Analisis Strategi Branding Transformasi Digital PT Pos Indonesia
Abstract
PT Pos Indonesia telah resmi bertransformasi digital terhitung sejak 26 Agustus 2022. Walaupun PT Pos Indonesia telah berkembang mengikuti jaman, adanya persepsi kuno dan tidak berjalan mengikuti jaman dari masyarakat kepada PT Pos Indonesia. Hal tersebut yang membuat peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi branding transformasi digital yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi branding transformasi digital PT Pos Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori strategi branding dari Gelder serta Schultz & Barnes dengan tiga sub-analisis tiga poin utama, yakni brand positioning, brand identity, dan brand communication. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dengan 3 orang informan, dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa PT Pos Indonesia menerapkan beberapa strategi branding transformasi digital seperti melakukan beberapa analisis kompetitor, penguatan identitas korporat dan menyebarkan informasi transformasi digitalnya melalui beberapa platform media. Strategi branding transformasi digital yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia mengharapkan dapat mengubah persepsi kuno terhadap PT Pos Indonesia serta penggunaan jasa layanan PT Pos Indonesia yang semakin marak digunakan.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Busulwa, R., Pickering, M., & Mao, I. (2022). Digital transformation and hospitality management competencies: Toward an integrative framework. International Journal of Hospitality Management, 102.
Gelder, S. V. (2005). Global brand strategy. Kogan Page.
Huang, Y. (2022). How Marketing Strategy, Perceived Value and Brand Image Influence WOM Outcomes-The Sharing Economy Perspective. Journal of Retailing and Consumer Service, 68(C).
Kholisoh, N., & Yenita. (2015). Strategi Komunikasi Public Relations dan Citra Positif Organisasi (Kasus Public Relations Rumah Sakit “X” di Jakarta). Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(3), 195–209. https://doi.org/https://doi.org/10.31315/jik.v13i3.1459
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. .
Murbarani, H., Ulfah, H., & Kurniadi, O. (2018). Corporate Branding PT. Pos Indonesia (Studi Kasus PT. Pos Indonesia dalam Menghadapi Persaingan) Corporate Branding PT. Pos Indonesia (Study Case PT. Pos Indonesia in the face of competition). Prosiding Hubungan Masyarakat, 4(2), 398–408. www.topbrand-award.com
Nasrullah, R. (2015). Media Sosial : Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nastain, M. (2017). Branding Dan Eksistensi Produk (Kajian Teoritik Konsep Branding Dan Tantangan Eksistensi Produk). Channel, 5(1), 14–26.
Public Relations. (2023). Transformasi Digital Pos Indonesia Dinilai Berada di Jalur yang Tepat. PosIndonesia.
Rachmawati Aliudin, E., & Arisanty, M. (2018). Transformasi Digital Majalah Hai Dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi Brand. Widyakala Journal, 5(2), 77–96.
Rangkuti, F. (2009). Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. CV Alfabeta.
Wiryawan, A. M., & Razak, R. (2021). Analisis Strategi Public Relations Dalam Mempertahankan Citra Pt Pos Indonesia (Persero). EProceedings of Management, 8(5), 7522–7529.
Yuniarto, T. (2022). PT Pos Indonesia. Kompas.Com.
Zhou, Z., & Li, Z. (2023). Corporate digital transformation and trade credit financing. Journal of Business Research, 160.
DOI: https://doi.org/10.30596/interaksi.v10i1.16269
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi © 2024 by Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under CC BY-SA 4.0
.png)

