Representasi Sadisme dalam Series Squid Games 2 (Kajian Semiotika Roland Barthes)

Rizqina Widya Utami : Universitas Pancasakti Tegal , Sarwo Edy : Pancasakti Tegal University , Inas Sany Muyassaroh : Pancasakti Tegal University

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh peran serial televisi sebagai media komunikasi visual yang efektif dalam merepresentasikan realitas sosial, salah satunya melalui penayangan adegan kekerasan dalam Squid Game 2. Tayangan ini tidak sekadar menjadikan kebrutalan sebagai nilai jual, tetapi mengonstruksinya sebagai bahasa simbolik yang sarat akan pesan sosial dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membongkar makna tersembunyi dari representasi sadisme tersebut menggunakan pisau analisis semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi secara langsung terhadap objek penelitian dan dokumentasi. Penarikan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang difokuskan pada 3 episode representatif dari total 7 episode yang dipertimbangkan. Analisis data berfokus pada pemaknaan tanda denotatif, konotatif, dan mitos dari berbagai elemen visual, dialog, serta alur cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tataran denotatif, sadisme digambarkan secara eksplisit lewat aksi manipulasi, pengkhianatan brutal, kompetisi mematikan, dan pembunuhan fisik. Secara konotatif, tindakan kekerasan tersebut merupakan cerminan tajam dari kelamnya realitas sosial yang dipenuhi oleh dominasi kaum elite, semunya kebebasan, serta hancurnya rasa kemanusiaan akibat tekanan struktural yang timpang. Lebih jauh pada level mitos, serial ini mematahkan narasi idealis tentang kemenangan keadilan dan kekuatan persahabatan, sekaligus menelanjangi bagaimana tatanan masyarakat modern seolah telah mewajarkan kompetisi berdarah dan dominasi kelas. Kesimpulannya, Squid Game 2 hadir sebagai sebuah kritik ideologis yang membongkar cara kerja manipulasi kekuasaan dalam melanggengkan ketimpangan sosial yang sudah terlembaga secara sistemik.

Keywords


Squid Game 2, Semiotika Roland Barthes, Representasi, Sadisme, Realitas Sosial

References


Amara, V. R., & Kusuma, R. S. (2022). Semiotic Analysis of Mental Disorders in BTS Magic Shop Lyrics. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220501.021

Ariska, N., & Purwanti, S. (2024). Resepsi Analisis Mengenai Adegan Kekerasan dalam Film Squid Game. Jurnal Ilmiah Komunikasi (JIKOM) STIKOM IMA, 16(03), 33–45.

Arista, N. N., & Sudarmillah, E. (2022). Pesan Moral dalam Film “Unbaedah” Karya Iqbaal Arieffurahman (Analisis Semiotika Roland Barthes). Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 205–225. https://doi.org/10.23917/jkk.v1i3.24

Christi Hanna, M., & Gafar Yoedtadi, M. (2024). Budaya Organisasi yang Diterapkan di Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi sehingga Membentuk Komunikasi Organisasi. Kiwari, 3(2), 240–245. https://doi.org/10.24912/ki.v3i2.30173

Kartika, Y., & Azhar, A. A. (2024). Analisis Self Control Penggunaan Gadget pada Perilaku Prokrastinasi : (Studi Kasus Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara). Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 5(2), 1799–1808. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i2.764

Nasirin, C., & Pithaloka, D. (2022). Analisis Semiotika Roland Barthes Konsep Kekerasan Dalam Film The Raid 2 Berandal. Journal of Discourse and Media Research, 1(01), 28–43.

Pasaribu, R. N. L. (2024). Analisis Semiotik Roland Barthes terhadap Tanda Verbal dan Tanda Visual pada Isu Sosial Rasisme di Episode 5 Serial “Squid Game.” Edusentris, 11(1), 27–37.

Permadi, D., Muyassaroh, I. S., Purnaweni, H., & Widodo, A. S. (2024). Media Massa dan Kontruksi Realitas (Analisis Framing Terhadap Pemberitaan UU IKN pada Media Online Tempo.co dan mediaindonesia.com). Jurnal Ilmu Komunikasi, 22(1), 1. https://doi.org/10.31315/jik.v22i1.7754

Rahmadawati, D. N., Indria, I., & Murwani, A. E. S. (2023). Representasi Kisah Percintaan Di Era Milenial Dalam Film Bad Boys Vs Crazy Girls. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3). https://doi.org/10.37676/mude.v2i3.4342

Sabiq, M. I., & Yulianita, N. (2024). Analisis Kalimat" From the River to the Sea, Palestine Will be Free" dalam Perspektif Ilmu Komunikasi. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 5056–5063.

Seba, N. G., & Prihandini, A. (2021). ANALISIS MAKNA DENOTASI PADA FITUR “MENDENGARKAN SECARA OFFLINE” DI APLIKASI SPOTIFY. MAHADAYA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(2), 161–164. https://doi.org/10.34010/mhd.v1i2.5379

Ubaidillah, M., & Patriansah, M. (2024). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film “Agak Laen” Produser Studio Imajinari. VisArt: Jurnal Seni Rupa Dan Design, 2(1), 49–65.




DOI: https://doi.org/10.30596/interaksi.v10i2.31248

Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi © 2024 by Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under CC BY-SA 4.0