Analisis Wacana Kritis terkait Krisis Sosial lewat Lagu “Di Udara – Efek Rumah Kaca” terhadap Penegakan Hak Asasi Manusia

Adinda Putri Ayu Maharani, Fardiah Oktariani Lubis, Wahyu Utamidewi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial yang terkandung dalam lirik lagu "Di Udara" karya band Efek Rumah Kaca melalui pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma kritis untuk menggali dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial-budaya dalam lirik lagu tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu ini menggambarkan keteguhan dalam menghadapi ketidakadilan, ancaman, dan represi melalui penggunaan repetisi, metafora, serta pilihan kata yang kuat. Lirik ini mencerminkan perjuangan aktivis Munir Said Thalib sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang represif. Praktik wacana menunjukkan bagaimana proses produksi, distribusi, dan konsumsi lagu ini memengaruhi kesadaran masyarakat terhadap isu hak asasi manusia. Pada level sosial-budaya, lirik lagu ini menjadi medium penting dalam membangkitkan solidaritas dan ketahanan kolektif terhadap penindasan. Penelitian ini menegaskan peran musik sebagai media yang efektif untuk menyampaikan kritik sosial dan membangun kesadaran masyarakat.

Full Text:

PDF

References


Eriyanto. (2002). Analisis Framing: Konstruksi Ideologi dan Politik Media. LKiS.

Ginting, R., Yulistiyono, A., Rauf, A., Manullang, S. O., Siahaan, A. L. S., Kussanti, D. P., P.S, T. E. A., Djaya, T. R., Ayu, A. S., & Effendy, F. (2021). Etika Komunikasi dalam Media Sosial: Saring Sebelum Sharing (R. Fauzi (ed.)). INSANIA.

Haryatmoko. (2016). Critical Discourse Analysis: Landasan Teori, Metodologi, dan Penerapan. Rajawali Pers.

Ikfinaa, Z., Fadlilah, R. N., & Asror, A. G. (2024). Analisis Semantik Ragam Makna dalam Lagu “Bermuara” Karya Rizki Febian dan Mahalini. Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 2(1), 1118–1129. https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2537

Kamahi, U. (2017). Teori Kekuasaan Michael Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Jurnal Al-Khitabah, 3(3), 117–133. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Al-Khitabah/article/view/2926

Lestarini, N. A. (2021). Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk dalam Lirik Lagu “Ojo Mudik” Ciptaan Didi Kempot. Jurnal Batra, 7(1), 1–10. https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/batra/article/view/3150

Mayasari, Darmayanti, N., & Riyanto, S. (2012). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan “Saweran untuk Gedung KPK” di Harian Umum Media Indonesia. Jurnal Linguistik Terapan (JLT), 2(2), 22–31. https://jurnal.polinema.ac.id/index.php/jlt/article/view/249

Munfarida, E. (2014). Analisis Wacana Kritis dalam Perspektif Norman Fairclough. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 8(1), 1–19. https://doi.org/10.24090/komunika.v8i1.746

Sobur, A. (2015). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. PT. Remaja Rosdakarya.

Stubbs, M. (1983). Discourse Analysis: The Sociolinguistic Analysis of Natural Language. The University of Chicago Press.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tirta, D., Sari, S., & Dianthi, M. H. (2024). Kritik Sosial Dalam Lirik Lagu (Analisis Wacana Lagu Maju Dari .Feast). Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 11(1), 351–364. https://doi.org/10.37676/professional.v11i1.5719




DOI: https://doi.org/10.30596/jisp.v6i2.21936

Refbacks

  • There are currently no refbacks.