Efektivitas Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Konseling Individual untuk Mereduksi Perilaku Merokok

Yusadri Yusadri, Alfi Rahmi, Intan Sari

Abstract


The aim of this research is to find out the effectiveness of cognitive restructuring techniques in individual counseling to reduce the smoking behavior of students in SMA N 1 Batipuh. This research is a Pre Experiment One Group Pretest Posttest Design model. The population is students of class XI IPA and XI IPS as many as 20 people, while the study sample is students of class XI IPA as many as 5 people and are indicated to have smoking behavior based on non rondom sampling techniques and recommendations from BK teachers. Data collection instruments are in this study a Likert scale. Data analysis techniques using non-parametric statistical tests using Wilcoxon rank test, hypothesis testing using Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 20. The results of research that have been known from the results of the Z (Wilcoxon) test values show the difference between the pretest and posttest scores. From the Wilcoxon test calculation results obtained a significance value of Sig p-value of-2.032. Based on the applicable provisions, it is known that the Wilcoxon Sig p-value test result is 0.042 <α (α = 0.05) which means that Ha is accepted and Ho is rejected. From the calculation results of the Wilcoxon test it can be concluded that individual counseling using cognitive restructuring techniques can reduce student smoking behavior.

Keywords


Teknik Restrukturisasi Kognitif; Konseling Individual; Mereduksi; Perilaku Merokok; Siswa.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Antara, I. N. K. T., Antari, N. N. M., & Dantes, N. (2014). Penerapan Konseling Kognitif dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Singaraja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1).

Anugroho, D. Wulandari, A., & Westriningsih. (2011). Cara Jitu Mengatasi Impotensi. Yogyakarta: Andi.

Arikunto, S. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmani, J. M. (2012). Kiat Mengatasi Kenakalam Remaja di Sekolah. Yogyakarta: Buku biru.

Basyir, A. U. (2005). Mengapa Ragu Tinggalkan Rokok?, Jakarta: Pustaka At-Tazkia.

Bungin, B. (2006). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Putra Grafika.

Corey, G. (2005). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. (Alih Bahasa: E. Koeswara). Bandung : Rafika Aditama.

Damayanti, R., & Nurjannah, P. A. (2016). Pengaruh Konseling Kognitif Perilaku dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif Terhadap Harga Diri Peserta Didik Kelas VIII Di MTs N 2 Bandar Lampung. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 3(2), 219-232.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). KBBI Cet ke 3. Jakarta: Balai Pustaka.

Depertemen Agama. (2004). Al-quran dan Terjemahan. Surabaya: Mekar Surabaya.

Efendi, M. (2017). STUDI MULTIKASUS: Epidemi Perilaku Merorok di Kalangan Remaja dan Implikasinya dalam Pendidikan. Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(1), 69-82.

Erford, B. T., (2016). 40 Teknik yang harus diketahu isetiap konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.

Harawi, D. (2006). Penyalah Gunaan dan Ketergantungan Napza. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hellen. (2005). Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Quantum Teaching.

Hurlock, B. E. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Perkembangan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ireel, A. M., Elita, Y., & Mishbahuddin, A. (2018). Efektivitas layanan konseling kelompok teknik restrukturisasi kognitif untuk mereduksi kecemasan menghadapi ujian siswa smp di kota bengkulu. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan Dan Konseling, 1(2), 1-10.

Iswantir, I. (2017). Gagasan dan Pemikiran Serta Praksis Pendidikan Islam di Indonesia (Studi Pemikiran dan Praksis Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra). Journal Educative: Journal of Educational Studies, 2(2), 165-177.

Kabo, P. (2008). Mengungkapkan Pengobatan Penyakit Jantung Koroner. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Komasari, D., & Helmi, A. F. (2000). Faktor-faktor penyebab perilaku merokok pada remaja. Jurnal Psikologi, 27(1), 37-47.

Lumongga, D. N. (2016). Depresi: tinjauan psikologis. Kencana.

Nursalim, M. (2013). Strategi &Interversi Konseling. Jakarta: Indeks.

Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2014). Experience Human Delopment 12th. Jakarta: Salemmba Humanika.

Partodihardjo, S. (2006). Kenali narkoba & musuhi penyalahgunaannya. ESENSI.

Prayitno & Amti, E. (1994). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Price, D. (2007). Asma. Jakarta: Erlangga.

Rahmi, S. (2015). Pengaruh pendekatan perilaku kognitif terhadap tingkat penyesuaian diri siswa di kelas VII SMP Negeri 29 Makassar. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling Vol No.

Safaria, T. (2004). Terapi Kognitif-Periaku Untuk Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sesmiarni, Z. (2015). Membendung Radikalisme Dalam Dunia Pendidikan Melalui Pendekatan Brain Based Learning. Kalam, 9(2), 233-252.

Sochting, I. (2014). Cognitive behavioral group therapy: Challenges and opportunities. John Wiley & Sons.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suryabrata, S. (2012). Metode Penelitian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sutirna. (2013). Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Andi.

Syam, N. W. (2014). Psikologi Sosial Sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Taufik. (2009). Model-model Konseling. Padang: UNP Press.

Tohirin. (2011). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi). Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Yusuf, A. M. (2014). Metodologi Penelitian (kuantitatif, kualitatif dan penelitian gabungan), Padang: UNP Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Fbibliocouns.v3i2.4955

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 
Biblio Couns Stats