Studi Netnografi Perilaku Oversharing Mengenai Childhood Trauma Pada MV Idgitaf Satu-Satu
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku oversharing di media sosial dengan fokus pada pengalaman childhood trauma. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana untuk membagikan pengalaman childhood trauma. Penelitian ini menggunakan Teori Computer Mediated Communication (CMC) dan menggunakan metode Netnografi dengan bantuan NVIVO 14 dan Ncapture untuk mengolah data. Data penelitian bersumber dari komentar netizen pada musik video “Satu-Satu” Idgitaf di platform YouTube. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan komentar ke dalam tiga kategori, yaitu bentuk childhood trauma, alasan oversharing, tujuan oversharing. Hasil penelitian menunjukkan bentuk childhood trauma yaitu rasisme, bullying kondisi sosial pelecehan kekerasan fisik, kehilangan anggota keluarga, diskriminasi, broken home. Alasan oversharing meliputi spiritualitas, proses healing, sudah berdamai, belum berdamai, flashback, motivasi dan harapan, emotional related. Adapun tujuan oversharing sebagai coping mechanism, katarsis, membangun kedekatan, mencari dukungan sosial, motivasi dan harapan, transformasi diri.
Keywords
References
Akhtar, H. (2020). Perilaku Oversharing di Media Sosial: Ancaman atau Peluang? Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 25(2), 257–270. https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/9403/10264
Alpiah, S., Asbari, M., Saputri, I. A., & Adilya, N. R. (2024). Oversharing: Urgensi privasi di era digital. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(1), 42–47. https://jisma.org/index.php/jisma/article/view/877/146
Aprily, N. M., Insani, S. M., & Merliana, A. (2022). Analisis kecemasan post traumatic stress disorder (PTSD) pada peserta didik pasca pandemi covid-19. Jurnal Paud Agapedia, 6(2), 221–227. https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia/article/view/52016/20661
Ariyanto, K. (2023). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Anak. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15–23. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/metta/article/view/2380/1029
Haq, I. A., Rohanda, R., & Ramadhan, G. (2025). FENOMENA RASISME TERHADAP ETNIS TIONGHOA DALAM MEMOAR NGENEST KARYA ERNEST PRAKASA: STRUKTUALISME GENETIK LUCIEN GOLDMANN. Pena Literasi, 8(1), 71–83. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi/article/view/26664/12017
Hasan, Z., Novriyanti, F., Putri, A. T. R., & Al Munawwaroh, R. (2023). Faktor Penyebab Terjadinya Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur di Kota Bandar Lampung. Jurnal Hukum Malahayati, 4(2), 84–91. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/hukummalahayati/article/view/9853/pdf
Irwanto, P. D., & Kumala, H. (2020). Memahami trauma dengan perhatian khusus pada masa kanak-kanak. Gramedia Pustaka Utama.
Kadir, A., & Handayaningsih, A. (2020). Kekerasan anak dalam keluarga. Wacana, 12(2), 133–145. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/78429378/165-libre.pdf?1641767563=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DKekerasan_Anak_dalam_Keluarga.pdf&Expires=1758717619&Signature=hKqTt0mOS7GjG0BbhOyPXFj6Fuxc0EYtHuIKPW8S10NdNKJEo-OtvH3LKUdiFQxisAqIaL1WADjZOB2eeew0LsPEFIazLGrDbMFbAkvD6Ja-M2JG8FG1iTTzzx1gPTzbCkUmbAHy36aYoPW7ybVXHqJ7JT~44dCeuzbOB4i1~FjpM32jF8-RGwvR9Uzvu~qX7-IEWbE9hlA5pYUjaQNQXgpo2Z~34foN6LmwXhJcG4Ytrwf2ovW1anM-TI69qtaIfbcF6yHIC-cnuIrqkDnDL7SzrvTNVtLAuIx~tuwzFT4aKdNmeDtIpFxWt5CiAn16ksKce0dacJ86bdyHhOKC1g__&Key-Pair-Id=APKAJLOHF5GGSLRBV4ZA
Kozinets, R. V. (2020). E-tourism research, cultural understanding, and netnography. Handbook of E-Tourism, 1–16.
Kristina, A., Ahmad Kudhori, S. E., Wijaya, R. E., Widianingsih, L. P., Rahmanti, V. N., Sokarina, A., & Utama, A. A. G. S. (2022). Ada Apa dengan Medsos?: Menangkap Budaya dengan Netnografi. Penerbit Peneleh.
Masi, L. M. (2021). Analisis kondisi psikologis anak dari keluarga tidak utuh pada siswa SMA PGRI Kupang. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 7(1), 214–226. https://e-journal3.undikma.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/article/view/2968/2433
Nugroho, C., Sos, S., & Kom, M. I. (2020). Cyber society: Teknologi, media baru, dan disrupsi informasi. Prenada Media.
Nurwati, R. N., & Listari, Z. P. (2021). Pengaruh status sosial ekonomi keluarga terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Share: Social Work Journal, 11(1), 74–80. https://jurnal.unpad.ac.id/share/article/view/33642/15897
Oley, F. T., Siburian, N., & Aritonang, Y. (2024). Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(3), 880–888.
Park, C. L., Wilt, J. A., Russell, B. S., & Fendrich, M. (2022). Does perceived post-traumatic growth predict better psychological adjustment during the COVID-19 pandemic? Results from a national longitudinal survey in the USA. Journal of Psychiatric Research, 146, 179–185. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2021.12.040
Pratiwi, D., Aprilita, D., Brilianti, F., Awalin, L. Q., & Lutfiati, S. (2024). Bentuk - Bentuk Diskriminasi pada Siswa Kelas VI UPT SDN 2 Blitarejo. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.270
Putra Ramadhan, R. (2023). Studi Kepustakaan tentang Terapi Naratif sebagai Metode Trauma Healing Akibat Bencana Alam. In Trends in Applied Sciences, Social Sciences, and Education | (Vol. 1, Number 1).
Putri Anjali, S., Arindawati, W. A., & Nurkinan. (2026). Pembentukan Identitas Diri pada Akun Pertama dan Akun Kedua di Media Sosial Instagram (Studi Netnografi). Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 128–142. https://doi.org/10.30596/ji.v10i2.20826
Riani. (2021). Pentingnya Dukungan untuk Korban Bullying (Pustaka Taman Ilmu, Ed.).
Salamor, A. M., Salamor, Y. B., & Ubwarin, E. (2020). Trauma Healing Dan Edukasi Perlindungan Anak Pasca Gempa Bagi Anak-Anak Di Desa Waai. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 317–321.
Sari, P. N., & Dewi, S. F. (2020). Prasangka Terhadap Etnis Tionghoa di Pariaman. Journal of Civic Education, 3(2), 165–171. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1732786&val=14527&title=PRASANGKA%20TERHADAP%20ETNIS%20TIONGHOA%20DI%20PARIAMAN
Sinaga, F. P. (2019). Hubungan strategi koping dengan tingkat stres pada siswi di Asrama Santa Theresia Medan tahun 2019. Program Studi Ners Stikes Santa Elisabeth, 1–101. https://repository1.stikeselisabethmedan.ac.id/files/original/e599d415d11e48bcf8c06a0df049c72eca433af0.pdf
Sulianta, F. (2022). Netnografi: Metode penelitian etnografi digital pada masyarakat modern.
Suprayogo, W. (2024). Seni Berdamai dengan Diri Sendiri. CV. Garuda Mas Sejahtera.
Susilo, M. E., Prayudi, P., & Florestiyanto, M. Y. (2025). Oversharing Behavior in Gen Z on Social Media. SHS Web of Conferences, 212, 04022.
Taufiq, I., & Daherman, Y. (2025). Analisis Pemanfaatan Media Sosial Dalam Sustainable Tourism Desa Pulau Gadang. Medium, 13(1), 115–124. https://journal.uir.ac.id/index.php/Medium/article/view/21915/8092
Wahyudi, F. A., & Mustikasari, M. (2024). TINGKAT STRES DAN MEKANISME KOPING SEBELUM DAN SELAMA TERJADI COVID-19 PADA MAHASISWA. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 8(3), 167–176. https://www.jurnal-ppni.org/ojs/index.php/jppni/article/view/521/181
Yulianti, Ipa Pakpahan, Dila Angraini, Resty Ayunabilla, Alma Aura Febia, & Muhammad Ilham Habibi. (2024). DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v10i1.13212
Yuniasanti, R., & Sari, D. S. (2023). KATARSIS PADA MAHASISWA MELALUI MEDIA SOSIAL: PSIKOEDUKASI MENINGKATKAN SELF DISCLOSURE. DedikasiMU: Journal of Community Service, 5(3), 291–300.
Yusmi, R., Shofiah, V., & Rajab, K. (2025). Pendekatan Psikologi Transpersonal Terapi SEFT Penyembuhan Luka Batin Inner Child dan Trauma Masa Lalu. Jurnal Psikologi, 2(3), 15. https://journal.pubmedia.id/index.php/pjp/article/view/3943/3625
DOI: https://doi.org/10.30596/interaksi.v10i2.30802
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi © 2024 by Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under CC BY-SA 4.0
.png)

