The Implications of the Status of Indonesian Migrant Workers' Wives in Malaysia Reviewed from Maslahah

Hafiza Zahra Aljawawi : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara , Fatimah Fatimah : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Abstract


Long-term labor migration separates Indonesian Migrant Worker (PMI) women who are married in Indonesia from their husbands and families, resulting in four patterns of marriage in Malaysia: with foreign migrant workers, fellow migrant workers, employers, and marriages of migrant workers' husbands with other female migrant workers who have the potential to become polygamous are not recorded. The main issue is the validity of marriage according to Islamic law and positive Indonesian law and its implications for inheritance, inheritance, and alimony. This study aims to analyze the validity of the four patterns based on Islamic law, Indonesian positive law, and the perspective of maslahah in ushul fiqh, as well as identify the legal status, types of maslahah, and institutional mitigation efforts. The research uses an empirical juridical method with a social approach. Data were obtained through interviews with PMI and PERMAI figures in Penang as well as informants in Sungai Buloh, Malaysia, supplemented by secondary data from the Ministry of P2MI. The results of the study show that validity according to Islamic law depends on the fulfillment of the marriage and marriage conditions, while positive law requires recording. Official and registered marriages have the potential to become conditional maslahah mursalah, while marriages that are contrary to harmony, contract marriage, and polygamy without permission and registration include maslahah mulghah.

Keywords


Indonesian Migrant Workers, Wife Status, Marriage, Maslahah, Islamic Law

Full Text:

PDF

References


Abu Zahrah, M. Ushul al-Fiqh. Kairo: Dar al-Fikr al-'Arabi, t.t.

Al-Buthi, M. S. R. Dawabit al-Mashlahah fi al-Syari'ah al-Islamiyyah. Beirut: Muassasah al-Risalah, 1965.

Al-Ghazali. Al-Mustasfa min 'Ilm al-Ushul. Kairo: Al-Maktabah al-Tijariyyah al-Kubra, t.t.

Asy-Syathibi, A. I. Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari'ah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2004.

Aulia, P., & Azizah, A. F. “Hukum Islam dan Fenomena Pernikahan Kontrak Antara Legalitas dan Moralitas.” Judge: Jurnal Hukum, Vol. 6, No. 2, 2025.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Data Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Periode Tahun 2024. Jakarta: Pusat Data dan Informasi BP2MI, 2024.

Batubara, C., Rokan, M. K., Manaf, M. F. B. A., Sukiati, & Harahap, I. “Realizing Justice and Maṣlaḥah in E-Commerce: Fiqh Muamalah Insights and Challenges in Malaysia and Indonesia.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), Vol. 23, No. 2, 2024.

Halim, A., & Pratama, A. H. “Poligami Tidak Tercatat di Pengadilan Agama di Indonesia dan Mahkamah Syariah Malaysia.” Jurnal Yuridis, Vol. 7, No. 1, 2020.

Harisudin, M. N., & Choriri, M. “On the Legal Sanction Against Marriage Registration Violation in Southeast Asia Countries: A Jasser Auda's Maqasid Al-Shariah Perspective.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, Vol. 5, No. 1, 2021.

Izzati, N. N. “Substansi Kebolehan Poligami dan Relevansinya dengan Perundang-Undangan Perkawinan Indonesia.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, Vol. 4, No. 2, 2021.

Karimullah, S. S. “Poligami Perspektif Fikih dan Hukum Keluarga Negara Muslim.” Maddika: Journal of Islamic Family Law, Vol. 2, No. 1, 2021.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI). “Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Gerakan Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak: Data Penempatan PMI Perempuan Berdasarkan Status Perkawinan (SISKOP2MI 2024 s.d. 16 Juni 2025).” Siaran pers, Jakarta, 10 Juli 2025.

Mukhtar, I., & Husain, S. Wawancara pribadi, Kepala Sekolah dan Pengelola Sanggar Bimbingan, Kubu Gajah, Selangor–Sungai Buloh, Malaysia, 17 September 2025.

Musfiroh, M. R., Saqr, F. M. M., & Syahriar, A. “The Urgency of Maslahah in the Formulation of Fatwa and Legislation in Indonesia: An Analytical Study.” Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam, Vol. 8, No. 1, 2024.

Muthalib, S. A. “Pengesahan Isbat Nikah Perkawinan Poligami: Kajian Putusan Nomor 130/Pdt.G/2020/Ms.Bna.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, Vol. 5, No. 2, 2022.

Nasution, H. Pembaharuan Hukum Keluarga Islam tentang Usia Perkawinan di Indonesia (Studi atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan). Disertasi Doktor, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, 2019.

Nasution, Khoiruddin. Status Wanita di Asia Tenggara: Studi terhadap Perundang-Undangan Perkawinan Muslim Kontemporer di Indonesia dan Malaysia. Jakarta: INIS, 2002.

Nurdin, M., Daris Salam, A. L., Abdurahman, I., Acip, A., & Rizal, R. “Dinamika Poligami dalam Hukum Keluarga Islam (Analisis terhadap Perspektif Hukum, Kesejahteraan Keluarga, dan Kesetaraan Gender).” Al Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, Vol. 12, No. 1, 2024.

Priatin, A. Wawancara pribadi via Zoom pukul 20.00 WIB, Sekretaris Jenderal/Setiausaha, Ketua Bidang Kerjasama, dan Penanggung Jawab Sanggar Bimbingan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, Malaysia, 5 Mei 2026.

Rasyid, M., & Arianti, M. “Urgensi Persetujuan Anak sebagai Syarat Poligami (Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan Hak Asasi Manusia).” Reusam: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 9, No. 1, 2021.

Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Rizkal. “Poligami Tanpa Izin Isteri dalam Perspektif Hukum: Bentuk Kekerasan Psikis terhadap Isteri.” Jurnal Yustika: Media Hukum dan Keadilan, Vol. 22, No. 1, 2019.

Rosyid, M., & Irfan, M. N. “Reading Fatwas of MUI a Perspective of Maslahah Concept.” Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran, Vol. 19, No. 1, 2019.

Salsabiela, R., & Prananda, R. R. “Pembatalan Perkawinan dalam Kasus Poligami Tidak Tercatat yang Perkawinannya telah Putus akibat Kematian.” Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, Vol. 5, No. 2, 2023.

Septiandani, D., Triwati, A., & Yulistyowati, E. “Kemaslahatan dalam Perkawinan Poligami dalam Kajian Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia.” Jurnal Ius Constituendum, Vol. 8, No. 3, 2023.

Sukiati. “Penelitian Hukum Islam dengan Menggunakan Metode Penelitian Sosial.” Al-Usrah, Vol. 2, No. 1, 2014.

Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqh Jilid 2. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.

Syofiyullah, M. A., Susanti, D. O., & Setiawan, F. “Kepastian Hukum bagi Perempuan PMI yang Terikat Perkawinan di Indonesia (Istri) dan Anak dalam Perkawinan Tidak Tercatat di Indonesia.” Hukmy: Jurnal Hukum, Vol. 3, No. 1, 2023.

Teguh Mulyo, M., Nasution, K., Batubara, S., Musawwamah, S., & Abdullah, R. “The Power of Husband-Wife Communication in Building Family Resilience and Preventing Divorce: A Study of Maslahah Mursalah.” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 17, No. 2, 2023.

Wahib, A. B., Hayat, M. J., & Awang, N. “Unregistered Marriages in Sabah: Indonesian Migrant Workers at the Crossroads of Faith, Law, and Livelihood.” Journal of Human Rights, Culture and Legal System, Vol. 5, No. 2, 2025.

Yusuf, M. “Pendekatan al-Maslahah al-Mursalah dalam Fatwa MUI tentang Pernikahan Beda Agama.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, Vol. 13, No. 1, 2014.

Zubaidi, Z., & Attusuha, R. “Pembinaan Narapidana Anak di Rutan Lhoknga Aceh Besar menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 dan Teori Maslahah Mursalah.” Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum, Vol. 8, No. 2, 2019.

Zuhaili, Wahbah. Ushul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikr, 1986.




DOI: https://doi.org/10.30596/dll.v10i1.32052

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Address:

Faculty of Law,  University of Muhammadiyah Sumatera Utara Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan, Kode Pos 20238

E-mail: delegalata@umsu.ac.id

Telp/HP/WA : 081262102097

DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum is abstracting & indexing in the following databases: 

   Creative Commons License

De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Statcounter