Pencegahan Penipuan Investasi dan Pinjaman Online Melalui Literasi Keuangan Syariah Pengajian Nurul Iman

Khairunnisa Khairunnisa, Ahmad Affandi, Juli Maini Sitepu, Olivia Shafitri, Mastalina br Kaban

Abstract


Rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat Indonesia, khususnya di komunitas-komunitas lokal, meningkatkan kerentanan terhadap praktik keuangan ilegal seperti penipuan investasi dan pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota Kelompok Pengajian Nurul Iman di Kelurahan Gedung Johor, Kota Medan, mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah sebagai upaya preventif terhadap praktik keuangan ilegal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sebanyak 10 dari 30 peserta yang hadir mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait literasi keuangan syariah. Data dianalisis dengan membandingkan nilai rata-rata pre-test dan post-test, serta visualisasi data demografis responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari pre-test ke post-test sebesar 50%, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi keuangan syariah setelah mengikuti pelatihan. Visualisasi data demografis menunjukkan bahwa peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan status penghasilan, dengan sebagian besar belum pernah mengikuti pelatihan keuangan sejenis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi literasi keuangan syariah efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah, yang pada gilirannya dapat membantu mereka mengenali dan menghindari praktik keuangan ilegal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui edukasi literasi keuangan syariah.


Keywords


Literasi Keuangan Syariah, Penipuan, Edukasi Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Arshad, A. (2023). Nexus between financial inclusion and women empowerment: evidence from developing countries. Gender in Management An International Journal, 38(4), 561 - 580. doi:https://doi.org/10.1108/GM-04-2022-0125

Berto, A. M., Hamdun, G. N., & Abror, A. M. (2025). Empowerment of Women-Owned Businesses through Islamic Financial Inclusion Instruments: The Role of Crowdfunding. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1 - 14.

Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128. https://doi.org/10.1016/S1057-0810(99)80006-7

CNN Indonesia;. (2025, Februari 25). OJK Blokir 2.500 Pinjol Sepanjang 2024. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia.

Diniyya, A. A., Kassim, S., & Yunus, S. M. (2022). Measuring Financial Knowledge Among Muslim Women: The Case of Indonesia and Malaysia. Journal of Islamic Finance, 2289-2109.

Harmaini, H .,Indriyarti, E. R.,. & Diatmono, P. (2024). Penyuluhan Literasi Keuangan Syariah Pada UMKM Kuliner Rufata. Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan, 8(1), 13–23. http://dx.doi.org/10.30813/jpk.v8i1.5307

Intan, G. (2021, Oktober 2021). Jokowi Prihatin Banyak Masyarakat Terjerat Pinjol Ilegal. 137-146. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia. Retrieved from voaindonesia: https://www.voaindonesia.com/a/jokowi-prihatin-banyak-masyarakat-terjerat-pinjol-ilegal/6265918.html

Ismahani, N., FW Pospos, A., & Maulana, Z. (2025). Digitalisasi Keuangan Syariah: Peran Literasi dan Inklusi untuk Mengatasi Permasalahan Pinjaman Online Ilegal. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 13(1). doi:https://doi.org/10.61111/jakis.v13i1.875

Lestari, P. A., & Khairunnisa, K. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Penggunaan Shopee Paylater dan Lifestyle Terhadap Perilaku Konsumtif: Studi Kasus pada Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah UMSU. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(7), 5096–5112. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i7.2210

Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Rahmatia, A., Saputra, A. D., Wijaya, A. P., & Ma'ruf, M. I. (2022). ISLAMIC FINANCIAL LITERACY: EVIDENCE FROM INDONESIAN URBAN MIDDLE-CLASS WOMEN. Journal of Islamic Economic Laws, 5(2), 199-215. doi:https://doi.org/10.23917/jisel.v5i2.18467

Syamsiatun, S. (2007). MUSLIM WOMEN’S POLITICS IN ADVANCING THEIR GENDER INTERESTS: A Case-Study of Nasyiatul Aisyiyah in Indonesian New Order Era. Al - Jami'ah, 57 - 89.

United Nations. (2023). Global Sustainable Development Report (GSDR) 2023. New York: United Nations. Retrieved from Goals.




DOI: https://doi.org/10.30596/ihsan.v8i1.30457

DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/ihsan.v8i1.30457.g15538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


DESKRIPSI GAMBAR

 

DESKRIPSI GAMBAR

 

Online ISSN:2685-9882

This work is licensed under CC BY-NC-ND 4.0