Pendampingan Teknik Dasar Pelatihan Badminton di Karangsari, Sapuran, Wonosobo
Abstract
Pendampingan teknik dasar pelatihan badminton di Desa Karangsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo pada 28-29 Januari 2025, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar bermain badminton bagi pemuda setempat melalui pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan komunitas. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya akses pelatihan dan pendampingan teknis di daerah tersebut, meskipun memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga badminton. Program ini menggunakan metode Participatory Community Development (PCD), yang melibatkan serangkaian tahapan seperti observasi lapangan, dialog interaktif dengan masyarakat, serta pelaksanaan pelatihan intensif yang mencakup teknik grip (pegangan raket), footwork (pola pergerakan), dan stroke (pukulan). Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan teknik dasar badminton, yang sebelumnya masih terbatas di kalangan peserta. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi dan minat pemuda terhadap olahraga, ditandai dengan antusiasme dalam sesi latihan serta inisiatif untuk membentuk komunitas olahraga badminton di tingkat desa. Program ini tidak hanya berkontribusi pada aspek teknis olahraga, tetapi juga dalam pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama tim. Dengan adanya dukungan dari pemerintah desa dan komunitas lokal, keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di tingkat lokal serta membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang dalam dunia olahraga, khususnya badminton.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aziz, M. A. (2024). Memahami Kesehatan Komunitas: Mengupas Determinan Kesehatan Untuk Mewujudkan Masa Depan Yang Sehat. Penerbit NEM.
Bafirman, B. H. (2024). he role of sport psychology in improving the performance of badminton athletes: a systematic review. . Retos: nuevas tendencias en educación física, deporte y recreación,, 61, 1126-1137.
Bhattacharya, P. C. (2023). Impact of exercise on brain neurochemicals: a comprehensive review. Sport Sciences for Health, 19(2), 405-452.
Darisman, E. K. (2021). Belajar psikologi olahraga sebuah teori dan aplikasi dalam olahraga. Jakad Media Publishing.
Humińska-Lisowska, K. (2024). Dopamine in sports: a narrative review on the genetic and epigenetic factors shaping personality and athletic performance. International Journal of Molecular Sciences,, 25(21).
Manalu, N. M. (2024). Analisis Peran Pelatih dalam Meningkatkan Prestasi Atlet Bulutangkis. . Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1635-1640. https://doi.org/10.36312/ej.v3i1.864
Mancini, N. M. (2024). The relationship between reaction time and agility performance in young athletes: A study using perception–action technological devices. Age, 29, 2466.
Mylsidayu, A. (2022 ). Psikologi olahraga. Bumi Aksara.
Nugroho, S. (2020). Industri olahraga. UNY Press.
Rahayu, N. W. (2025). Analisis Keterampilan Sosial Atlet Bulu Tangkis Berdasarkan Perspektif Gender di Klub Bulu Tangkis Jawa Barat. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 11(1), 1-8.
Smyth, N. R. (2020). Effectiveness of stress-relieving strategies in regulating patterns of cortisol secretion and promoting brain health. . International review of neurobiology, 150, 219-246.
Susanto, M. (2021). Upaya Pengembangan Karakter Peserta Didik Melalui Pendidikan Jasmani Dan Olahraga. Osf. Io, 9.
Van Cutsem, J. &. (2021). The effects of mental fatigue on sport performance: an update. In Motivation and self-regulation in sport and exercise , 134-148.
Widohari, A. S. (2022). Correlation of Intelligent Quotient, Emotional Quotient, and Adversity Quotient to Badminton Athletes’ Achievement. Journal of Physical Education and Sports, 11(3), 265-372.
DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i1.23552
DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i1.23552.g13385
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Online ISSN:2685-9882
This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0
.png)


