Analisis Kemiskinan di Perkotaan Terhadap Akses Pendidikan dan Dampaknya Terhadap Pengangguran Generasi Muda

Nazwa Wafiq Nur Azizah, Yani Achdiani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan di perkotaan terhadap akses pendidikan dan dampaknya terhadap pengangguran di kalangan generasi muda. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali pengalaman enam narasumber yang merupakan lulusan SMA, D3, dan S1 yang tengah menganggur atau aktif mencari kerja di Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, display, dan verifikasi model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan berdampak langsung pada keterbatasan akses pendidikan, seperti tidak mampu melanjutkan kuliah atau kesulitan mengikuti pelatihan kerja. Selain itu, terdapat ketimpangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, yang menyebabkan lulusan berpendidikan tinggi tetap mengalami pengangguran karena kurangnya soft skill, pengalaman kerja, dan koneksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengurangi pengangguran pemuda, diperlukan kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia industri untuk menciptakan sistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan dan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Keywords


kemiskinan, akses pendidikan, pengangguran pemuda, studi kasus, pendidikan tinggi. ABSTRACT This study aims to ana

References


Alam, S. (2016). Tingkat pendidikan dan pengangguran di Indonesia (Telaah serapan

tenaga kerja SMA/SMK dan Sarjana). Jurnal Ilmiah Bongaya, 1(1), 250-257.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak

Publisher)

Statistik, B. P. (2017). Badan pusat statistik. Badan Pusat Statistik.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2005). Mixed methods research: Developments,

debates, and dilemmas. Research in organizations: Foundations and methods

of inquiry, 2, 315-326.

DAN, P. P. P. A. (2020). Proposal penelitian.

Derung, T. N. (2017). Interaksionisme simbolik dalam kehidupan bermasyarakat.

SAPA: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 2(1), 118-131.

Latifa, I., & Pribadi, F. (2021). Peran Lembaga Pendidikan Nonformal dalam

Mengatasi Pengangguran di Era Digital. Jurnal Pendidikan Sosiologi

Undiksha, 3(3), 137-146.

Mata, A. M. A. I. P., Studi, T. U. S. K. X., & Keahlian, T. G. B. Adi & Fahrudin. 2006.

Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah (Bahan Pengayaan). Jakarta: Unesco

Basrowi & Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT

Rineka Cipta Daryanto. 2011. Media Pembelajaran. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani.

Nugroho, A. C. (2021). Teori utama sosiologi komunikasi (fungsionalisme struktural, teori konflik, interaksi simbolik). Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa, 2(2).

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833.

Purnamasari, E. N. I. (2024). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Jumlah Pengangguran Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Pulau Jawa. Jurnal Ilmu Ekonomi JIE, 8(01), 123-133.

Rukin, S. P. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 9680-9694.

Spradley, J. P. (1979). Interviewing an informant. The ethnographic interview, 46, 55-68.




DOI: https://doi.org/10.30596/edutech.v11i2.26867

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


(EDUTECH) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiya Sumatera Utara
Kampus 1 FKIP UMSU
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II,Medan
Sumatera Utara-20238
E-mail: jurnaledutech@umsu.ac.id