Dampak Positif Sekolah Lapang Produksi Pupuk Organik Berbahan Kohe Peternakan Sapi dalam Mendukung SDGs Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

Yustri Baihaqi, Sudarko Sudarko, Lenny Luthfiyah, Lenny Widjayanthi

Abstract


Program pemerintah Indonesia Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) salah satu bentuk program turunannya yaitu sekolah lapang produksi pupuk organik.Adapun bagian dari tujuan sekolah lapang ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan  petani tanaman pangan dalam membuat pupuk organik di wilayah Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.Wilayah ini merupakan sentra peternakan sapi, peternakan sapi sebanyak hampir 80% dikelola dengan sistem peternakan rakyat. Potensi limbah dan kotoran ternak sapi jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulakn pencemaran Sungai dan menjadi sampah berbau yang berserakan dimana-mana.Oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakay ini di desain dengan pendekatan sekolah lapang pada petani yang tergabung dalam Gapoktan Al-Hikmah yang selaras tujuan Pembangunan  SDGs yaitu mewujudkan desa yang sehat-sejahtera dan desa aman dan nyaman. Hasil dari analisis pre test post test  di simmpulkan bahwa dampak dari kegiatan sekolah lapang tersebut adalah peningkatan pengetahuan dan sikap petani terhadap produksi dan penggunaan pupuk organik berbasis potensi kotoran  dan limbah peternakan sapi yang berkelanjutan.


Keywords


Pupuk Organik, Sekolah Lapang, Pengetahuan, Sikap, Keterampilan

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, Y. T., & Setiawan, R. F. (2023). Dampak Sekolah Lapang Bagi Petani untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Cabai di Desa Gekbrong. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 170–176.

Arfan, A. A., & Asrawaty, A. (2018). Pkm Pemberdayaan Petani Bawang Merah Lokal Palu melalui Penerapan Model Slpht di Desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Abditani, 1(1), 14–19.

Arifin, M. N., & Fadly, W. (2022). Pelatihan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik cair dengan pemanfaatan KOHE. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 17–25.

BPS. (2021). Kecamatan Mayang dalam Angka 2021.

Dongoran, F. R., Nasution, R., Ginting, E. F., Lubis, W. L., br Damanik, A., Anggriani, S., Nadila, K., Agustin, S. K., Anisa, A., & Ningsih, P. S. R. (2025). Transformasi Agribisnis Peternakan Di Desa Kolam: Teknologi Hilirisasi Sebagai Solusi Inovatif Untuk Keberlanjutan Ekonomi Desa Kolam. IHSAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 7(1), 155–161.

Fadhli, K., Khomsah, M., Pribadi, R. G., & Firmasyah, K. (2021). Pemberdayaan Masyarakat melalui Sosialisasi Pemanfaatan Pupuk Organik Padat Kohe Kambing dan Agens Hayati Mikoriza sebagai Alternatif Pertanian Berkelanjutan. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 64–70.

Farid, M. (2020). Pendampingan Pengelolaan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Kepada Peternak Sapi di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Lumajang. Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat, null, null. https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v1i1.998

Fathurrohman, A., Muh.AniarHari, S., & Adam, M. A. (2015). Persepsi peternak sapi dalam pemanfaatan kotoran sapi menjadi bi-ogas di Desa Sekarmojo Purwosari Pasuruan. https://doi.org/10.21776/UB.JIIP.2015.025.02.05

Hadi, S., Suroso, B., Wijaya, I., & Jalil, A. (2021). Pendampingan Pengelolaan Kotoran Hewan Menjadi Pupuk Organik Dan Biogas Di Dusun Tetelan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 2(2), 64–72.

Maghfiroh, A. A., Kuatno, K., Lastari, D., Jafrizal, J., Febriawati, H., Angraini, W., & Suryani, I. (2023). Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair Dan Padat Menggunakan Dekomposer Dan Biopori. IHSAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 5(2), 108–114.

Mustopa, A. J. (2024). Pengaruh Sekolah Lapang Organik Terhadap Pengetahuan Dan Minat Petani Dalam Bertani Organik Di Kecamatan Tanara. Sharia Agribusiness Journal, 4(1).

Nursyamsi, S., Soetoro, S., & Hardiyanto, T. (2017). Dampak Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (Slptt) terhadap Penerapan Teknologi Ptt pada USAhatani Padi Sawah (Studi Kasus pada Kelompok Tani Trirahayu III di Desa Medanglayang Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 3(3), 366–375.

Ristiyana, S., Tanzil, A. I., Saputra, T. W., Purnamasari, I., Wijayanto, Y., & Sholikhah, U. (2022). Inovasi Polybag Ramah Lingkungan Anti Pindah Tanam Dari Kompos Kotoran Sapi di Desa Seputih Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 200–204.

Ruhiyat, R., Indrawati, D., Indrawati, E., & Siami, L. (2018). Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Pemanfaat Kotoran Hewan (KOHE) Dan Kelompok Petani Organik. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(02).

Rusdiyana, E., Cahyadi, M., Pramono, A., & Budiman, A. W. (2020). Partisipasi petani dalam pelatihan pembuatan pupuk organik berbasis kotoran sapi di Desa Kaliboto. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 127–133.

Safitri. (2020). Jadi Kebiasaan yang Sudah Mengakar. Radar Jember. https://radarjember.jawapos.com/jember/791098343/jadi-kebiasaan-yang-sudah-mengakar

Sukamta, S., Shomad, M. A., & Wisnujati, A. (2017). Pengelolaan Limbah Ternak Sapi Menjadi Pupuk Organik Komersial di Dusun Kalipucang, Bangunjiwo, Bantul, Yogyakarta. https://doi.org/10.18196/BDR.5113




DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i2.25214

DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/ihsan.v7i2.25214.g14344

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


DESKRIPSI GAMBAR

 

DESKRIPSI GAMBAR

 

Online ISSN:2685-9882

This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0