Korean Pop dan Fandom: Mengungkap Makna dan Motif para Anggota Fandom Mahasiswa

Nala Kamil Farikhi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Zainal Abidin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Tri Susanto, Universitas Singaperbangsa Karawang
Received: 2024-10-09
Accepted: 2025-08-25
Published: 2025-09-17

Abstract


Penggemar K-Pop pun memiliki berbagai alasan untuk menyukai K-Pop. Bagi sebagian orang, K-Pop adalah bentuk hiburan yang menyenangkan, menarik, inspiratif dan motivatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah ingin mengetahui makna K-Pop serta ingin memahami motif menjadi penggemar K-Pop bagi para anggota fandom pada mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ialah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data hingga ke penarikan kesimpulan. Dalam menentukan informan juga memiliki kriteria yaitu Mahasiswa Unsika yang tergabung kedalam komunitas K-Pop fandom apapun, Memiliki fan account media sosial dan sebagai pengguna aktif mengikuti akun media sosial dari salah satu fandom. Setiap Informan memiliki pemaknaan yang berbeda-beda pada musik Korean Pop (K-Pop). Para informan yang menjadi penggemar K-Pop dan sekaligus anggota fandom (fan kingdom) memaknai K-Pop sebagai bentuk hiburan. Mereka memprioritaskan musik K-Pop sebagai hiburan karena merasa senang ketika mendengarkan musik dan menonton video musik (MV) yang dikonsumsi lewat media sosial yang beragam mulai dari twitter, instagram hingga youtube. Motif menjadi penggemar K-Pop pada para anggota fandom relevan dengan teori fenomenologi Alfred Schutz yang dibedakan menjadi dua fase yaitu, because motive (motif karena) dan in order to motive (motif untuk). Pada because motive terdapat kualitas musik yang membuat para informan tertarik untuk menjadi penggemar. Di sisi lain, visual yang menarik juga tak kalah penting menjadi daya tarik para penggemar. Dengan perpaduan kualitas musik dan visual yang menarik dari bakat para artis juga menjadi motivasi para fans dalam diri mereka.

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., Tayo, Y., & Mayasari. (2018). Fanaticism of a Korean Boy Band, “Shinee” as Perceived by K-Popers “Shinee World Indonesia” in Karawang Regency. International Journal of Engineering & Technology, 7(3.30), 74–79. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i3.30.18159

Andina, A. N. (2019). Hedonisme Berbalut Cinta Dalam Musik K-Pop. Syntax Idea, 1(8), 39–49. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v1i8.100

Dewi, T. N., & Nurudin. (2022). Perilaku Komunikasi Komunitas Kpopers Palangka Raya dalam Loyalitas pada Idola. Jurnal Komunikasi Nusantara, 4(1), 78–88. https://doi.org/10.33366/jkn.v4i1.97

Dinar, R. E., Abidin, Z., & Rifai, M. (2022). Fan Culture dan Perkembangan Kreativitas Remaja KPopers. Jurnal Politikom Indonesiana, 7(1), 113–129. https://doi.org/10.35706/jpi.v7i1.6863

Kim, H. G. (2020). The Korean Wave celebrity and the birth of the K-drama conglomerate. East Asian Journal of Popular Culture (EAJPC), 6(2), 223–238. https://doi.org/https://doi.org/10.31235/osf.io/34t2z

Lie, J. (2012). What Is the K in K-pop? South Korean Popular Music, the Culture Industry, and National Identity. Korea Observer, 43(3), 339–363. https://www.proquest.com/docview/1268147490?sourcetype=Scholarly Journals

Maisarah, F., Abidin, Z., & Teguh, M. P. (2023). Konstruksi Makna Kolektor Photocard (Studi Fenomenologi Mengenai Makna, Motif, dan Pengalaman Komunikasi Kolektor Photocard K-Pop). Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(2), 503–512. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i2.4247

Noviyanti, D. I., Poerana, A. F., & Oxcygentri, O. (2022). Kontruksi Makna Fangirling (Studi Fenomenologi Pada Fan Account Twitter Penggemar Iu Di Kalangan Followers @_Iuindonesia). NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(3), 813–821. https://doi.org/10.31604/jips.v9i2.2022.813-821

Pratama, D. E., & Apriani, R. (2023). Analisis Perlindungan Hukum Konsumen bagi Penonton Bola dalam Tragedi di Staadion Kanjuruhan. Supremasi Hukum, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.33592/jsh.v19i1.2921

Utami, Y. M. (2021). Pengaruh Korean Pop (K-Pop) Terhadap Perilaku Remaja di Desa Gumelar Kecamatan Balung Kabupaten Jember [Institut Agama Islam Negeri Jember]. http://digilib.uinkhas.ac.id/6465/

Yasmin, A. N., & Fardani, R. A. (2020). KONSTRUKSI MAKNA LOVE YOYSELF DAN MENTAL HEALTH AWARNESS BAGI ARMY (KELOMPOK PENGGEMAR BTS) TERHADAP LAGU DAN CAMPAIGN MILIK BTS. SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 206. https://doi.org/10.35308/source.v6i2.2064




DOI: https://doi.org/10.30596/jisp.v6i2.21425

Refbacks

  • There are currently no refbacks.