BERSOLAWAT DAN DZIKIR SEBAGAI METODE TERAPI UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN MAHASISWA SEMESTER AKHIR DI UMSU

Suci Purwati, Fani Pamugit

Abstract


Kecemasan merupakan suatu kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan takut dan khawatir terhadap masa depan suatu hal yang tidak pasti. Penelitian ini membahas tentang bersholawat dan dzikir sebagai metode terapi menurunkan kecemasan terhadap mahasiswa.Dzikir adalah metode yang tujuannya mendekatkan diri kepada Allah, Bershalawat adalah bentuk doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW sebagai ibadah kepada Allah SWT.Penelitian ini juga menggunakan fenomenologi dan pendekatan kualitatif untuk desain penelitiannya, dipilih karena memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dari hasil wawancara mengenai bersolawat dan dzikir sebagai metode terapi untuk menurunkan kecemasan mahasiswa semester akhir. Dalam eksplorasi ini pengujian dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan purposive dengan model analisis data penyelidikan informasi Miles dan Huberman. Informasi kualitatif diperiksa secara interaktif dan konsisten hingga membuahkan hasil, sehingga menghasilkan kejenuhan informasi data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu bersholawat dan dzikir sangat berpengaruh dalam mengatasi kecemasan pada mahasiswa.

Full Text:

PDF

References


Albaar. (2019). Pengaruh teknik relaksasi dzikir terhadap tingkat stres pada mahasiswa. Jurnal Bioteknologi dan Sains Rekayasa, 2882, 1341.

Firotika, C. F., Shifa, N. A., & Gunardi, S. (2023). Efektivitas relaksasi meditasi dan dzikir terhadap kecemasan sebelum menghadapi ujian nasional pada siswa di MTS Tanwiriyyah Cianjur tahun 2022. Diagnosa Widyakarya, 1(4), 235-247.

Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1-9. Https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Kamila, A. (2020). Psikoterapi Dzikir dalam Menangani Kecemasan. Journal of Psychology and Islamic Science, 4(1), 40–49. Https://doi.org/10.30762/happiness.v4i1.363 Kamila, A. (2020). Psikoterapi Dzikir dalam Menangani Kecemasan. Journal of Psychology and Islamic Science, 4(1), 40–49. Https://doi.org/10.30762/happiness.v4i1.363

Maimunah, A., & Retnowati, S. (2011). Pengaruh Pelatihan Relaksasi Dengan Zikir Untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Hamil Pertama. Psikoislamika, 1-22.

Mumtahanah, S., & Aliza, N. F. (2022). Terapi Doa dalam Pelayanan Pembinaan Spiritual Islam untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Pasien Persalinan di Rumah Sakit. Al Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 5(2), 58-63.

Http://dx.doi.org/10.24014/ittizaan.v5i2.15943

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Drawing valid meaning from qualitative data: Toward a shared craft. Educational Researcher, 13(5), 20-30.

Pertiwi, S. T., Moeliono, M. F., & Kendhawati, L. (2021). Depresi, kecemasan, dan stres remaja selama pandemi COVID-19. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 6(2), 72-77.

Purwanto, S. (2006). Relaksasi Zikir. Suhuf, 39-48.

Rusandi, & Rusli,M. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48–60. Https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Sarwono, S. W. (2017). Pengantar psikologi umum (A. M. Eko, Ed.). Raja Grafindo Persada.

Shara, L. (2020). Zikir sebagai sarana peningkatan kecerdasan spiritual perspektif tasawuf (Doctoral dissertation, IAIN Bengkulu.

Tria Widyastuti, M. A. (2019). Terapi Zikir sebagai Intervensi untuk Menurunkan Kecemasan pada Lansia. E-Journal Gadjah Mada Journal Of Professional Psychology, Volume 5, No. 2, 2019: 147-157.




DOI: https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.23727

DOI (PDF): https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.23727.g13057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.