tanaman Cabai Rawit (Capsium frutescens L.) dengan Pemberian Berbagai Zat Pengatur Tumbuh Alami. Jurnal Ilmiah Agrineca, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.36728/afp.v23i1.2306.
Hadi, R. A. (2019). Pengaruh Konsentrasi Giberelin (GA3) terhadap Perkecambahan Beberapa Varietas Padi Sawah pada Cekaman Salinitas Tinggi. Agroscript, 1(2), 89–100.
Hasimi, M. H., Agustina, E., Miskiah, N. Y., Fadhiel, M. I., Nadia, N., & Jawak, G. (2024). Pematahan Dormansi Benih Cabai Lokal Tiung Tanjung Asal Tabalong Kalimantan Selatan. Jurnal AGRO, 11(1), 133–146. https://doi.org/10.15575/35866.
Nahak, L. (2021). Pematahan Dormansi Benih Cabai Rawit Lokal (Capsicum frutescens L.) Asal Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Aplikasi Plant Growt Promoting Rhizobacteria. Savana Cendana, 6(04), 57–60. https://doi.org/10.32938/sc.v6i04.1239.
Rahmatika, W., & Sari, A. E. (2020). Efektivitas Lama Perendaman Larutan KNO3 terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Awal Bibit Tiga Varietas Padi (Oryza sativa L.). Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 13(2), 89–93. https://doi.org/10.21107/agrovigor.v13i2.6706.
Rosalina, D. (2003). Pengaruh Periode Afterripening dan Perlakuan Benih terhadap Dormansi Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Varietas Taruna. Skripsi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Saputra, J., Amir, R. A., Mumin, N. & Sutariati, G. A. K. (2020). Persistensi dan Pematahan Dormansi Benih Cabai Rawit Lokal Menggunakan Teknik Bio-invigorasi Benih. Jurnal Agrotek Tropika, 8(2), 391–400.
Sari, P. S., & Purnamaningsih, S. L. (2020). Pematahan Dormansi Benih Menggunakan KNO3 dan H2O pada Beberapa Genotip Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Produksi Tanaman, 8(7), 626–632.
Saut, L. (2002). Pengaruh Perlakuan Perendaman Benih dalam Larutan GA3 dan Shiimarocks terhadap Viabilitas Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.), Terung (Solanum melongena L.) dan Cabai (Capsicum annum L.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Sombalatu, I., Laisaba, I. & Ristiana, E. (2017). Lama Penyimpanan terhadap Perkecambahan Biji Cabai Rawit. Jurnal Biology Science & Education, 11(1), 56–71.
Wang, Y., Zhang, J., He, W., Yang, S., & Wang, X. (2020). Effect of Gibberellin Treatment on Dormancy-breaking and Germination of Cherry Seeds. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 446(3). https://doi.org/10.1088/1755-1315/446/3/032079.
Widajati, E., Murniati, E., Palupi, E. R., Kartika, T., Suhartanto, M .R. & Qadir, A. (2013). Dasar Ilmu dan Teknologi Benih (Cetakan 1). IPB Press.
Yukti, A.M., Wibawa, N.F., Budiarti, S. & Murwantini, E. (2021). Aturan ISTA untuk Pengujian Mutu Benih “ISTA Rules 2021” (Warjito, Hidayat, Y., Hutadjulu, R. & Alam, S. (ed.); 2021st ed.). Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Yuliani, G. K., Komariah, A., & Indriana, K. R. (2023). Pengaruh Lama Perendaman dan Konsentrasi KNO3 terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Padi (Oryza sativa L.). Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(2), 208. https://doi.org/10.35138/paspalum.v11i2.570.
DOI: https://doi.org/10.30596/agrium.v28i2.23187
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian indexing:
Office:
Gedung Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
(Kampus Utama UMSU)
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,
Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara - 20238
Email:
agrium@umsu.ac.id











