Optimalisasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Berbasis Outdoor Learning di Era Digital

Julimaini Sitepu, Widya Masitah, Rahimah Rahimah, Nurul Zahriani Jf, Hasrian Rudi Setiawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional berbasis outdoor learning di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di TK ABA 44 Seroja. Subjek penelitian terdiri atas anak usia 5–6 tahun, guru, dan orang tua yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, lompat tali, dan bakiak mampu meningkatkan keseimbangan, koordinasi gerak, kekuatan otot besar, serta rasa percaya diri anak. Kegiatan outdoor juga mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai dan meningkatkan interaksi sosial. Guru dan orang tua merespons positif pendekatan ini karena relevan dengan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional berbasis outdoor learning efektif sebagai strategi pembelajaran motorik kasar yang kontekstual, menyenangkan, dan berakar pada nilai budaya lokal.

Full Text:

PDF

References


Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fisher, K. R., Hirsh-Pasek, K., Golinkoff, R. M., Singer, D. G., & Berk, L. E. (2013). Play = Learning: How Play Motivates and Enhances Children's Cognitive and Social-Emotional Growth. Oxford University Press.

Fitriani, N., & Kurniasih, D. (2022). Permainan Tradisional dan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Terpadu, 6(1), 24–31.

Hermawan, B., & Hadi, S. (2021). Upaya Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengembangkan Pembelajaran Motorik Kasar Anak Melalui Pelatihan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 67–75.

Irawan, D., & Hartati, S. (2021). Outdoor Learning dalam Menurunkan Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 112–120.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Pemantauan Status Gizi Anak Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Linebarger, D. L., & Vaala, S. E. (2010). Screen media and language development in infants and toddlers: An ecological perspective. Developmental Review, 30(2), 176–202. https://doi.org/10.1016/j.dr.2010.03.006

Maharani, D. (2019). Outdoor Learning dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Nusantara, 5(2), 90–97.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nugroho, H., & Riyadi, R. (2020). Kearifan Lokal dalam Permainan Tradisional Anak untuk Penguatan Karakter. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 25–34. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.31850

Pate, R. R., O'Neill, J. R., & Brown, W. H. (2021). Prevalence of compliance with physical activity guidelines among US preschoolers: Measurement and applications. Pediatric Exercise Science, 33(1), 1–10. https://doi.org/10.1123/pes.2020-0085

Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.

Rahimah, R. (2021). The Analysis of Fine Motor Skills and Early Childhood Creativity through Weaving Activities. Randwick International of Social Science Journal, 2(4), 583-589.

Rochmah, S., Wuryandani, W., & Rachmawati, Y. (2022). Kesiapan Guru dan Lingkungan dalam Menerapkan Outdoor Learning di PAUD. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 11(1), 15–23. https://doi.org/10.15294/ijeces.v11i1.12345

Santrock, J. W. (2011). Child Development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Santrock, J. W. (2011). Life-span Development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Santrock, J. W. (2011). Life-span Development (13th ed.). New York: McGraw-Hill.

Sugiyanto, S. (2020). Aktivitas Fisik dan Perkembangan Vestibular Anak. Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 8(2), 65–70.

Susanti, N., & Nurfadilah, D. (2021). Permainan Tradisional dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 430–440.

WHO. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. World Health Organization.

Yani, A., & Rahmawati, D. (2020). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional. Jurnal Golden Age, 4(2), 75–83.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yulindrasari, H. (2022). Pembelajaran luar ruangan untuk mengurangi paparan digital berlebih pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 16(2), 103–113. https://doi.org/10.21009/JPUD.162.08




DOI: https://doi.org/10.30596/al-hanif.v5i1.25666

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 

 

Al-Hanif (Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting)

Alamat Redaksi:  Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Kapten Mucktar Basri No.3 Medan

Situs web:  http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/ALHANIF/index

Email:  alhanif@umsu.ac.id