THE ROLE AND FUNCTION OF NOTARIES/LAND DEED OFFICIALS IN AGRARIAN REFORM
Abstract
Agrarian reform is a strategic government policy aimed at restructuring land tenure and ownership to achieve social justice and public welfare. In its implementation, the role of Notaries and Land Deed Officials (Pejabat Pembuat Akta Tanah/PPAT) is crucial in ensuring legality and legal certainty over land redistribution. This study examines the role and function of Notaries/PPAT in the implementation of agrarian reform based on applicable laws and regulations in Indonesia. The research adopts a normative juridical method with a qualitative approach, analyzing primary legal materials such as statutes and regulations, as well as secondary materials including books and scholarly articles. The results show that Notaries/PPAT play key roles in drafting authentic deeds, facilitating the transfer of land rights, assisting land registration processes, and providing legal counseling to beneficiaries of land redistribution. Through these functions, Notaries/PPAT contribute significantly to orderly land administration, legal certainty, and the prevention of agrarian disputes. Therefore, their involvement is essential to the successful and sustainable implementation of agrarian reform in Indonesia.
Full Text:
PDFReferences
Arisputra, I. M. (2021). Reforma Agraria Indonesia (1st ed.). Sinar Grafika.
Baharini, E. (2025). Kedudukan Akta PPAT Sebagai Alat Bukti Otentik Dalam Rancangan KUHAP. Notary Journal, 5(1), 79–98.
Fauzi, A. (2022). Reformasi Agraria dalam Kerangka Otonomi Daerah. Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(2), 218–233.
Harahap, M. I. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Penerima Tanah Reforma Agraria.
Imelda, Markoni, Widarto, J., & Zulfikar. (2025). Kekuatan Hukum Akta Notaris dan Ppat dalam Peralihan Hak Atas Tanah Belum Terdaftar pada Akta Jual Beli dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(2), 240– 252.
Kurniawan, T. (2024). Sinergi Antara Pemerintah Daerah dan PPAT dalam Pelaksanaan Reforma Agraria.
Nadilatunnisa, N., & Silviana, A. (2025). Peran Notaris Dalam Pengalihan Hak Atas Tanah Yang Ditetapkan Sebagai Tanah Terlantar. Unes Journal of Swara Justisia, 9(2), 232– 242.
Narestya, A., & Saleh Moh. (2025). Peran Notaris dalam Menjamin Kepastian Hukum dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum. Al-Qodri:Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Keagamaan , 23(2), 493–501.
Medaline, O., Nadirah, I., & Lubis, M. S. Y. (2023). Agrarian Reform Village. Pematang Johar Village: Access to Reform to Realize Land-Based Community Empowerment. Jurnal Cakrawala Hukum, 14(3).
Permatasari, E., Indriasari, E., & Rakhmatullah, B. R. (2024). Peran PPAT dalam Menghadapi Pemulihan Berkas Pendaftaran Tanah Pasca Kebakaran. Penerbit NEM.
Putri, L. D., & Hidayat, M. (2023). Kewenangan Notaris dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Hasil Reforma Agraria.
Rabbani, M. F. A., Perdana, D. A., Negara, C. P., Fiktir, M. A. H., & Niravita, A. (2025). Peran dan Tanggung Jawab Notaris dalam Pendaftaran Hak Tanggungan atas Tanah di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 211–220.
Rizkia, N. D., & Fardiansyah, H. (2023). Metode Penelitian Hukum (Normatif dan Empiris) (1st ed.). Widina Media Utama.
Sumarna, D. (2023). Penelitian Kualitatif Terhadap Hukum Empiris. Jurnal Penelitian Serambi Hukum, 16(2), 101–113.
Syarifudin, N. I. M. (2024). Bentuk Perlindungan dan Pertanggung-Jawaban Notaris Terhadap Kerahasiaan Isi AKta. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 1(11), 1095–1105.
Siregar, R. (2024). Peran Badan Pertanahan Nasional dalam Mendukung Program Reforma Agraria.
Wijaya, A. & Sutrisno, B. (2025). Implementasi Kebijakan Reforma Agraria di Indonesia: Tantangan dan Solusi.
DOI: https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.29266
DOI (PDF): https://doi.org/10.3059/insis.v0i0.29266.g14934
Refbacks
- There are currently no refbacks.



