Representasi Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dalam Film Dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution”

Yessi Kumala Dewi, Farid Pribadi

Abstract


Film dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution” merupakan sebuah film Amerika yang menceritakan tentang perkemahan musim panas yang dilakukan oleh remaja penyandang disabilitas dengan membuat konsep normalitas atas kelompok disabilitas yang dimarginalkan melalui sebuah kegiatan yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkemahan musim panas penyandang disabilitas, untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk diskriminasi kepada penyandang disabilitas, dan mendeskripsikan representasi upaya pemenuhan hak yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas dalam film dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution”. Guna mendekati masalah ini, dipergunakan teori representasi yang digagas oleh Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Penggambaran camp Jened merupakan sebuah perkemahan, dimana kelompok disabilitas bisa bisa merasa bebas mengekspresikan diri mereka sendiri tanpa ada yang membenani perilaku mereka; 2) Penyandang disabilitas mendapatkan tindakan diskriminasi oleh masyarakat, antara lain, sulitnya akses pelayanan publik mulai dari pendidikan, kesekatan, transportasi, bangunan gedung, dan pekerjaan; 3) Dalam konteks pemenuhan hak disabilitas, presiden mensahkan Undang-Undang Rehabilitas. Beberapa perubahan telah terjadi dalam bidang transportasi, perawatan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja, serta bangunan telah ramah bagi pengguna kursi roda.

Kata Kunci: Representasi, Penyandang Disabilitas, Film

 

The documentary film “Crip Camp: A Disability Revolution” is an American film that tells the story of a summer camp conducted by youth with disabilities by conceptualizing normality for marginalized disabled groups through a simple activity. This study aims to describe the summer documentation of persons with disabilities, to describe forms of discrimination against persons with disabilities, and to describe the representation of effort to fulfill the right of persons with disabilities in the documentary film “Crip Camp: A Disability Revolution”. In order to approach this problem, the representation theory proposed by Stuart Hall is used. This study uses descriptive qualitative research method using a semiotic analysis approach of Ronald Barthes. The result of this study indicate that: 1) The description of Camp Jened is a campsite, where people with disabilities can feel free to express themselves without anyone controlling their behavior; 2) Persons with disabilities receive acts of discrimination by the community, among other, the difficulty of accessing public access ranging from education, isolation, transportation, buildings, and jobs; 3) in the context of fulfilling disability rights, the president ratifies the Rehabilitation Law. Several changes have occurred in the areas of transportation, health care, education, and job opportunities, and buildings have become wheelchair-friendly.

Keywords: Representation, Person with Disabilities, Film


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Anggraeni, D. M., & Sukmono, F. G. (2019). Representasi Kelompok Minoritas Disabilitas Netra Dalam Film Dokumenter The Unseen Words. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 180–199. https://doi.org/10.30596/interaksi.v3i2.3355

Arawindha, U., Thohari, S., & Fitrianita, T. (2020). Representasi Disabilitas Dalam Film Indonesia Yang Diproduksi Pasca Orde. Jurnal Kajian Ruang Sosial-Budaya, 4(1), 133–151. https://doi.org/10.21776/ub.sosiologi.jkrsb.2020.004.1.09

Ari Atu Dewi, A. A. I. (2018). Aspek Yuridis Perlindungan Hukum dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Pandecta: Research Law Journal, 13(1), 50–62. https://doi.org/10.15294/pandecta.v13i1.13933

Cahyono, S. A. T., & Probokusumo, P. N. (2020). Hak-Hak Disabel yang Terabaikan Kajian Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penyandang Disabilitas Keluarga Miskin. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 40(2), 93–108.

CNN, I. (2020). Sinopsis Crip Camp, Gulir Revolusi dari Atas Kursi Roda. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20200904123330-220-542769/sinopsis-crip-camp-gulir-revolusi-dari-atas-kursi-roda

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Hak-Hak Penyandang Disabilitas.

Ernawati, & Sari, R., W. (2020). Representasi Kesadaran Budaya Lokal Perupa Dalam Penciptaan Karya Seni Rupa dan Desain Di Era Kontemporer. Qiara Media.

Lestari, D., & Wirdanengsih, W. (2020). stereotipe terhadap perempuan penyandang disabilitas di kota Padang ( studi pada perempuan penyandang disabilitas daksa di DPC PPDI kota Padang). Jurnal Perspektif, 3(2), 262.




DOI: http://dx.doi.org/10.30596%2Finteraksi.v6i2.8593

Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Indexed By:





 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi

The Communication Studies, Faculty of Social and Political Science ( C Building), University of Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan 20238

Contact Person : Akhyar Anshori 0822 7700 0285 (WA),

e-mail : jurnalinteraksi@umsu.ac.id   Web: http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/interaksi

Publisher: Umsu Press http://umsupress.umsu.ac.id



 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi in Collaboration With:

           

 

 

Lisensi Creative Commons
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.