Efektivitas Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam Mencegah Kenakalan Remaja di Desa Sihikkit

Indah Lestari Sihombing, Univeraitas Sumatera utara, Tuti Atika, Universitas Sumatera Utara
Received: 2025-10-07
Accepted: 2026-10-29
Published: 2026-09-02

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengaktifkan efektivitas Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam mencegah kenakalan remaja di Desa Sihikkit, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya kasus kenakalan remaja seperti judi online, perkelahian, bolos sekolah, dan propaganda yang dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan keluarga dan komunikasi antara orang tua dan remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secarapengambilan sampel secara sengaja. Efektivitas program diukur berdasarkan lima indikator menurut Sutrisno (Wulandari, 2018): pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BKR telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman orang tua dan remaja mengenai kesehatan reproduksi, gizi, serta bahaya perilaku berisiko. Namun efektivitas program secara keseluruhan belum optimal. Partisipasi orang tua dan remaja masih rendah, kegiatan dinilai monoton, dan perubahan nyata dalam perilaku remaja terbatas. Kenakalan remaja seperti bolos sekolah, merokok, dan perilaku berisikolainnya masih ditemukan di masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah Program BKR belum sepenuhnya efektif dalam mencegah kenakalan remaja di Desa Sihikkit. Rekomendasi yang diberikan antara lain: (1) meningkatkan variasi kegiatan yang lebih menarik bagi remaja, (2) memperkuat sosialisasi program, dan (3) meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program pencegahan kenakalan remaja berbasis keluarga di daerah pedesaan

Full Text:

PDF

References


(BPS), B. P. (2023). Kecamatan Onan Ganjang dalam Angka .

(BPS), B. P. (2023). Statistik Kriminal 2021.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.).

Sage Publications.

Kartono, K. (2014). Sosiologi pendidikan: Teori dan praktek. Rajawali Pers.

Kartono, K. (2017). Patologi sosial 2: Kenakalan remaja. Rajawali Pers.

Kartono, K. (2019). Sosiologi pendidikan. Raja Grafindo Persada.

M.Streers, R. (1997). Organizational Effectiveness, A Behavioral View. (D. Jamin, Penerj.) California:

Goodyear Publishing Company, Inc, Santa Monica. Dipetik Oktober 2024

Papalia, D. E. . (2009). Human development. 11th ed (9780073370163) BB-0027. McGraw-Hill.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. bandung: ALFABETA,CV.

Sugiyono. (2013). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Algazali, M. (2023). Efektivitas program pelayanan kesehatan masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas

dan partisipasi aktif masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.

Andriyani, J. (2023). Peran Lingkungan Keluarga Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja.

doi:http://dx.doi.org/10.22373/taujih.v3i1.7235

Anggraeni, D. A. (2023). Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Kenakalan Remaja. Diambil kembali dari

https://eskripsi.usm.ac.id/file-F11A-22760.html

Anggraeni, D. N. (2021). Peran Kader Bina Keluarga Remaja Dalam Upaya Pembinaan Pola Asuh Terhadap

Remaja di Dusun Kepundung, Giripurwo, Girimulyo, Kulon. hal. 228-239

Burlian, F. (2020). Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 23(1), 45–

Covey, S. R. (1989). The 7 habits of highly effective families. Golden Books.

Dadan Sumara, S. H. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian dan PPM, Vol 4

doi:http://dx.doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14393 No 2, 346-352.

Dadan Sumara, S. H. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian dan PPM, Vol 4

doi:http://dx.doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14393 No 2, 346-352.

Darmawati, M. (2022). Peran Kelompok Bina Keluarga Remaja dalam membina Remaja di Kampung KB

Bahari Kelurahan Lappa. Jurnal Imliah Administrasita.

doi:http://dx.doi.org/10.47030/administrasita.v12i2.348

Deacon, D. R., & Firebaugh, F. M. (1998). Family intervention and youth development. Prentice Hall.

Fitria, L., & U.B, A. R. (2024). Efektivitas Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam meminimalisir

terjadinya pernikahan dini di Kabupaten Sidoarjo. Ranah Research

https://doi.org/10.38035/rrj.v6i5 Journal,

Fitri Afrita, F. Y. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kenakalan Remaja. Jurnal pendidikan,

doi:https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.101 vol 6(5), 2 no 1684. 1.

Hidayah, N., & Huriati, H. (2017). Krisis identitas diri pada remaja. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman,

(1), 49–62.

Hidayati, R. (2020). Konsistensi Pelaksanaan Program dan Dampaknya terhadap Partisipasi Masyarakat.

Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik.

Junia, A. (2010). Efektivitas program dapat dirumuskan sebagai tingkat pencapaian sasaran, yaitu sejauh

mana sasaran program telah ditetapkan dan dicapai. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14(1), 26-35.

Kambolong, M., Alam, S., & Maludin, Makmur (2015). Efektivitas program kelompok usaha bersama dalam

meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. REZ

PUBLICA: Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional, 7(3).

Koyongian, B. G., Runtu, T., & Weku, P. (2022). Analisis efektivitas dan kontribusi pajak hotel dan pajak

restoran terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Banggai (Analysis of the effectiveness and

contribution of hotel taxes and restaurant taxes to Banggai regency's original revenue). Jurnal LPPM

Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 5(2), 1345-1356.

Lestari, D. (2021). Mengukur Dampak Program: Perubahan Perilaku Remaja setelah Intervensi. Jurnal

Kesehatan dan Perilaku.

Mardhatillah, M. (2021). Efektivitas Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program Peningkatan

Pendapatan Rumah Tangga Miskin (Propendakin) di Desa Seren, Kecamatan Gebang, Kabupaten

Purworejo. Journal of Education on Social Science, doi:https://doi.org/10.24036/jess.v5i1 Vol 5 No

Meesuaisint, M., Pathumcharoenwattana, W., Charoenwattana, S., Wattana, K., & Boonprakob, P. (2018).

Characteristics of authentic self-esteem of violent juvenile delinquents in Thailand. The Humanistic

Psychologist, 46(2), 175 187. https://doi.org/10.1080/08873267.2018.1441730

Nasution, S. (2003). Metodologi penelitian. PT RajaGrafindo Persada.

Noffandra Hasan, T. H. (2022). Efektivitas Pelayanan Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam

mewujudkan Ketentraman Keluarga (Studi Pada kelurahan Bumi Jaya Kecamatan Anak Tuha

Kabupaten Lampung Tengah). Progress Administrasi Publik,

doi:http://dx.doi.org/10.37090/jpap.v2i2.553 Vol 2 No 2.

Noviani. (2022) ."Efektivitas program bina keluarga remaja dalam upaya pendewasaan usia perkawinan di

Desa Banjarsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.

Nurul Najidah, D. H. (2019). Efektivitas Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Rowosari Kecamatan

Tembalang Kota Semarang. Volume 8 No.2. doi:https://doi.org/10.14710/jppmr.v8i2.23514

O'Reilly, M. (2003). The role of evaluation in program effectiveness. Journal of Program Evaluation, 27(4),

-360.

Papalia, D. E. . (2009). Human development. 11th ed (9780073370163) BB-0027. McGraw-Hill.

Parwansa, G., & Nasution, F. Z. (2022). Konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja

laki-laki. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 614 620.

Pratiwi, N. E. (2009). Gambaran Konsep Pacaran dan Perilaku Pacaran pada Remaja Awal (Dating Concept

and Dating Behavior among Early Adolescents. Depok.

Resdati, R. H. (2021). Kenakalan Remaja Sebagai Salah Satu Bentuk Patologi Sosial (Penyakit Masyarakat).

Jurnal Cakrawala Ilmiah, Vol 1 No 3.

doi:http://dx.doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.614

Ristha Purnama Kario, S. N. (2020). Hubungan Kondisi Lingkungan Keluarga dengan Jenis Kenakalan remaja.

Jurnal keperawatan Jiwa, Volume 8 No.3.

Rizal. (18 Oktober 2024). Kemenkominfo: 1,5 juta pelajar kecanduan judi online, 50.000 masih di bawah 10

tahun. Kompas.com.

Saputri, A. I. (2020). Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal non-rutin pada

materi penjumlahan pecahan (studi deskriptif pada siswa kelas 5). Universitas Pendidikan Indonesia.

Sarwono, S. W. (2007). Psikologi remaja. Raja Grafindo Persada.

Siegel, L. J., & Welsh, B. C. (2014). Juvenile delinquency: Theory, practice, and law (12th ed.). Cengage

Learning.

Syarbaini, S., & Fatkhuri, F. (2016). Teori Sosiologi: Suatu Pengantar. Ghalia Indonesia.

Wilis, S. (2012). Remaja dan Masalahnya: Mengupas Berbagai Bentuk Kenakalan Remaja, Narkoba, Free Sex,

dan Pemecahannya. Alfabeta.

Wulandari, K., Wibawa, S., & Kuntjoro, B. (2018). Efektivitas Program Desa Yang Didanai Oleh Apbn ( Dana

Desa ). JMAN Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara, 2(1), 150-158., 02(01), 150–158.




DOI: https://doi.org/10.30596/jisp.v7i2.26768

Refbacks

  • There are currently no refbacks.