Pencegahan Penyakit Degeneratif dan Faktor Risikonya

Isra Thristy, Amelia Eka Damayanti, Nanda Sari Nuralita

Abstract


Penyakit degeneratif, termasuk diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke, telah menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, seiring dengan perubahan gaya hidup dan peningkatan harapan hidup. Di Indonesia, penyakit degeneratif kini merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas, menggantikan penyakit menular yang sebelumnya mendominasi. Untuk mengatasi permasalahan penyakit degeneratif di masyarakat, terutama di wilayah seperti Kota Medan, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat dan promosi gaya hidup sehat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penyuluhan. Tim Pengusul dan mitra bersama-sama menyusun rencana kegiatan, metode, tujuan, sasaran dan target yang harus dicapai. Dari kegiatan ini, didapatkan hasil pengetahuan peserta sebelum edukasi lebih banyak yang masih kurang (62,5%) mengenai penyakit degeneratif dan faktor risikonya dibandingkan setelah mendapatkan edukasi (20,8%). Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan yang lebih baik (79,2%) dibandingkan sebelumnya (37,5%). Intervensi edukatif seperti ini penting dilakukan secara rutin dan menyeluruh untuk mencegah meningkatnya kasus penyakit degeneratif di Indonesia.

Keywords


Pencegahan, Penyakit Degeneratif, Faktor Risiko

References


Amila, A., Sembiring, E., & Aryani, N. (2021). Deteksi dini dan pencegahan penyakit degeneratif pada masyarakat wilayah Mutiara Home Care. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 4(1), 102–112.

Amin, M., Kurniawati, D., & Fauziah, I. (2023). Effectiveness of health education on knowledge and attitude towards non-communicable diseases. Jurnal Promkes, 11(1), 12–20. https://doi.org/10.20473/jpk.V11.I1.2023.12-20

Damayanty, A. E., Nuralita, N. S., & Thristy, I. (2021). Pentingnya nutrisi keluarga di masa pandemi dalam upaya pencegahan penyakit COVID-19. Jurnal Prodikmas Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 133–138.

Dinas Kesehatan Kota Medan. (2023). Laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Medan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018.

Nugraha, A. S., & Siregar, P. P. (2022). Edukasi kesehatan tentang tekanan darah tinggi, asam urat dan diabetes mellitus di Sudirejo II Kota Medan. Jurnal Implementa Husada, 3(4), 204–210.

Rahmah, N., Fadhlina, A., & Yuniarti, K. W. (2020). Model pendidikan kesehatan berbasis komunitas untuk peningkatan pengetahuan penyakit degeneratif di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 45–52.

Sari, D. P., Mulyani, S., & Yulianti, E. (2021). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit degeneratif melalui edukasi kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(2), 84–91. https://doi.org/10.24893/jkma.v15i2.207

World Health Organization. (2021). Global status report on noncommunicable diseases 2021. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240039321

Yuniarti, K. W., & Nursalam. (2020). Pengaruh metode edukasi partisipatif terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pencegahan PTM. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 8(1), 15–22. https://doi.org/10.7454/jiki.v8i1.280




DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v8i1.25921

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


DESKRIPSI GAMBAR

 

DESKRIPSI GAMBAR

 

Online ISSN:2685-9882

This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0