Alternatif Baru Patogenisitas Hama Oryctes rhinoceros pada Elaeis guineensis Jacq Menggunakan Nematoda Steinernema sp.
Abstract
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) adalah salah satu komoditas perkebunan yang paling penting di Indonesia. Permasalahan yang sering terjadi pada tanaman kelapa sawit yaitu adanya organisme penggangu tanaman salah satunya yaitu hama Oryctes rhinoceros dimana tingkat serangannya sangat tinggi pada tanaman yang belum menghasikan hingga tanaman menghasilkan mencapai 80%. Salah satu alternatif dalam menekan populasi hama O. rhinoceros yaitu menggunakan musuh alami Steinernema sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Steinernema sp. dalam menekan populasi hama O. rhinoceros pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini di lakukan di Lapangan dengan menggunakan pot. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan yaitu dengan mengaplikasikan larutan yang mengandung juvenil infektif Steinernema sp. Adapun perlakuannya sebagai berikut: N0: Kontrol, N1: 30.000 ji/0,1 m3, N2: 60.000 ji/0,1 m3dan N3: 120.000 ji/0,1 m3) dengan 6 ulangan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian hama O. rhinoceros dengan menggunakan Steinernema sp. mampu menekan populasi hama dengan menimbulkan gejala tubuh hama berwarna coklat kehitaman dan mengkerut. Tingkat daya persentasi terbaik pada mortalitas larva dengan perlakuan N3 (120.000 ji/0,1 m3) mendapatkan hasil 9.56%. Steinernema sp. terbukti mampu menekan populasi O. rhinoceros pada kelapa sawit, meskipun tingkat mortalitas masih rendah, sehingga perlu optimalisasi aplikasi dan penelitian lanjutan agar lebih efektif sebagai agens hayati ramah lingkungan dalam pengendalian hama.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Chaerani, Y. Suryadi, T.P. Priyatno, D. Koswanudin, U., Rahmat., Sujatmo, Yusuf., dan Griffin, C.T. (2007). Isolasi Nematoda Patogen Serangga Steinernema dan Heterorhabditis. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 7(1): 1-9.
Djamilah, D., Widjayanti, T., dan Nurbaity, A. (2010). Patogenisitas Nematoda Entomopatogen terhadap Larva Oryctes rhinoceros. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 16(2): 84-90.
Ginting, M.S., Eka. B.F., dan Guntoro.A.P. (2022). Pengaruh Ketinggian Fruit-Trap pada Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) di Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). J. Ilmu Pertanian. 10(1): 64-67.
Hayata., Nasamsir., dan Beni. A. (2021). Populasi Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) Pada Kebun Kelapa Sawit Peremajaan Sistem Sisipan dan Tumbang Serempak di Kecamatan Bahar Utara Kabupaten Muaro Jambi. J. Media Pertanian. 6(1): 52-56.
Haryanto, E., Susilowati, A., dan Fitriani, S. (2018). Potensi Nematoda Entomopatogen Steinernema sp. Sebagai Agensia Hayati Pengendali Oryctes rhinoceros (Coleoptera: Scarabaeidae) pada Tanaman Kelapa Sawit. Jurnal Agrotek Tropika, 6(1), 10-18.
Indriyanti, D. R., Rahmawati, R., Priyono, B., Slamet, M., dan Huyop, F. Z. (2018). Ecological Studies of Oryctes rhinoceros Larvae Controlled by Metarhizium Anisopliae and Enthomopatogenic Nematodes. J. Pendidikan IPA Indonesia. 7(3): 286-292.
Koppenhofer, A. M., & Kaya, H. K. (1996). Coexistence of entomopathogenic nematodes with other natural enemies. Biocontrol Science and Technology, 6(3): 357-372.
Kaya, H. K. dan Gaugler, R. (1993). Entomopathogenic Nematodes. Annual Review of Entomology, 38(1): 181–206. https://doi.org/10.1146/annurev.en.38.010193.001145.
Nugrohorini, P. (2010). Peran nematoda entomopatogen (NEP) dalam pengendalian hayati hama serangga. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 16(2): 53–59.
Putera, T.E., Syahrial. O., dan Mukhtar, I.P. (2018a). Uji Efektifitas Nematoda Entomopatogen Steinernema sp. pada Hama Penggerek Buah Kopi Hypothenemus Hampei Ferr. (Coleoptera: Scolytidae) di Laboratorium. J. Aroekoteknologi. 6(1): 54-60.
Putera, R. K., Dwinata, B., dan Ambarwati, S. (2018b). Karakteristik Nematoda Entomopatogen dan Potensinya dalam Pengendalian Hama Serangga. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 18(1): 1-12.
Rosa, R. N. dan Z. Sofyan. (2017). Pengelolaan Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Bangun Bandar, Sumatera Utara. J. Agrohorti. 5(3): 325-333.
Santi, I.S., Elizabeth. N.K., dan Kelvin. R.S. (2021). Efektifitas Orynet Trap Terhadap Hasil Tangkapan Kumbang Tanduk pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan. J. Agroista. 5(2): 83-93.
Sicard, M., Brugirard-Ricaud, K., Pagès, S., Lanois, A., Boemare, N., dan Brehelin, M. (2006). Stimulation of the Immune Response of the Insect Spodoptera littoralis by the Endotoxin of the Entomopathogenic Bacterium Xenorhabdus nematophila. Journal of Invertebrate Pathology, 91(1): 43-50.
Surrey, M.R. dan Wharton, D.A. (1995). Water Relations of Entomopathogenic Nematodes (Steinernema spp. and Heterorhabditis spp.). Parasitology, 111(3): 271-277.
Widjayanti, T., Djamilah, D., dan Rahmawati, D. (2017). Infeksi Nematoda Entomopatogen pada Larva Oryctes rhinoceros: Sebuah Alternatif Pengendalian Hayati. Jurnal Entomologi Indonesia, 14(2): 85-94.
DOI: https://doi.org/10.30596/agrium.v28i2.17008
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian indexing:
Office:
Gedung Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
(Kampus Utama UMSU)
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,
Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara - 20238
Email:
agrium@umsu.ac.id











