MANAJEMEN EMOSI DALAM KELUARGA: PERSPEKTIF ISLAM TENTANG PENDIDIKAN EMOSI PADA ANAK
Abstract
Era globalisasi memberikan tantangan yang cukup besar bagi keluarga dalam membentuk kecerdasan emosional dan moral anak. Sebagai unit sosial terkecil, keluarga memiliki peran strategis dalam pendidikan emosi, khususnya dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengkaji relevansi pendidikan emosi berbasis Islam dalam membentuk generasi yang cerdas secara emosional, berakhlak mulia, dan siap secara global. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengasuhan berbasis nilai-nilai Islam, komunikasi yang sehat, dan keteladanan secara signifikan mempengaruhi perkembangan kecerdasan sosial dan emosional anak. Pendidikan ini tidak hanya memperkuat ketahanan moral anak, tetapi juga membekali mereka untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Dengan menanamkan nilai-nilai moral dan kecerdasan emosional, keluarga berkontribusi secara signifikan dalam pembentukan generasi yang unggul secara moral, sosial, dan intelektual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan emosional berbasis Islam yang kontekstual untuk menjawab tantangan globalisasi.
Full Text:
PDFReferences
Al-Buti, S. A. (2018). Al-Akhlak Al-Islami: Teori dan praktik. Pustaka Firdaus.
Ali, M. Z., & Salim, R. F. (2022). Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak melalui Keteladanan Orang Tua. Jurnal Psikologi Keluarga, 10(3), 34-49.
Aminuddin, R. (2021). Peran Keluarga dalam Pendidikan Islam: Membentuk Generasi Tangguh Menghadapi Tantangan Global. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 215–230.
Al-Ghazali. (2023). Ihya’ Ulumuddin: Pendidikan Karakter Berbasis Islam. Jakarta: Pustaka Islam.
Eysenck, M. T. (2019). The role of emotional intelligence in education. Journal of Educational Psychology, 22(3), 135-150.
Fauziah, R., & Nurdin, A. (2021). Strategi Pendidikan Islam untuk Membentuk Ketahanan Moral Anak. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 14(1), 15-27.
Fathoni, A. H. (2022). Emosional dan spiritualitas dalam pendidikan Islam. Pustaka Al-Muttaqin.
Goleman, D. (2021). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Hidayatullah, A. (2019). Pendidikan Islam sebagai Landasan Ketahanan Moral Generasi Muslim. Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial, 8(1), 45-60.
Hidayatullah, M. F. (2019). Pendidikan Islam dalam Membentuk Ketahanan Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(4), 301–315.
Nasution, A., & Iskandar, R. (2023). Integrasi Nilai Islam dalam Pendidikan Emosi Anak di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 12(2), 98-110.
Rahmat, M. T., & Azizah, N. (2023). Pendidikan Emosi Anak dalam Perspektif Islam: Relevansi di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 18(2), 89-104.
Rahmawati, A., Nugroho, R., & Maulidiyah, I. (2020). Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Kecerdasan Emosional Anak. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 15(3), 179–194.
Santrock, J. W. (2022). Life-Span Development: Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Erlangga.
Supriyadi, T., Rahmat, S., & Hasanah, L. (2022). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Berbasis Nilai-Nilai Islam terhadap Ketahanan Anak dalam Menghadapi Tantangan Sosial Modern. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 123–137.
Wibowo, A., Nurhadi, F., & Anwar, M. (2023). Peranan Keluarga dalam Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus pada Anak Usia Dini. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 9(1), 15-28.
DOI: https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.23789
DOI (PDF): https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.23789.g13095
Refbacks
- There are currently no refbacks.



