Late Onset Pre-eklampsia Pada Multigravida
Abstract
Abstrak: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara, jauh di atas target Millenium Development Goal (MDG). Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklampsia, yang diperkirakan insidennya di Indonesia mencapai 5,3% per tahun. Preeklampsia merupakan kondisi kompleks yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria setelah usia kehamilan 20 minggu, dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius pada ibu dan janin, termasuk kerusakan organ dan gangguan pertumbuhan janin. Berdasarkan onsetnya, preeklampsia dibagi menjadi Preeklampsia Onset Dini (EO-PE) dan Preeklampsia Onset Lanjut (LO-PE). Laporan kasus ini membahas seorang pasien berusia 29 tahun hamil 35-36 minggu dengan riwayat preeklampsia yang datang dengan gejala preeklampsia berat. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan hasil penunjang, pasien didiagnosis menderita Preeklampsia Berat dan diberikan penanganan medis sesuai panduan, seperti pemberian MgSO4 dan antihipertensi. Meskipun etiologi preeklampsia belum sepenuhnya dipahami, diagnosis dini dan penanganan yang cepat sangat krusial. Literatur terbaru juga menekankan bahwa setiap kasus preeklampsia berpotensi berbahaya, sehingga klasifikasi 'ringan' tidak lagi digunakan. Edukasi pasien dan pemantauan ketat merupakan kunci untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas.
Keywords
References
Organization (WHO). Dibalik angka - Pengkajian kematian maternal dan komplikasi untuk mendapatkan kehamilan yang lebih aman. WHO; 2007.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Report on the achievement of millennium development goals Indonesia. Bappenas; 2010:67.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Kementerian Kesehatan RI; 2015.
Census.gov. International Data Base. Accessed July 16, 2025. http://www.census.gov/population/international/data/idb/country.php
Osungbade KO, Ige OK. Public Health Perspectives of Preeclampsia in Developing Countries: Implication for Health System Strengthening. Journal of Pregnancy. 2011. Accessed July 16, 2025. [tautan mencurigakan telah dihapus].
Villar J, Betran AP, Gulmezoglu M. Epidemiological basis for the planning of maternal health services. WHO. 2001.
Statistics by country for preeclampsia. Accessed July 16, 2025. http://www.wrongdiagnosis.com/p/preeclampsia/stats-country.htm.
International Society of Nephrology. Long-term consequences of preeclampsia. Accessed August 8, 2011. http://www.theisn.org/long-term-consequences-of-preeclampsia/itemid-540.
Belammy L, Casas JP, Hingorani AD, Williams DJ. Preeclampsia and risk of cardiovascular disease and cancer in later life: systematic review and meta-analysis. BMJ. 2023;335:974.
Ngoc NT. Causes of stillbirths and early neonatal deaths: data from 7993 pregnancies in six developing countries. Bull World Health Organ. 2006;84:699-705.
Bernolian N, Pangemanan WT, Syamsuri AK, et al. Update Manajemen Preeklamsia Dengan gejala berat. Obgynia. March 1, 2023. Accessed July 9, 2025. https://www.obgynia.com/obgyn/index.php/obgynia/article/download/402/pdf.
Aziz A, Salam UA. MATERNAL AND PERINATAL OUTCOMES OF EARLY AND LATE ONSET PREECLAMPSIA WITH SEVERE FEATURES IN MUHAMMADIYAH PALEMBANG HOSPITAL. Diponegoro Med J (Jurnal Kedokt Diponegoro). 2025;14(1):6-11. doi:10.14710/dmj.v14i1.46584
Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia. Panduan Praktik Klinik: Hipertensi dalam Kehamilan. POGI; 2018.
Qi J, et al. Diagnostic biomolecules and combination therapy for pre-eclampsia - reproductive biology and endocrinology, BioMed Central. Published 2022. Accessed July 9, 2025. https://rbej.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12958-022-01003-3/figures/1.
Bernolian N, Pangemanan WT, Syamsuri AK, et al. Update on Management of Preeclampsia with Severe Features(Eclampsia, Pulmonary Edema,HELLP Syndrome ). Indones J Obstet Gynecol Sci. 2020;6:7-19.
Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia. Diagnosis Dan Tatalaksana Pre- Eklamsia. 2016.
Karrar SA, Martingano DJ, Hong PL. Preeclampsia. In: StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing; 2025. Accessed February 25, 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK570611/.
DOI: https://doi.org/10.30596/jph.v7i2.26463
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Pengelola: Gedung Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Lantai II, Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran UMSU Jalan Gedung Arca No. 53 Medan Sumatera Utara Indonesia, Kode Pos 20217.
Kontak (WA): 0812-6208-2844
E-mail: jurnalpanduhusada@umsu.ac.id


