Efektivitas Uji Salep Ekstrak Daun Kitolod (Isotoma Longiflora (L.) C. Presl) Dengan Salep Mupirocin 2% Terhadap penyembuhan Luka Sayat Dengan Pertumbuhan Aeromonas Hydrophilia Pada Tikus Putih Jantan
Abstract
Abstrak: Luka adalah diskontinuitas atau kerusakan jaringan kulit yang terjadi akibat trauma benda tajam atau tumpul, bahan kimia, sayatan, gigitan serangga dan sejenisnya. Banyaknya jenis dan bentuk luka disesuaikan dengan efek dari luka tersebut, salah satunya adalah luka sayatan akibat sayatan. Daun kitolod (Isotoma longiflora (L.) C. Presl) mengandung senyawa kimia yaitu saponin dan flavonoid. Jenis penelitian ini adalah true eksperimental dengan desain post test controlled group design. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas salep antibiotik yaitu salep mupirocin 2% dan ekstrak etanol daun kitolod (kontrol positif) dan kelompok yang diberikan salep basa (kontrol negatif). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan yang diberikan etanol Ekstrak daun kitolod konsentrasi 10% b/b, ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi 15% b/b, dan ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi 20% b/b memberikan efek penyembuhan luka paling cepat. yaitu selama 7 hari. Dapat disimpulkan bahwa salep ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi 10% b/b, konsentrasi 15% b/b, dan konsentrasi 20% b/b menunjukkan kesembuhan pada luka sayatan tersebut.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Rezkiyana Mulya Halim. Uji Efek Penyembuhan Luka Sayat Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera Elatior) Dalam Bentuk Sediaan Gel Terhadap Kelinci (Oryctolagus Cuniculus), 2014;85(1):2071-2079.
Awwaliyah R. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol 70% Daun Kitolod (Isotoma longiflora) Terhadap Penyembuhn Luka Sayat Pada Mecit (Mus musculus). UJI Akt EKSTRAK ETANOL 70% DAUN KITOLOD (Isotoma longiflora) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus musculus) SKRIPSI. 2021;14(1):1-13.
Putri DD, Hazar S, Fitrianingsih SP. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Kitolod ( Isotoma longiflora ( L .) C . Presl ) terhadap Bacillus cereus. Pros Farm ISSN 2460-6472. 2016;2(2):529-535.
Saputro SD, Harti AS, Setiyajati A. Perbandingan Sediaan Simplisia Dan Ekstrak Maserasi Daun Salam ( Syzygium polyanthum ) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II A Secara In Vivo Mahasiswa PRODI S-1 Keperawatan STIKes Kusuma Husada Surakarta Dosen PRODI D3 Keperawatan STIKes Kusuma Husa. 2013;25:1-9.
Khopkar, U., & Doshi, B. (2008). Improving diagnostic yield of punch biopsies of the skin. Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology, 74, 527.
Handayani, H., Sriherfyna, F. H., & Yunianta, Y. (2016). Ekstraksi Antioksidan Daun Sirsak Metode Ultrasonic Bath (Kajian Rasio Bahan: Pelarut Dan Lama Ekstraksi)[In Press Januari 2016]. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 4(1).
Wardiyah, S. (2015). Perbandingan Sifat Fisik Sediaan Krim, Gel, Dan Salep Yang Mengandung Etil P-Metoksisinamat Dari Ekstrak Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga Linn). (Skripsi). Jakarta : Uin Syarif Hidayatullah.
Radiska, H (2009). Formulasi Sediaan Salep (Ointment) Minyak Atsiri Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia (Christm & Panz) Swingle) Sebagai Anti Jerawat Dan Uji Efektivitas Antibakteri Secara In Vitro (Doctoral dissertation, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta).
Garg, A., Aggarwal, D., Garg, S., A., & Sigla, A.K. (2002). Spreading of Semisolid Formulation: An Update. Pharmaceutical Tecnology, 84–102. https://doi.org/10.5138/ijdd.2010.0975.0215.02012
SNI. (1996). SNI. 16-4399-1996. Jakarta : Dewan Standarisasi Nasional.
Zatz, J.L., Dan Kushla, G.P., (1996). Pharmaceutical Dosage Forms: Disperse System. New York : Marcel Dekker Inc. 413-414.
Adriana, Y., & Rohmawan, R. (2021). Formulasi Dan Uji Mutu Fisika Kimia Sediaan Krim Mupirocin Menggunakan Emulgator Pada Konsentrasi Yang Berbeda. ISTA Online Technologi Journal, 2(1), 14-23.
Pahra Hamzah, EM Kesaulija, & Yohanes Y. Rahawaren. 2003. Pemanfaatan tumbuhan obat tradisional masyarakat pulau mansinam kabupaten manokwari. Beccariana (september, 2003), vol. 5, no. 2: 52-116)
Herdianto, F. A., Hazar, S., & Fitrianingsih, S. P. (2016). Uji Aktivitas Antifungi Ekstrak dan Karakterisasi Fitokimia Herba Kitolod (Isotoma longiflora (L.) C. Presl) terhadap Candida albicans. Prosiding Farmasi, 655-662.
Susanti, N. A. 2017. Hubungan Derajat Eritema dengan Jumlah Makrofag pada Proses Penyembuhan Luka Diabetik Tikua Galur Wistar Jantan Model Diabetes Mellitus dengan Perawatan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). (Skripsi). Malang : Universitas Brawijaya.
Setyarini EA, Barus LS, Dwitari A., 2013. Perbedaan alat ganti verband antara dressing set dan dressing trolley terhadap resiko infeksi nosokomial dalam perawatan luka post operasi. Jurnal Kesehatan STIKes Santo Borromeus 1(1): 11-23.
Mawarsari, T. (2015). Uji aktivitas penyembuhan luka bakar ekstrak etanol umbi talas Jepang (Colocasia esculenta (L.) schott var. antiquorum) pada tikus putih (rattus norvegicus) jantan galur sprague dawley (Bachelor's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 2015).
Ruswanti, E., Cholil., dan Indra Suksmana, B. 2014. Efektifitas Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya) 100% Terhadap Waktu Penyembuhan Luka. Jurnal Kedokteran Gigi. 2(2), 162-166.
Septiningsih, E. 2008. Efek Penyembuhan Luka Bakar Ekstrak Etanol 70% Daun Pepaya (Carica Papaya L) dalam Sediaan Gel Pada Kulit Punggung Kelinci New Zealand. [Skripsi]. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mappa, T., Edy, H. J dan Kojong, N. 2013. Formulasi Gel Daun Sasaladahan (peperomia pellucida (L) H.B.K) dan Uji Efektivitasnya Terhadap Luka Bakar pada Kelinci (oryctolagus cumiculus). Jurnal Ilmiah Farmasi PHARMACON. 2(2), 55 .
Haris, M. 2011. Penentuan Kadar Flavanoid Total Dan Aktivitas Antioksidan Dari Getah Jarak Pagar Dengan spektrofotometer UV-Visibel. (Skripsi). Padang : Universitas Anadalas.
Oktiarni, D. Manaf, S., dan Suripno. 2012. Pengujian Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Mencit (Mus muscukus). Jurnal Gradien. 8(1), 752-755.
Kusuma N. R. E., Ratnawati, R dan Dewi, D. 2014. Pengaruh Perawatan Luka Bakar Derajat II Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle Linn.) Terhadap Peningkatan Ketebalan Jaringan Granulasi pada Tikus Putih (Rattus novegicus) Jantan Galur Wistar. Jurnal Majalah Kesehatan FKUB. 1(2).
Ghofroh, Ain, Ainul. (2017). Uji Aktifitas Ekstrak Etanol 70% Daun Kitolod (Isotoma Longiflora) Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Bakar (Combustio) Derajat II Pada Mencit (Mus Musculus). (Skripsi). Malang : Universitas Islam Negeri Maulana Ibrahim.
Sentat, T dan Permatasari, R. 2015. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea Americana Mill.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Punggung Mencit Putih Jantan (Mus nusculus). Jurnal Ilmiah Manuntung. 1(2), 100-106.
DOI: https://doi.org/10.30596/jph.v6i4.16707
DOI (PDF): https://doi.org/10.30596/jph.v6i4.16707.g14046
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Pengelola: Gedung Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Lantai II, Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran UMSU Jalan Gedung Arca No. 53 Medan Sumatera Utara Indonesia, Kode Pos 20217.
Kontak (WA): 0812-6208-2844
E-mail: jurnalpanduhusada@umsu.ac.id


