Moderasi Beragama dan Pencegahan Stunting dalam Mewujudkan Sumberdaya Manusia yang Berkualitas di Desa Hutagurgur, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba

Rogate Artaida Tiarasi Gultom, Martua Sihaloho, Ibelala Gea, Ratna Saragih, Mesakh Nenobais, Warseto Freddy Sihombing

Abstract


Salah satu indikator kinerja perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama tahun 2024 adalah terlaksananya program kerja tentang implementasi moderasi beragama.  Program Studi S3 Teologi juga berkontribusi dalam mencapai indikator kinerja tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Desa Hutagurgur, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2024 dengan menghadirkan dua orang narasumber.  Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Masyarakat Desa, Dosen dan Mahasiswa. Hasil kegiatan PKM adalah (1) Masyarakat telah melaksanakan praktek-praktek moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari; (2) Masyarakat yang mengadopsi moderasi beragama relatif lebih stabil dan harmonis untuk mendukung pengembangan kebijakan publik yang efektif dalam menangani masalah kesehatan anak; (3) Stabilitas sosial-politik yang dihasilkan dari moderasi beragama juga memungkinkan distribusi sumber daya yang lebih merata, termasuk akses ke makanan bergizi dan layanan kesehatan, yang semuanya berkontribusi dalam pencegahan stunting; dan (4) Masing-masing stakeholders menyadari pentingnya dan selanjutnya berkomitmen untuk berpartisipasi dalam mewujudkan moderasi beragama, pencegahan stunting dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia

Keywords


Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Stabilitas Sosial-Politik

Full Text:

PDF

References


Aritonang, Evawany. Moderasi Beragama danPencegahan/Penurunan Stunting. Materi Edukasi yang disampaikan tanggl 24 Juni 2024.

Bidang Kesejahteraan Rakyat Info Singkat: Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual dan Strategis, Vol. XV, No. 14/II/Pusaka/Juli/2023

https://kemenag.go.id/kolom/mengapa-moderasi-beragama-02MbN

https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting. Stunting merupakan suatu keadaan di mana tinggi badan anak lebih rendah dari rata-rata untuk usianya karena kekurangan nutrisi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada ibu selama kehamilan atau pada anak saat sedang dalam masa pertumbuhan

https://www.bicaranews.com/2024/12/angka-stunting-di-kabupaten-toba-turun.html

https://kecsilaen.tobakab.go.id/2024/07/12/kunjungan-intervensi-stunting-di-kecamatan-silaen/

Ginting, N., Sitepu, J. M., & Masitah, W. (2024). Parenting Bernuansa Wasathiyah Dalam Membangun Nilai-Nilai Moderasi Beragama di TK Aisyiyah Kota Medan. Ihsan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.30596/ihsan.v6i1.20360

Mitra, P. S. M. I. K. M. Stik. H. T. P. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254–261. https://doi.org/10.33085/jkg.v1i3.3952

Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.

Sigiro, A. S., Sihombing, W. F., Panjaitan, B., Samosir, L., Widiastuti, M., Sinambela, M., Sitanggang, R., P, J. H., & Hutabarat, E. H. (2024). Penerapan Pendidikan Agama dan Kearifan Lokal kepada Guru Agama di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Toba. Ihsan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.30596/ihsan.v6i1.17086




DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i1.23686

DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i1.23686.g13382

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


DESKRIPSI GAMBAR

 

DESKRIPSI GAMBAR

 

Online ISSN:2685-9882

This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0