ANALISIS NILAI MORAL PADA FILM PERAYAAN MATI RASA KARYA UMAY SHAHAB
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai moral dalam karya sastra, khususnya film, sebagai media edukasi yang mampu memengaruhi pikiran dan perilaku penonton. Berbeda dari penelitian terdahulu yang lebih banyak menyoroti kritik sosial-budaya atau pembentukan karakter remaja, kebaruan penelitian ini terletak pada objek kajian yang secara spesifik mengungkap dinamika krisis eksistensial dan "mati rasa" yang merupakan emosional generasi muda melalui hubungan intrapersonal dan interpersonal tokoh, sehingga film Perayaan Mati Rasa penting diteliti karena merepresentasikan fenomena kesehatan mental yang aktual dan belum banyak dikaji dalam penelitian nilai moral sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab, dengan kontribusi ilmiah berupa keterkaitan antara nilai moral klasik dan fenomena kesehatan mental modern. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, studi dokumen, dan studi kepustakaan, dengan data primer yang diperoleh melalui pengamatan audio-visual terhadap dialog dan adegan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri dan nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan sosial. Simpulan dari penelitian ini adalah film Perayaan Mati Rasa merepresentasikan realitas sosial dan konflik batin yang menyampaikan pesan moral mendalam bagi penontonnya.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Aniswati, A., & Wahyuningtyas, S. (2016). Aspek Sosial dalam Novel Partikel Karya Dewi Lestari: Tinjauan Sosiologi Sastra. CARAKA, 3(1), 99-111. doi:https://doi.org/10.30738/caraka.v3i1.1687
Annisa, Saragih, M. A., & Purba, G. G. (2022). Analisis Nilai Moral Pada Film "Say I love You" Karya Faozab Rizal. Jurnal Bastaka, 5(1), 62-70. doi:https://doi.org/10.36277/basataka.v5i1.148
Endraswa, S. (2016). Metodologi Penelitian Posmodernisme Sastra. Yogyakarta: Center For Academic Publishing Service (CAPS). Retrieved from https://inlislite.ipdn.ac.id/opac/detail-opac?id=21172
Guritno. (2018). Memproduksi Film. Semarang: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Maryam, Y., Putri, T. J., & Firmansyah, D. (2018). Analisis Nilai Moralitas Pada Tokoh Utama Dilan Dalam Novel Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990) Karya Pidi Baiq. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 929-936. doi:https://doi.org/10.22460/p.v1i6p929-936.1652
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (2nd ed.). California: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nisa, I., Jumroni, & Hermansyah, T. (2022). Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Jokowi. (JEBI) Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia, 17(2), 100-111. doi:https://doi.org/10.36310/jebi.v17i2.386
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=p4JqDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=info:a4X3-JmmuTUJ:scholar.google.com&ots=OYIg1drokO&sig=wM68jIYZqtxyTJQd9QzbcbhblPk&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Prasetya, A. B. (2019). Analisis Semiotika Film Dan Komunikasi. Malang: Intrans Publishing. Retrieved from https://books.google.co.id/books/about/Analisis_Semiotika_Film_Dan_Komunikasi.html?id=RNbvzwEACAAJ&redir_esc=y
Rachman, A. K., & Susandi. (2021). Nilai Moral Dalam Perspektif Sosiologi Sastra Pada Novel Pradigma Karya Syahid Muhammad. Hasta Wiyata, 4(1), 58-80. doi:https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2021.004.01.06
Safitri, L. N., & 'Aziz, H. (2019). Pengembangan Nilai Agama dan Moral Melalui Metode Bercerita pada Anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 85-96. doi:https://doi.org/10.14421/jga.2019.41-08
Sari, N., & Kartolo, R. (2023). Implementaasi Nilai Moral dalam Tradisi Sarapan Masyarakat Desa Sumberejo Tani Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang. Bahterasia: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 73-78. doi:https://doi.org/10.30596/jpbsi.v4i1.14261
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Syaparuddin, & Elhami. (2019). Peranan Pendidikan Nonformal dan Sarana Pendidikan Moral. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 173-186. Retrieved from https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/317
Tiara, A., & Nirmawan. (2023). Analisis Nilai Moral dan Budaya Pada Film "Penyalin Cahaya" Karya Wregas Bhanuteja. BAHTERASIA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 9-21. doi:https://doi.org/10.30596/jpbsi.v4i1.14254
Wahyuni, S. (2017). Aspek Moral Dalam Novel Petruk Dadi Ratu Karya suwardi Endraswara: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Di SD. Stilistika, 3(1), 97-116. doi:https://doi.org/10.32585/.v3i1.7
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wijaya, D. (2019). Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Hayya. Prosiding Seminar Bulan Bahasa (Semiba) (pp. 72-77). Bengkulu: Universitas Bengkulu. https://ejournal.unib.ac.id/semiba/article/view/10278
DOI: https://doi.org/10.30596/jpbsi.v7i2.29558
Refbacks
- There are currently no refbacks.

